<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemimpin Baru Tunisia Ambil Alih Kekuasaan</title><description>Pejabat sementara Presiden Tunisia mengambil alih kekuasaan ditengah kekacauan politik yang terjadi di negaranya. Sebelumnya mantan diktator Zine El Abidine Ben Ali yang telah berkuasa selama 23 tahun, lengser.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/16/18/414425/pemimpin-baru-tunisia-ambil-alih-kekuasaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/01/16/18/414425/pemimpin-baru-tunisia-ambil-alih-kekuasaan"/><item><title>Pemimpin Baru Tunisia Ambil Alih Kekuasaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/16/18/414425/pemimpin-baru-tunisia-ambil-alih-kekuasaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/01/16/18/414425/pemimpin-baru-tunisia-ambil-alih-kekuasaan</guid><pubDate>Minggu 16 Januari 2011 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/01/16/18/414425/vZVc3KtV5d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fuad Mebazza (Foto: Getty Images)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/01/16/18/414425/vZVc3KtV5d.jpg</image><title>Fuad Mebazza (Foto: Getty Images)</title></images><description>TUNIS - Pejabat sementara Presiden Tunisia mengambil alih kekuasaan ditengah kekacauan politik yang terjadi di negaranya. Sebelumnya mantan diktator Zine El Abidine Ben Ali yang telah berkuasa selama 23 tahun, kehilangan jabatan di hari Sabtu 15 Januari.
Sejak Jumat 14 Januari, Tunisia menetapkan keadaan status darurat di sekitar Ibukota Tunis. Ini dilakukan setelah serangkaian aksi penjarahan dan rumah yang ada di Tunis. Warga yang melakukan kerusuhan juga membakar stasiun kereta api utama di kota tersebut.
Tampak prajurit dan tank diturunkan di sekitar wilayah Tunis yang ditugaskan untuk menjaga warga agar mengarah kepada perbuatan kerusuhan.&amp;nbsp;
Sementara setelah diambil sumpahnya untuk mengganti Ben Ali, Ketua Parlemen Tunisia Fouef Mebazza menjajikan adanya sistem politik yang lebih terbuka.&amp;nbsp;
&quot;Kini seluruh rakyat Tunisia tanpa kecuali dapat mengambil bagian dalam kegiatan politik nasional,&quot; ungkap Mebazza seperti dikutip AFP, Minggu (16/1/2011).
&quot;Bersatunya elemen pemerintahan amat diperlukan guna membentuk tujuan nasional yang lebih kuat,&quot; lanjut Mebazza.&amp;nbsp;
Pihak Dewan Konstitusional Tunisia juga mendeklarasikan pemilihan presiden akan berlangsung dalam waktu dua bulan kedepan.&amp;nbsp;</description><content:encoded>TUNIS - Pejabat sementara Presiden Tunisia mengambil alih kekuasaan ditengah kekacauan politik yang terjadi di negaranya. Sebelumnya mantan diktator Zine El Abidine Ben Ali yang telah berkuasa selama 23 tahun, kehilangan jabatan di hari Sabtu 15 Januari.
Sejak Jumat 14 Januari, Tunisia menetapkan keadaan status darurat di sekitar Ibukota Tunis. Ini dilakukan setelah serangkaian aksi penjarahan dan rumah yang ada di Tunis. Warga yang melakukan kerusuhan juga membakar stasiun kereta api utama di kota tersebut.
Tampak prajurit dan tank diturunkan di sekitar wilayah Tunis yang ditugaskan untuk menjaga warga agar mengarah kepada perbuatan kerusuhan.&amp;nbsp;
Sementara setelah diambil sumpahnya untuk mengganti Ben Ali, Ketua Parlemen Tunisia Fouef Mebazza menjajikan adanya sistem politik yang lebih terbuka.&amp;nbsp;
&quot;Kini seluruh rakyat Tunisia tanpa kecuali dapat mengambil bagian dalam kegiatan politik nasional,&quot; ungkap Mebazza seperti dikutip AFP, Minggu (16/1/2011).
&quot;Bersatunya elemen pemerintahan amat diperlukan guna membentuk tujuan nasional yang lebih kuat,&quot; lanjut Mebazza.&amp;nbsp;
Pihak Dewan Konstitusional Tunisia juga mendeklarasikan pemilihan presiden akan berlangsung dalam waktu dua bulan kedepan.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
