<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Tanggap Darurat Mentawai Hanya Akal-Akalan&quot;</title><description>Perpanjangan masa tanggap darurat di Mentawai hanya akal-akalan saja.  Mau tanggap darurat atau tidak, faktanya sama saja, tidak ada  pengaruhnya di bagi masyarakat</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/18/340/404682/tanggap-darurat-mentawai-hanya-akal-akalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/12/18/340/404682/tanggap-darurat-mentawai-hanya-akal-akalan"/><item><title>&quot;Tanggap Darurat Mentawai Hanya Akal-Akalan&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/18/340/404682/tanggap-darurat-mentawai-hanya-akal-akalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/12/18/340/404682/tanggap-darurat-mentawai-hanya-akal-akalan</guid><pubDate>Sabtu 18 Desember 2010 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/12/18/340/404682/Fnypcrr4hO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/12/18/340/404682/Fnypcrr4hO.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Koran SI)</title></images><description>PADANG - Perpanjangan masa tanggap darurat di Mentawai hanya akal-akalan saja. Mau tanggap darurat atau tidak, faktanya sama saja, tidak ada pengaruhnya di bagi masyarakat.Demikian diungkapkan Kortanius Sabeleake, mantan Ketua DPRD Mentawai di Posko Lumbung Derma Padang, Jumat (17/12/2010). &amp;ldquo;Saya terkejut saat ke Padang membaca berita bahwa tanggap darurat sampai 31 Desember, di lapangan sama saja, tidak ada bedanya,&quot; ujar dia.Baginya tanggap darurat itu hanya ruang pejabat untuk operasional dan biaya surat perjalanan dinas. &quot;Tidak ada yang berubah di masyarakat, yang berubah itu hanya kantor bupati dan pejabat lainnya,&quot; ujarnya.Dia mengungkapkan, tak ada petugas kemanusiaan yang stand by di Sikakap, buktinya untuk pelayanan kesehatan saja dokternya tak ada ditempat. &quot;Kami saja susah mencari dokter di lapangan mengobati orang sakit, yang kami dapatkan wakil bupati, masa bupati yang mengawasi Puskesmas Sikakap wakil bupati, mana kepala dinas kesehatannya,&quot; katanya.Bagi Korta yang berada di lapangan sejak tanggap darurat 26 Oktober lalu sampai hari ini, koodinasi pemerintah amburadul. &quot;Yang ada kegiatan di sana kawan-kawan LSM dan organisasi lainnya, tapi pemerintah Mentawai tak ada di tempat, jadi perpanjangan tanggap darurat hanya akal-akalan saja dengan dilandasi UU Darurat, jadi di tengah masyarakat tak ada bedanya,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>PADANG - Perpanjangan masa tanggap darurat di Mentawai hanya akal-akalan saja. Mau tanggap darurat atau tidak, faktanya sama saja, tidak ada pengaruhnya di bagi masyarakat.Demikian diungkapkan Kortanius Sabeleake, mantan Ketua DPRD Mentawai di Posko Lumbung Derma Padang, Jumat (17/12/2010). &amp;ldquo;Saya terkejut saat ke Padang membaca berita bahwa tanggap darurat sampai 31 Desember, di lapangan sama saja, tidak ada bedanya,&quot; ujar dia.Baginya tanggap darurat itu hanya ruang pejabat untuk operasional dan biaya surat perjalanan dinas. &quot;Tidak ada yang berubah di masyarakat, yang berubah itu hanya kantor bupati dan pejabat lainnya,&quot; ujarnya.Dia mengungkapkan, tak ada petugas kemanusiaan yang stand by di Sikakap, buktinya untuk pelayanan kesehatan saja dokternya tak ada ditempat. &quot;Kami saja susah mencari dokter di lapangan mengobati orang sakit, yang kami dapatkan wakil bupati, masa bupati yang mengawasi Puskesmas Sikakap wakil bupati, mana kepala dinas kesehatannya,&quot; katanya.Bagi Korta yang berada di lapangan sejak tanggap darurat 26 Oktober lalu sampai hari ini, koodinasi pemerintah amburadul. &quot;Yang ada kegiatan di sana kawan-kawan LSM dan organisasi lainnya, tapi pemerintah Mentawai tak ada di tempat, jadi perpanjangan tanggap darurat hanya akal-akalan saja dengan dilandasi UU Darurat, jadi di tengah masyarakat tak ada bedanya,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
