<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SBY Ternyata Sering Minta Kasus Gayus Dituntaskan</title><description>Sejumlah pihak mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar segera menuntaskan kasus terdakwa mafia pajak Gayus Tambunan dan dugaan mafia pengadilan pajak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/15/339/414226/sby-ternyata-sering-minta-kasus-gayus-dituntaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/01/15/339/414226/sby-ternyata-sering-minta-kasus-gayus-dituntaskan"/><item><title>SBY Ternyata Sering Minta Kasus Gayus Dituntaskan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/15/339/414226/sby-ternyata-sering-minta-kasus-gayus-dituntaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/01/15/339/414226/sby-ternyata-sering-minta-kasus-gayus-dituntaskan</guid><pubDate>Sabtu 15 Januari 2011 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/01/15/339/414226/er7Awnqdyn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gayus Tambunan (foto: dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/01/15/339/414226/er7Awnqdyn.jpg</image><title>Gayus Tambunan (foto: dok okezone)</title></images><description>JAKARTA- Sejumlah pihak mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar segera menuntaskan kasus terdakwa mafia pajak Gayus Tambunan dan dugaan mafia pengadilan pajak. Ternyata, SBY telah berulang kali memerintahkan kepada Kejaksaan Agung dan Polri untuk segera menuntaskan kasus tersebut.Dalam rapat terbatasInstruksi presiden terkait dengan kasus yang menjadi sorotan publik yang&amp;nbsp; dibahas di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma kemarin (14/1/2011). Staf Ahli Komunikasi Politik Presiden, Daniel Saparinga mengatakan instruksi presiden agar ssegera menyelesaikan kasus Gayus sudah terdengar sangat nyaring dan melengking di Istana. &quot;Bahkan hampir seperti akan memecahkan kaca-kaca rumah,&quot; katanya&amp;nbsp; usai diskusi Polemik Trijaya dengan tema 'Musim berbohong' di Warung Daun Cikini, Sabtu (15/1/2011).Dalam rapat tersebut diagendakan serah-terimakan laporan mengenai penanganan kasus Gayus dan skandal Century dari Kepala Kepolisian RI, Jenderal Timur Pradopo dan dari Jaksa Agung Basrief Arief. SBY menginstruksikan kepada pihak Kepolisian dan Kejaksaan Agung tersebut, agar menjalankan&amp;nbsp; kepatuhan, kepantasan, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyidikan.&quot;Presiden memberikan perhatian yang memenuhi prinsip kesegaran, urgensi, tetapi juga mendesak agar langkah-langkah kongkrit itu muncul, diketahui publik, dirasakan publik, dan dirasakan bahwa itu betul nyata,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Sejumlah pihak mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar segera menuntaskan kasus terdakwa mafia pajak Gayus Tambunan dan dugaan mafia pengadilan pajak. Ternyata, SBY telah berulang kali memerintahkan kepada Kejaksaan Agung dan Polri untuk segera menuntaskan kasus tersebut.Dalam rapat terbatasInstruksi presiden terkait dengan kasus yang menjadi sorotan publik yang&amp;nbsp; dibahas di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma kemarin (14/1/2011). Staf Ahli Komunikasi Politik Presiden, Daniel Saparinga mengatakan instruksi presiden agar ssegera menyelesaikan kasus Gayus sudah terdengar sangat nyaring dan melengking di Istana. &quot;Bahkan hampir seperti akan memecahkan kaca-kaca rumah,&quot; katanya&amp;nbsp; usai diskusi Polemik Trijaya dengan tema 'Musim berbohong' di Warung Daun Cikini, Sabtu (15/1/2011).Dalam rapat tersebut diagendakan serah-terimakan laporan mengenai penanganan kasus Gayus dan skandal Century dari Kepala Kepolisian RI, Jenderal Timur Pradopo dan dari Jaksa Agung Basrief Arief. SBY menginstruksikan kepada pihak Kepolisian dan Kejaksaan Agung tersebut, agar menjalankan&amp;nbsp; kepatuhan, kepantasan, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyidikan.&quot;Presiden memberikan perhatian yang memenuhi prinsip kesegaran, urgensi, tetapi juga mendesak agar langkah-langkah kongkrit itu muncul, diketahui publik, dirasakan publik, dan dirasakan bahwa itu betul nyata,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
