<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>E-Paspor Cegah Kasus Gayus Terulang</title><description>Ditjen Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM hari ini meluncurkan  paspor elektronik (E-Paspor). Diharapkan dengan adanya paspor jenis ini  maka kasus lolosnya Gayus ke luar negeri tak akan terulang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/26/339/418017/e-paspor-cegah-kasus-gayus-terulang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/01/26/339/418017/e-paspor-cegah-kasus-gayus-terulang"/><item><title>E-Paspor Cegah Kasus Gayus Terulang</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/26/339/418017/e-paspor-cegah-kasus-gayus-terulang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/01/26/339/418017/e-paspor-cegah-kasus-gayus-terulang</guid><pubDate>Rabu 26 Januari 2011 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Fadli</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/01/26/339/418017/bx4S1tRGZO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/01/26/339/418017/bx4S1tRGZO.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ditjen Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM hari ini meluncurkan paspor elektronik (E-Paspor). Diharapkan dengan adanya paspor jenis ini maka kasus lolosnya Gayus ke luar negeri tak akan terulang.&amp;ldquo;Untuk ke depannya kita tak mau lagi dengar kesalahan-kesalahan baru, kecuali kesalahan zaman dulu baru terungkap sekarang, seperti Kasus Gayus. Ya apa boleh buat baru terungkap sekarang,&amp;rdquo; pesan Menkum HAM Patrialis Akbar dalam acara peluncuran E-Paspor di Jakarta, Rabu (26/1/2011).Berdasarkan pengakuan Gayus, dirinya sama sekali tidak menyuap petugas Imigrasi agar lolos dalam pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta. &amp;ldquo;Apa benar atau tidak, informasi Gayus ini harus kita dalami. Apakah ini ada rekayasa? Ya bisa saja, tapi saya menyayangkan saja masalah paspor ini bisa lolos,&amp;rdquo; ujarnya.Kini Patrialis menegaskan kinerja Ditjen Keimigrasian akan lebih akuntabel dan transparan. Dengan peluncuran E-Paspor data-data keimigrasian akan terintegrasi karena memakai sistem Internasional Civil Aviation Organization (ICAO).Dalam memperingati Hari Bakti ke-61, Patrialis menegaskan, tidak akan mentolerir lagi persoalan-persoalan seperti lolosnya Gayus. Dalam momentum Hari Bakti ini Keimigrasian harus lebih matang.&amp;ldquo;Kami memberikan semangat kepada petugas Imigrasi agar mereka melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan sebaiknya tanpa melakukan pelanggaran hukum. Petugas Imigrasi harus bekerja profesional, proporsional, dan akuntabel,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ditjen Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM hari ini meluncurkan paspor elektronik (E-Paspor). Diharapkan dengan adanya paspor jenis ini maka kasus lolosnya Gayus ke luar negeri tak akan terulang.&amp;ldquo;Untuk ke depannya kita tak mau lagi dengar kesalahan-kesalahan baru, kecuali kesalahan zaman dulu baru terungkap sekarang, seperti Kasus Gayus. Ya apa boleh buat baru terungkap sekarang,&amp;rdquo; pesan Menkum HAM Patrialis Akbar dalam acara peluncuran E-Paspor di Jakarta, Rabu (26/1/2011).Berdasarkan pengakuan Gayus, dirinya sama sekali tidak menyuap petugas Imigrasi agar lolos dalam pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta. &amp;ldquo;Apa benar atau tidak, informasi Gayus ini harus kita dalami. Apakah ini ada rekayasa? Ya bisa saja, tapi saya menyayangkan saja masalah paspor ini bisa lolos,&amp;rdquo; ujarnya.Kini Patrialis menegaskan kinerja Ditjen Keimigrasian akan lebih akuntabel dan transparan. Dengan peluncuran E-Paspor data-data keimigrasian akan terintegrasi karena memakai sistem Internasional Civil Aviation Organization (ICAO).Dalam memperingati Hari Bakti ke-61, Patrialis menegaskan, tidak akan mentolerir lagi persoalan-persoalan seperti lolosnya Gayus. Dalam momentum Hari Bakti ini Keimigrasian harus lebih matang.&amp;ldquo;Kami memberikan semangat kepada petugas Imigrasi agar mereka melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan sebaiknya tanpa melakukan pelanggaran hukum. Petugas Imigrasi harus bekerja profesional, proporsional, dan akuntabel,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
