<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendiknas Minta IPDN Tanggung Jawab Kematian Rinra</title><description>Mendiknas M Nuh meminta  pertanggungjawaban dari pihak IPDN untuk mengusut kematian Rinra Sujiwa  Syahrul Putra (19), jika memang ada indikasi  meninggalnya tidak wajar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/31/340/419945/mendiknas-minta-ipdn-tanggung-jawab-kematian-rinra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/01/31/340/419945/mendiknas-minta-ipdn-tanggung-jawab-kematian-rinra"/><item><title>Mendiknas Minta IPDN Tanggung Jawab Kematian Rinra</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/01/31/340/419945/mendiknas-minta-ipdn-tanggung-jawab-kematian-rinra</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/01/31/340/419945/mendiknas-minta-ipdn-tanggung-jawab-kematian-rinra</guid><pubDate>Senin 31 Januari 2011 18:03 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/01/31/340/419945/COUAEuUTC9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendiknas M Nuh (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/01/31/340/419945/COUAEuUTC9.jpg</image><title>Mendiknas M Nuh (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh menyatakan akan meminta pertanggungjawaban dari pihak IPDN untuk mengusut kematian Rinra Sujiwa Syahrul Putra (19), putra Gubernur Sulsel, jika memang ada indikasi meninggalnya secara tidak wajar.&quot;Kalau meninggalnya di luar kewajaran, ya harus bertanggung jawab IPDN. Itu sekolah kedinasan. Sekolah yang siswanya berasal dari institusi tertentu, setelah lulus akan kembalikan ke institusinya tadi,&quot; ujarnya di Kantor Presiden,Jalan Medan Merdeka Barat,&amp;nbsp; Senin, (31/1/2011).Namun hingga sejauh ini belum ada indikasi putra Syahrul Yasin Limpo itu meninggal tidak wajar. &quot;Informasi yang saya dapat, anak Gubernur Sulsel meninggal karena sakit. Kalau sakit mau dia ngapain, mungkin tak usah IPDN di mal pun bisa meninggal,&amp;rdquo; katanya.Lebih jauh M Nuh mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Rinra Sujiwa Syahrul Putra. Sebelumnya juru bicara keluarga Syahrul Yasin Limpo, Andi Darussalam Tabussala mengatakan meninggalnya Rinra akibat sakit di bagian perut.Sayangnya Andi enggan menjelaskan penyakit apa yang diderita keponakannya tersebut. Jasad Rinra akan dibawa dan dimakamkan di Makassar, Sulsel. Dia menjelaskan, Rinra meninggal setelah sebelumnya muntah-muntah di kos-an, Jalan GKPN, Jatinangor.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh menyatakan akan meminta pertanggungjawaban dari pihak IPDN untuk mengusut kematian Rinra Sujiwa Syahrul Putra (19), putra Gubernur Sulsel, jika memang ada indikasi meninggalnya secara tidak wajar.&quot;Kalau meninggalnya di luar kewajaran, ya harus bertanggung jawab IPDN. Itu sekolah kedinasan. Sekolah yang siswanya berasal dari institusi tertentu, setelah lulus akan kembalikan ke institusinya tadi,&quot; ujarnya di Kantor Presiden,Jalan Medan Merdeka Barat,&amp;nbsp; Senin, (31/1/2011).Namun hingga sejauh ini belum ada indikasi putra Syahrul Yasin Limpo itu meninggal tidak wajar. &quot;Informasi yang saya dapat, anak Gubernur Sulsel meninggal karena sakit. Kalau sakit mau dia ngapain, mungkin tak usah IPDN di mal pun bisa meninggal,&amp;rdquo; katanya.Lebih jauh M Nuh mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Rinra Sujiwa Syahrul Putra. Sebelumnya juru bicara keluarga Syahrul Yasin Limpo, Andi Darussalam Tabussala mengatakan meninggalnya Rinra akibat sakit di bagian perut.Sayangnya Andi enggan menjelaskan penyakit apa yang diderita keponakannya tersebut. Jasad Rinra akan dibawa dan dimakamkan di Makassar, Sulsel. Dia menjelaskan, Rinra meninggal setelah sebelumnya muntah-muntah di kos-an, Jalan GKPN, Jatinangor.</content:encoded></item></channel></rss>
