<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mabes Polri Akan Periksa Penulis Surat Gayus</title><description>Isu panas mengenai Gayus Tambunan pelesiran ke Singapura pada September 2010 lalu, ternyata mengusik Kepolisian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/03/339/409934/mabes-polri-akan-periksa-penulis-surat-gayus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/01/03/339/409934/mabes-polri-akan-periksa-penulis-surat-gayus"/><item><title>Mabes Polri Akan Periksa Penulis Surat Gayus</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/03/339/409934/mabes-polri-akan-periksa-penulis-surat-gayus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/01/03/339/409934/mabes-polri-akan-periksa-penulis-surat-gayus</guid><pubDate>Senin 03 Januari 2011 16:13 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/01/03/339/409934/sa48I2Hh6G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gayus Tambunan (Foto: Heru H/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/01/03/339/409934/sa48I2Hh6G.jpg</image><title>Gayus Tambunan (Foto: Heru H/okezone)</title></images><description>JAKARTA- Isu panas mengenai Gayus Tambunan pelesiran ke Singapura pada September 2010 lalu, ternyata mengusik Kepolisian. Tak ingin lama-lama menjadi polemik, Mabes Polri pun merespons isu ini.
&amp;nbsp;
Rencananya, Mabes Polri akan memanggil Devina, penulis surat pembaca di harian Kompas yang mengatakan melihat pria mirip Gayus yang mengenakan wig dan kacamata seperti foto di Bali itu, terbang ke Singapura.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ada (rencana panggil Devina). Paling tidak dikonfirmasi, kalau hanya berdasarkan itu kan tidak bisa diyakini. Secara logika kita, kan dia lewat bandara kemudian lewat Air Asia,&amp;rdquo; terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Ketut Untung Yoga kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan Senin (3/1/2011).
&amp;nbsp;
Menurut Yoga, kabar ini juga akan dijadikan bahan penyelidikan lagi. Pasalnya, pada penyelidikan sebelumnya Gayus tidak menyebutkan dirinya sempat berlibur ke Singapura.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini jadi bahan masukan untuk menyelidiki lagi, karena waktu pemeriksaan pertama kan dia tidak cerita yang ke Singapura,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Namun menurutnya, keterangan dari Devina belum cukup. Pihak manapun yang berkaitan dengan kepergian Gayus, termasuk petugas Imigrasi dan pihak Air Asia akan dimintai keterangan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Imigrasi, apapun akan dilakukan untuk mencari jelas dari semua itu. Nanti kita kroscek untuk mencari pejelasan dulu, betul tidak dia itu,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, tanpa adanya bukti yang kuat kepolisian tidak bisa menyimpulkan benar atau tidaknya Gayus pergi ke Singapura.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Apa bisa kita menyalahkan orang tanpa pembuktian hukum semua bukti-bukti yang bisa menyimpulkan benar atau tidaknya dia pergi,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Isu panas mengenai Gayus Tambunan pelesiran ke Singapura pada September 2010 lalu, ternyata mengusik Kepolisian. Tak ingin lama-lama menjadi polemik, Mabes Polri pun merespons isu ini.
&amp;nbsp;
Rencananya, Mabes Polri akan memanggil Devina, penulis surat pembaca di harian Kompas yang mengatakan melihat pria mirip Gayus yang mengenakan wig dan kacamata seperti foto di Bali itu, terbang ke Singapura.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ada (rencana panggil Devina). Paling tidak dikonfirmasi, kalau hanya berdasarkan itu kan tidak bisa diyakini. Secara logika kita, kan dia lewat bandara kemudian lewat Air Asia,&amp;rdquo; terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Ketut Untung Yoga kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan Senin (3/1/2011).
&amp;nbsp;
Menurut Yoga, kabar ini juga akan dijadikan bahan penyelidikan lagi. Pasalnya, pada penyelidikan sebelumnya Gayus tidak menyebutkan dirinya sempat berlibur ke Singapura.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Ini jadi bahan masukan untuk menyelidiki lagi, karena waktu pemeriksaan pertama kan dia tidak cerita yang ke Singapura,&amp;rdquo; jelasnya.
&amp;nbsp;
Namun menurutnya, keterangan dari Devina belum cukup. Pihak manapun yang berkaitan dengan kepergian Gayus, termasuk petugas Imigrasi dan pihak Air Asia akan dimintai keterangan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Imigrasi, apapun akan dilakukan untuk mencari jelas dari semua itu. Nanti kita kroscek untuk mencari pejelasan dulu, betul tidak dia itu,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;
Menurutnya, tanpa adanya bukti yang kuat kepolisian tidak bisa menyimpulkan benar atau tidaknya Gayus pergi ke Singapura.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Apa bisa kita menyalahkan orang tanpa pembuktian hukum semua bukti-bukti yang bisa menyimpulkan benar atau tidaknya dia pergi,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
