<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Sulsel Tak Akan Usut Kematian Anaknya</title><description>Menurut Syahrul Yasin Limpo, pengusutan apapun takkan mampu menghadirkan Rinra lagi ke muka bumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/04/340/421138/gubernur-sulsel-tak-akan-usut-kematian-anaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/04/340/421138/gubernur-sulsel-tak-akan-usut-kematian-anaknya"/><item><title>Gubernur Sulsel Tak Akan Usut Kematian Anaknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/04/340/421138/gubernur-sulsel-tak-akan-usut-kematian-anaknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/04/340/421138/gubernur-sulsel-tak-akan-usut-kematian-anaknya</guid><pubDate>Jum'at 04 Februari 2011 02:26 WIB</pubDate><dc:creator>Andi Aisyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/04/340/421138/IDDqaxKQ3v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Andi Aisyah/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/04/340/421138/IDDqaxKQ3v.jpg</image><title>(Foto: Andi Aisyah/Okezone)</title></images><description>MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menegaskan tak akan meminta kematian anaknya diusut. Syahrul telah merelakan kepergian putra bungsunya Rinra Sujiwa Syahrul Putra (23).Dalam sambutan pembuka Takziyah malam ketiga kematian Nindya Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Rinra Sujiwa Syahrul Putra (23), Syahrul mengatakan, takkan mengizinkan pengusutan kematian putranya.Menurutnya, pengusutan apapun takkan mampu menghadirkan Rinra lagi ke muka bumi. &quot;Dia selama ini menyembunyikan sakitnya. Tak berterusterang pada kami. Saya ikhlas melepasnya kembali kepada Sang Khalik, &quot; tutur Syahrul di depan ribuan pelayat yang hadir.Syahrul hanya berharap maaf dari orang-orang yang pernah berinteraksi dengan Rinra. Maaf itu, kata dia, sangat berarti bagi jiwa Rinra yang telah kembali ke Sang Pencipta.&quot;Saya mohonkan maaf untuk Rinra. Semoga jalannya dilapangkan. Banyak yang menelepon meminta Saya mengusut kematian Rinra. Bagi Saya itu tak perlu. Biarlah Rinra damai bersama penciptanya &quot;ujar Bapak tiga anak ini.Syahrul berkisah, hingga pukul Minggu (30/1/2011) pukul 23.00, Rinra masih menelpon ke Makassar dari Jatinangor. Inti komunikasi dengan ponsel tersebut, Rinra memohon maaf sebesar-besarnya pada kedua orangtuanya.Pada takziyah malam ketiga ini, hadir KH Quraish Shihab sebagai penceramah. Quraish berpesan pada semua yang hadir untuk banyak merenung. &quot;Banyaklah bermunajat pada Sang Pencipta. Kebetulan Rinra sudah dipanggilnya. Kita yang masih hidup ini perlu bekal untuk ke sana. &quot;pungkasnya.Rinra Sujiwa Syahrul Putra adalah putra bungsu Gubernur Sulsel Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Rinra meninggal di Jatinangor Jawa Barat Senin (31/1/2011) dini hari.Keterangan resmi keluarga menyebutkan Rinra meninggal karena maag akut. Namun sempat timbul berbagai spekulas meninggalnya lelaki kelahiran 23 November 1988 tersebut. Ada yang mengatakan dia meninggal karena overdosis drugs pada pesta narkoba malam Senin itu, ada pula yang mengatakan karena kekerasan.</description><content:encoded>MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menegaskan tak akan meminta kematian anaknya diusut. Syahrul telah merelakan kepergian putra bungsunya Rinra Sujiwa Syahrul Putra (23).Dalam sambutan pembuka Takziyah malam ketiga kematian Nindya Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Rinra Sujiwa Syahrul Putra (23), Syahrul mengatakan, takkan mengizinkan pengusutan kematian putranya.Menurutnya, pengusutan apapun takkan mampu menghadirkan Rinra lagi ke muka bumi. &quot;Dia selama ini menyembunyikan sakitnya. Tak berterusterang pada kami. Saya ikhlas melepasnya kembali kepada Sang Khalik, &quot; tutur Syahrul di depan ribuan pelayat yang hadir.Syahrul hanya berharap maaf dari orang-orang yang pernah berinteraksi dengan Rinra. Maaf itu, kata dia, sangat berarti bagi jiwa Rinra yang telah kembali ke Sang Pencipta.&quot;Saya mohonkan maaf untuk Rinra. Semoga jalannya dilapangkan. Banyak yang menelepon meminta Saya mengusut kematian Rinra. Bagi Saya itu tak perlu. Biarlah Rinra damai bersama penciptanya &quot;ujar Bapak tiga anak ini.Syahrul berkisah, hingga pukul Minggu (30/1/2011) pukul 23.00, Rinra masih menelpon ke Makassar dari Jatinangor. Inti komunikasi dengan ponsel tersebut, Rinra memohon maaf sebesar-besarnya pada kedua orangtuanya.Pada takziyah malam ketiga ini, hadir KH Quraish Shihab sebagai penceramah. Quraish berpesan pada semua yang hadir untuk banyak merenung. &quot;Banyaklah bermunajat pada Sang Pencipta. Kebetulan Rinra sudah dipanggilnya. Kita yang masih hidup ini perlu bekal untuk ke sana. &quot;pungkasnya.Rinra Sujiwa Syahrul Putra adalah putra bungsu Gubernur Sulsel Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Rinra meninggal di Jatinangor Jawa Barat Senin (31/1/2011) dini hari.Keterangan resmi keluarga menyebutkan Rinra meninggal karena maag akut. Namun sempat timbul berbagai spekulas meninggalnya lelaki kelahiran 23 November 1988 tersebut. Ada yang mengatakan dia meninggal karena overdosis drugs pada pesta narkoba malam Senin itu, ada pula yang mengatakan karena kekerasan.</content:encoded></item></channel></rss>
