<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Din: Gejolak Mesir Tak Akan Terjadi di Indonesia</title><description>Din berpendapat gejolak di Mesir tidak akan terjadi di Indonesia. Tetapi Din berharap pemerintah memetik pelajaran dari Mesir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/02/337/420460/din-gejolak-mesir-tak-akan-terjadi-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/02/337/420460/din-gejolak-mesir-tak-akan-terjadi-di-indonesia"/><item><title>Din: Gejolak Mesir Tak Akan Terjadi di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/02/337/420460/din-gejolak-mesir-tak-akan-terjadi-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/02/337/420460/din-gejolak-mesir-tak-akan-terjadi-di-indonesia</guid><pubDate>Rabu 02 Februari 2011 03:07 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Fadli</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/02/337/420460/9fzirHiAkY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Helikopter aparat memantau Kota Kairo (Foto: reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/02/337/420460/9fzirHiAkY.jpg</image><title>Helikopter aparat memantau Kota Kairo (Foto: reuters)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menilai gejolak yang terjadi di Mesir tidak akan terjadi di Indonesia. Pasalnya pemberontakan warga Mesir terjadi karena kepemimpinan otoriter Presiden Hosni Mubarak.&amp;nbsp;&quot;Yang dihadapi di Mesir saat ini sama dengan yang kita hadapi pada era reformasi di tahun 1998. Tapi, kejadian di Mesir ini konteksnya berbeda dan sulit terjadi lagi di Indonesia. Ini karena kemiskinan yang sudah merajalela,&amp;rdquo; kata Din Syamsudin usai menghadiri HUT Nasional Demokrat di Senayan, Jakarta, Selasa (1/2/2011) malam. Menurut Din, aksi demonstrasi besar-besaran di Mesir karena banyaknya praktik ketidakadilan di masyarakat. Apalagi, pemerintahan di Mesir terkenal otoriter dan gagal menyejahterahkan masyarakat karena praktik korupsi.Din menambahkan, gejolak di Mesir menjadi pelajaran pemimpin di dunia dimana rakyat merupakan pemegang kekuasaan sebenarnya. &quot;Kejadian di Mesir dan Tunisia ini menjadi pelajaran bagi rezim yang berkuasa agar tidak bermain-main dengan kekuasaan,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menilai gejolak yang terjadi di Mesir tidak akan terjadi di Indonesia. Pasalnya pemberontakan warga Mesir terjadi karena kepemimpinan otoriter Presiden Hosni Mubarak.&amp;nbsp;&quot;Yang dihadapi di Mesir saat ini sama dengan yang kita hadapi pada era reformasi di tahun 1998. Tapi, kejadian di Mesir ini konteksnya berbeda dan sulit terjadi lagi di Indonesia. Ini karena kemiskinan yang sudah merajalela,&amp;rdquo; kata Din Syamsudin usai menghadiri HUT Nasional Demokrat di Senayan, Jakarta, Selasa (1/2/2011) malam. Menurut Din, aksi demonstrasi besar-besaran di Mesir karena banyaknya praktik ketidakadilan di masyarakat. Apalagi, pemerintahan di Mesir terkenal otoriter dan gagal menyejahterahkan masyarakat karena praktik korupsi.Din menambahkan, gejolak di Mesir menjadi pelajaran pemimpin di dunia dimana rakyat merupakan pemegang kekuasaan sebenarnya. &quot;Kejadian di Mesir dan Tunisia ini menjadi pelajaran bagi rezim yang berkuasa agar tidak bermain-main dengan kekuasaan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
