<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemuda Bogor Taklukkan Sumatera dengan Sepeda</title><description>Seorang pemuda asal Bogor, Jawa Barat berhasil mengelilingi Sumatera  dengan sepeda. Cliff Damora (29), tiba di Banda Aceh, setelah melintas  delapan provinsi di Pulau Andalas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/30/340/408497/pemuda-bogor-taklukkan-sumatera-dengan-sepeda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2010/12/30/340/408497/pemuda-bogor-taklukkan-sumatera-dengan-sepeda"/><item><title>Pemuda Bogor Taklukkan Sumatera dengan Sepeda</title><link>https://news.okezone.com/read/2010/12/30/340/408497/pemuda-bogor-taklukkan-sumatera-dengan-sepeda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2010/12/30/340/408497/pemuda-bogor-taklukkan-sumatera-dengan-sepeda</guid><pubDate>Kamis 30 Desember 2010 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/12/29/340/408497/D3Tqj3OM1M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ILustrasi. Komunitas Sepeda Tua Indonesia pawai menyusuri gedung-gedung bersejarah di Surabaya (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/12/29/340/408497/D3Tqj3OM1M.jpg</image><title>ILustrasi. Komunitas Sepeda Tua Indonesia pawai menyusuri gedung-gedung bersejarah di Surabaya (Foto: Koran SI)</title></images><description>BANDA ACEH - Seorang pemuda asal Bogor, Jawa Barat berhasil mengelilingi Sumatera dengan sepeda. Cliff Damora (29), tiba di Banda Aceh, setelah melintas delapan provinsi di Pulau Andalas.&amp;ldquo;Saya mendapatkan kebahagian melakukan ini. Seperti mimpi rasanya,&amp;rdquo; tuturnya kepada okezone saat berbincang di Warung Kopi Chek Yuke, Tepi Kali, Banda Aceh, Rabu (29/12/2010).Usai berhenti bekerja sebagai bartender, Cliff memulai petualang dari kampungnya, Sinday, Bogor&amp;nbsp; Selatan, pada 8 Agustus 2010. Berbekal beras, kompor kecil, dan perlengkapan lain, plus uang Rp450 ribu, dia mengayuh sepeda hingga ujung Sumatera, Banda Aceh.Sumatera punya arti tersendiri bagi Cliff. &amp;ldquo;Kalau ditanya kenapa, saya ngak bisa jawab. Tapi saya suka dengan pulau ini. Yang ada dipikiran saya Sumatera sangat indah. Ternyata setelah saya lihat benar,&amp;rdquo; sebut lelaki itu.Niat menaklukkan Sumatera sudah dipendamnya sejak 2008. Cliff mulai rajin mencari tahu tentang Sumatera dan karakter budayanya. Cliff mengaku terkesan dengan keramahan orang-orang di daerah yang sudah dilewatinya. Kesan tak menyenangkan juga didapatnya.&amp;ldquo;Ada yang palak minta uang di Palembang (Sumatera Selatan). Ada yang bilang orang gila waktu di Riau. Tapi itu ngak masalah buat saya, saya paham dengan pola pikir mereka,&amp;rdquo; kenangnya.Tiap melewati satu Provinsi, Cliff menyempat diri menemui rekannya di dunia maya, komunitas Kaskus regional. Saat finish di Banda Aceh, Cliff juga disambut anak-anak Kaskuser regional Aceh.&amp;ldquo;Saya melihat banyak hal dari perjalanan ini, pemandangan indah, budaya masyarakat, kekuasaan Tuhan,&amp;rdquo; sebut Cliff yang mengaku dalam perjalanan sering bermalam di SPBU.&amp;ldquo;Perjalanan paling mengesankan saat melewati gunung Seulawah (Aceh) malam hari. Tidak banyak mobil lewat, pikiran saya sangat damai saat itu, tenang, hening, saya menikmati kekuasaan Tuhan,&amp;rdquo; tambah dia.Usai menempuh jalan panjang, Cliff mengungkapkan, jalan rusak paling banyak didapatnya di Riau. &amp;ldquo;Paling bagus di Aceh,&amp;rdquo; sebutnya.Dia bertekad membukukan pengalamannya itu, agar semua bisa membacanya. &amp;ldquo;Saya akan tulis tentang keramahan orang Indonesia dan pemandangan indah yang saya dapat dari perjalanan ini,&amp;rdquo; ujar Cliff Damora yang mengaku juga ingin menaklukkan gunung-gunung di Sumatera. </description><content:encoded>BANDA ACEH - Seorang pemuda asal Bogor, Jawa Barat berhasil mengelilingi Sumatera dengan sepeda. Cliff Damora (29), tiba di Banda Aceh, setelah melintas delapan provinsi di Pulau Andalas.&amp;ldquo;Saya mendapatkan kebahagian melakukan ini. Seperti mimpi rasanya,&amp;rdquo; tuturnya kepada okezone saat berbincang di Warung Kopi Chek Yuke, Tepi Kali, Banda Aceh, Rabu (29/12/2010).Usai berhenti bekerja sebagai bartender, Cliff memulai petualang dari kampungnya, Sinday, Bogor&amp;nbsp; Selatan, pada 8 Agustus 2010. Berbekal beras, kompor kecil, dan perlengkapan lain, plus uang Rp450 ribu, dia mengayuh sepeda hingga ujung Sumatera, Banda Aceh.Sumatera punya arti tersendiri bagi Cliff. &amp;ldquo;Kalau ditanya kenapa, saya ngak bisa jawab. Tapi saya suka dengan pulau ini. Yang ada dipikiran saya Sumatera sangat indah. Ternyata setelah saya lihat benar,&amp;rdquo; sebut lelaki itu.Niat menaklukkan Sumatera sudah dipendamnya sejak 2008. Cliff mulai rajin mencari tahu tentang Sumatera dan karakter budayanya. Cliff mengaku terkesan dengan keramahan orang-orang di daerah yang sudah dilewatinya. Kesan tak menyenangkan juga didapatnya.&amp;ldquo;Ada yang palak minta uang di Palembang (Sumatera Selatan). Ada yang bilang orang gila waktu di Riau. Tapi itu ngak masalah buat saya, saya paham dengan pola pikir mereka,&amp;rdquo; kenangnya.Tiap melewati satu Provinsi, Cliff menyempat diri menemui rekannya di dunia maya, komunitas Kaskus regional. Saat finish di Banda Aceh, Cliff juga disambut anak-anak Kaskuser regional Aceh.&amp;ldquo;Saya melihat banyak hal dari perjalanan ini, pemandangan indah, budaya masyarakat, kekuasaan Tuhan,&amp;rdquo; sebut Cliff yang mengaku dalam perjalanan sering bermalam di SPBU.&amp;ldquo;Perjalanan paling mengesankan saat melewati gunung Seulawah (Aceh) malam hari. Tidak banyak mobil lewat, pikiran saya sangat damai saat itu, tenang, hening, saya menikmati kekuasaan Tuhan,&amp;rdquo; tambah dia.Usai menempuh jalan panjang, Cliff mengungkapkan, jalan rusak paling banyak didapatnya di Riau. &amp;ldquo;Paling bagus di Aceh,&amp;rdquo; sebutnya.Dia bertekad membukukan pengalamannya itu, agar semua bisa membacanya. &amp;ldquo;Saya akan tulis tentang keramahan orang Indonesia dan pemandangan indah yang saya dapat dari perjalanan ini,&amp;rdquo; ujar Cliff Damora yang mengaku juga ingin menaklukkan gunung-gunung di Sumatera. </content:encoded></item></channel></rss>
