<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPOM: 96 Merek Susu Formula Bebas Bakteri</title><description>Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga tidak menemukan adanya  Enterobacter Zakazakii dalam susu bubuk formula yang beredar di Tanah  Air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/10/337/423398/bpom-96-merek-susu-formula-bebas-bakteri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/10/337/423398/bpom-96-merek-susu-formula-bebas-bakteri"/><item><title>BPOM: 96 Merek Susu Formula Bebas Bakteri</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/10/337/423398/bpom-96-merek-susu-formula-bebas-bakteri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/10/337/423398/bpom-96-merek-susu-formula-bebas-bakteri</guid><pubDate>Kamis 10 Februari 2011 12:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/10/337/423398/9n1dfzwQJB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: submitlist.info)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/10/337/423398/9n1dfzwQJB.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: submitlist.info)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga tidak menemukan adanya Enterobacter Zakazakii dalam susu bubuk formula yang beredar di Tanah Air. Tapi data itu bukan berdasarkan penelitian di Institut Pertanian Bogor (IPB).Badan POM, kata Kapala BPOM Kunstantinah, mengawasi susu formula secara komprehensif, mulai dari produk tersebut beredar sampai di pasaran. BPOM rutin melakukan inspeksi untuk meyakinkan bahwa produsen menerapkan cara atau produksi yang baik, sehingga susu formula dapat tercegah terkontaminasi bakteri.&amp;ldquo;Dari penelitian sampel 96 merek susu formula dan kami uji, tidak ditemukan susu yang mengandung bakteri dan kami melakukan penelitian lanjutan hingga 2011, tidak ditemukan juga,&amp;rdquo; ujar Kunstantinah dalam jumpa pers di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (10/2/2011).Dalam kesempatan yang sama. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih juga menuturkan hal yang sama. Kata Endang, tidak ada susu bubuk formula yang tercemar bakteri.Meski demikian, Endang menegaskan tidak dapat mengumumkan hasil penelitian IPB terkait dugaan adanya bakteri dalam susu formula, karena memang IPB tidak wajib memberikan data itu kepada Kemenkes.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga tidak menemukan adanya Enterobacter Zakazakii dalam susu bubuk formula yang beredar di Tanah Air. Tapi data itu bukan berdasarkan penelitian di Institut Pertanian Bogor (IPB).Badan POM, kata Kapala BPOM Kunstantinah, mengawasi susu formula secara komprehensif, mulai dari produk tersebut beredar sampai di pasaran. BPOM rutin melakukan inspeksi untuk meyakinkan bahwa produsen menerapkan cara atau produksi yang baik, sehingga susu formula dapat tercegah terkontaminasi bakteri.&amp;ldquo;Dari penelitian sampel 96 merek susu formula dan kami uji, tidak ditemukan susu yang mengandung bakteri dan kami melakukan penelitian lanjutan hingga 2011, tidak ditemukan juga,&amp;rdquo; ujar Kunstantinah dalam jumpa pers di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (10/2/2011).Dalam kesempatan yang sama. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih juga menuturkan hal yang sama. Kata Endang, tidak ada susu bubuk formula yang tercemar bakteri.Meski demikian, Endang menegaskan tidak dapat mengumumkan hasil penelitian IPB terkait dugaan adanya bakteri dalam susu formula, karena memang IPB tidak wajib memberikan data itu kepada Kemenkes.</content:encoded></item></channel></rss>
