<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemulung Temukan Peluru di Tong Sampah</title><description>Pariyem (54), seorang pemulung asal Kecamatan Nglipar, Kabupaten  Gunungkidul, Yogyakarta, menemukan amunisi yang diduga kuat masih aktif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/03/340/421058/pemulung-temukan-peluru-di-tong-sampah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/03/340/421058/pemulung-temukan-peluru-di-tong-sampah"/><item><title>Pemulung Temukan Peluru di Tong Sampah</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/03/340/421058/pemulung-temukan-peluru-di-tong-sampah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/03/340/421058/pemulung-temukan-peluru-di-tong-sampah</guid><pubDate>Kamis 03 Februari 2011 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/03/340/421058/PhTGe0DnDT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi peluru karet (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/03/340/421058/PhTGe0DnDT.jpg</image><title>Ilustrasi peluru karet (Foto: Koran SI)</title></images><description>GUNUNGKIDUL- Pariyem (54), seorang pemulung asal Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menemukan amunisi yang diduga kuat masih aktif.Ini terjadi ketika Sudarjo, seorang pengepul sampah, mendapatkan barang rongsokan dari Pariyem. Ketika melakukan penyortiran mendapati sekira belasan peluru yang masih aktif, Sudarjo pun berinisiatif melaporkan ke polisi.Hal tersebut dibenarkan Kasat reskrim Polres Gunungkidul AKP Widy Saputra. Dia menjelaskan, tanda masih aktifnya peluru tersebut karena pemicunya masih utuh.&amp;ldquo;Peluru masih aktif, terbukti pemicunya masih utuh dan karatnya belum terlalu tebal,&quot; kata Widy Saputra kepada wartawan, Kamis (3/2/2011).Untuk meneliti jenis amunisi tersebut, polisi akan membawa peluru tersebut ke Mako Brimob Polda DIY untuk dilakukan penelitian.&quot;Peluru itu berkaliber 6,5 mm, kalau jenisnya kami belum bisa memastikan. Akan segera kami kirim ke Mako Brimob Baciro,&quot; imbuhnya.Disinggung mengani apakah ini ada keterkaitan dengan terorisme&amp;nbsp; Widy enggan berkomentar lebih jauh. &quot;Kami akan menyelidikinya, dan tidak mau berspekulasi apakah ada kaitannya dengan teroris,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>GUNUNGKIDUL- Pariyem (54), seorang pemulung asal Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menemukan amunisi yang diduga kuat masih aktif.Ini terjadi ketika Sudarjo, seorang pengepul sampah, mendapatkan barang rongsokan dari Pariyem. Ketika melakukan penyortiran mendapati sekira belasan peluru yang masih aktif, Sudarjo pun berinisiatif melaporkan ke polisi.Hal tersebut dibenarkan Kasat reskrim Polres Gunungkidul AKP Widy Saputra. Dia menjelaskan, tanda masih aktifnya peluru tersebut karena pemicunya masih utuh.&amp;ldquo;Peluru masih aktif, terbukti pemicunya masih utuh dan karatnya belum terlalu tebal,&quot; kata Widy Saputra kepada wartawan, Kamis (3/2/2011).Untuk meneliti jenis amunisi tersebut, polisi akan membawa peluru tersebut ke Mako Brimob Polda DIY untuk dilakukan penelitian.&quot;Peluru itu berkaliber 6,5 mm, kalau jenisnya kami belum bisa memastikan. Akan segera kami kirim ke Mako Brimob Baciro,&quot; imbuhnya.Disinggung mengani apakah ini ada keterkaitan dengan terorisme&amp;nbsp; Widy enggan berkomentar lebih jauh. &quot;Kami akan menyelidikinya, dan tidak mau berspekulasi apakah ada kaitannya dengan teroris,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
