<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mega: Menteri Pilih Beriklan Ketimbang Urus Rakyat</title><description>Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritik banyaknya  menteri yang beriklan untuk memaparkan keberhasilan institusinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/10/339/412265/mega-menteri-pilih-beriklan-ketimbang-urus-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/01/10/339/412265/mega-menteri-pilih-beriklan-ketimbang-urus-rakyat"/><item><title>Mega: Menteri Pilih Beriklan Ketimbang Urus Rakyat</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/10/339/412265/mega-menteri-pilih-beriklan-ketimbang-urus-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/01/10/339/412265/mega-menteri-pilih-beriklan-ketimbang-urus-rakyat</guid><pubDate>Senin 10 Januari 2011 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritik banyaknya menteri yang beriklan untuk memaparkan keberhasilan institusinya.&amp;ldquo;Semakin banyak menteri beriklan membangun pencitraan diri, sehingga tidak mengurus rakyat. Ini juga terjadi pada kepala daerah,&amp;rdquo; kata Mega saat pidato Ulang Tahun PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta, Senin (10/1/2011).Dia menilai, pengiklanan tersebut lebih menunjukkan pencitraan ketimbang realita kerja.&amp;ldquo;Saya tidak akan menjadi bagian kekuasaan yang tidak berpihak pada wong cilik, ada selisih yang jauh antara citra dan realitas,&amp;rdquo; tuturnya.Mega menjelaskan, kondisi ini berbading terbalik ketika mantan Presiden Soekarno menjabat sebagai presiden kala itu.&quot;Penyakit kronis lainya yang menonjol adalah sikap elit yang meributkan soal koalisi, soal Sekretariat Gabungan, rencana pemilihan gubernur, ketimbang urusan rakyat,&amp;rdquo; lanjutnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengkritik banyaknya menteri yang beriklan untuk memaparkan keberhasilan institusinya.&amp;ldquo;Semakin banyak menteri beriklan membangun pencitraan diri, sehingga tidak mengurus rakyat. Ini juga terjadi pada kepala daerah,&amp;rdquo; kata Mega saat pidato Ulang Tahun PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta, Senin (10/1/2011).Dia menilai, pengiklanan tersebut lebih menunjukkan pencitraan ketimbang realita kerja.&amp;ldquo;Saya tidak akan menjadi bagian kekuasaan yang tidak berpihak pada wong cilik, ada selisih yang jauh antara citra dan realitas,&amp;rdquo; tuturnya.Mega menjelaskan, kondisi ini berbading terbalik ketika mantan Presiden Soekarno menjabat sebagai presiden kala itu.&quot;Penyakit kronis lainya yang menonjol adalah sikap elit yang meributkan soal koalisi, soal Sekretariat Gabungan, rencana pemilihan gubernur, ketimbang urusan rakyat,&amp;rdquo; lanjutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
