<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tak Hanya Tiket, KPK Bakal Usut Pengelolaan Dana PSSI</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengendus indikasi  penyelewengan dana pembinaan olahraga di PSSI, selain menyelidiki kasus  gratifikasi tiket AFF Suzuki Cup 2010 oleh panitia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/06/339/411271/tak-hanya-tiket-kpk-bakal-usut-pengelolaan-dana-pssi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/01/06/339/411271/tak-hanya-tiket-kpk-bakal-usut-pengelolaan-dana-pssi"/><item><title> Tak Hanya Tiket, KPK Bakal Usut Pengelolaan Dana PSSI</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/06/339/411271/tak-hanya-tiket-kpk-bakal-usut-pengelolaan-dana-pssi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/01/06/339/411271/tak-hanya-tiket-kpk-bakal-usut-pengelolaan-dana-pssi</guid><pubDate>Kamis 06 Januari 2011 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ririn Muthia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/01/06/339/411271/LBmvAf9QX6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua PSSI Nurdin Halid </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/01/06/339/411271/LBmvAf9QX6.jpg</image><title>Ketua PSSI Nurdin Halid </title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengendus indikasi penyelewengan dana pembinaan olahraga di PSSI, selain menyelidiki kasus gratifikasi tiket AFF Suzuki Cup 2010 oleh panitia.&quot;Sebenarnya tidak hanya gratifikasi saja tapi mengarah pada kajian yang ada kaitannya dengan pembinaan olahraga yang pertanggungjawabannya kurang bagus,&quot; ujar Wakil Ketua KPK M.Jasin di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (6/1/2011).Dia mencontohkan, dana anggaran Rp50 miliar hanya dipakai Rp25 miliar. &quot;Tahunya yang Rp25 miliar anggarannya tidak dilaporkan, itu kasus yang sudah ditangani oleh KPK, kebanyakan seperti itu,&quot; ungkapnya.Terkait masalah gratifikasi tiket, Jasin menyatakan kalau gratifikasi mengenai ticketing itu hanyalah hal kecil. &quot;KPK akan membahas dana-dana yang mengalir di pembinaan olahraga. Dan yang menjadi poin pentingnya adalah yang pertama aturannya, kedua pertanggungjawaban terhadap dana,&quot; papar Jasin.KPK sudah melakukan penyelidikan mengenai penyelewengan di bidang olahraga dan telah menjadi prioritas di awal tahun ini. Lembaga yang dibidik, di antaranya KONI, dan pengurus cabang olahraga seperti PSSI. Karena sebagian dananya dari APBD, termasuk APBN.&quot;APBN itu dana dari keuangan negara dan ini harus kami cek. Di dalam persepakbolaan, kita berharap dana itu kalau banyak harus dialokasikan secara transparan,&quot; kata Jasin.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengendus indikasi penyelewengan dana pembinaan olahraga di PSSI, selain menyelidiki kasus gratifikasi tiket AFF Suzuki Cup 2010 oleh panitia.&quot;Sebenarnya tidak hanya gratifikasi saja tapi mengarah pada kajian yang ada kaitannya dengan pembinaan olahraga yang pertanggungjawabannya kurang bagus,&quot; ujar Wakil Ketua KPK M.Jasin di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (6/1/2011).Dia mencontohkan, dana anggaran Rp50 miliar hanya dipakai Rp25 miliar. &quot;Tahunya yang Rp25 miliar anggarannya tidak dilaporkan, itu kasus yang sudah ditangani oleh KPK, kebanyakan seperti itu,&quot; ungkapnya.Terkait masalah gratifikasi tiket, Jasin menyatakan kalau gratifikasi mengenai ticketing itu hanyalah hal kecil. &quot;KPK akan membahas dana-dana yang mengalir di pembinaan olahraga. Dan yang menjadi poin pentingnya adalah yang pertama aturannya, kedua pertanggungjawaban terhadap dana,&quot; papar Jasin.KPK sudah melakukan penyelidikan mengenai penyelewengan di bidang olahraga dan telah menjadi prioritas di awal tahun ini. Lembaga yang dibidik, di antaranya KONI, dan pengurus cabang olahraga seperti PSSI. Karena sebagian dananya dari APBD, termasuk APBN.&quot;APBN itu dana dari keuangan negara dan ini harus kami cek. Di dalam persepakbolaan, kita berharap dana itu kalau banyak harus dialokasikan secara transparan,&quot; kata Jasin.</content:encoded></item></channel></rss>
