<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buyung: Usut 40 Perusahaan &quot;Penyuplai&quot; Gayus</title><description>Adnan Buyung Nasution meminta kepada jaksa penuntut umum agar perusahaan yang terlibat dalam kasus Gayus diungkap seluruhnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/22/339/406114/buyung-usut-40-perusahaan-penyuplai-gayus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/12/22/339/406114/buyung-usut-40-perusahaan-penyuplai-gayus"/><item><title>Buyung: Usut 40 Perusahaan &quot;Penyuplai&quot; Gayus</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/22/339/406114/buyung-usut-40-perusahaan-penyuplai-gayus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/12/22/339/406114/buyung-usut-40-perusahaan-penyuplai-gayus</guid><pubDate>Rabu 22 Desember 2010 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Siti Ruqoyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/12/22/339/406114/LJgQWqrEUk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gayus Tambunan (Foto: Heru H/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/12/22/339/406114/LJgQWqrEUk.jpg</image><title>Gayus Tambunan (Foto: Heru H/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Adnan Buyung Nasution meminta kepada jaksa penuntut umum agar perusahaan yang terlibat dalam kasus Gayus diungkap seluruhnya. Sebab, hingga kini hanya tiga dari 40 perusahaan saja yang berada dalam dakwaan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jangan tiga perusahaan Bakrie saja, tapi 40 perusahaan lain itu yang musti dibongkar semua, agar ke depan ada perbaikan reformasi birokrasi yang ditegakan dan lebih bersih dilihatnya,&amp;rdquo; ungkapnya kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Rabu (22/12/2010).
&amp;nbsp;
Adnan menilai, bahwa kliennya (Gayus) sudah kooperatif dalam memberikan data-data perusahaan kepada Satgas Anti Mafia Hukum yang ketika itu ditanganinya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menurut saya, ada orang lain seperti Gayus yang hingga kini belum terungkap di tempat kerjanya klien saya. Gayus sebelumnya juga sudah memberikan data-data kepada Satgas bahwa ada orang lain seperti dirinya. Nah seandainya benar-benar jujur tanpa pilih kasih nanti tinggal dicari siapa-siapanya dan ditempatkan di mananya,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;
Adnan menilai bahwa tidak ada sikap yang serius dari para penegak hukum untuk menuntaskan seluruhnya kasus mafia pajak ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Soalnya yang memeriksa tidak ada check and balance, sekarang satu di Ditjen Pajak. Orangnya itu-itu saja, kolusi kan kuat di dalam,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Adnan Buyung Nasution meminta kepada jaksa penuntut umum agar perusahaan yang terlibat dalam kasus Gayus diungkap seluruhnya. Sebab, hingga kini hanya tiga dari 40 perusahaan saja yang berada dalam dakwaan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jangan tiga perusahaan Bakrie saja, tapi 40 perusahaan lain itu yang musti dibongkar semua, agar ke depan ada perbaikan reformasi birokrasi yang ditegakan dan lebih bersih dilihatnya,&amp;rdquo; ungkapnya kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Rabu (22/12/2010).
&amp;nbsp;
Adnan menilai, bahwa kliennya (Gayus) sudah kooperatif dalam memberikan data-data perusahaan kepada Satgas Anti Mafia Hukum yang ketika itu ditanganinya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Menurut saya, ada orang lain seperti Gayus yang hingga kini belum terungkap di tempat kerjanya klien saya. Gayus sebelumnya juga sudah memberikan data-data kepada Satgas bahwa ada orang lain seperti dirinya. Nah seandainya benar-benar jujur tanpa pilih kasih nanti tinggal dicari siapa-siapanya dan ditempatkan di mananya,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;
Adnan menilai bahwa tidak ada sikap yang serius dari para penegak hukum untuk menuntaskan seluruhnya kasus mafia pajak ini.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Soalnya yang memeriksa tidak ada check and balance, sekarang satu di Ditjen Pajak. Orangnya itu-itu saja, kolusi kan kuat di dalam,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
