<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Museum Radya Pustaka Solo Lapor ke Polisi</title><description>Komite Museum Radya Pustaka Solo, Jawa Tengah bersama Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) melaporkan hilangnya koleksi wayang kulit asli ke polisi, siang tadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/10/340/423564/museum-radya-pustaka-solo-lapor-ke-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/10/340/423564/museum-radya-pustaka-solo-lapor-ke-polisi"/><item><title>Museum Radya Pustaka Solo Lapor ke Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/10/340/423564/museum-radya-pustaka-solo-lapor-ke-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/10/340/423564/museum-radya-pustaka-solo-lapor-ke-polisi</guid><pubDate>Kamis 10 Februari 2011 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Septyantoro Aji Nugroho</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/10/340/423564/ErfPAYUBIZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Museum Radya Pustaka bersama dalang melapor ke Polresta Solo. (Dok: Sun TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/10/340/423564/ErfPAYUBIZ.jpg</image><title>Museum Radya Pustaka bersama dalang melapor ke Polresta Solo. (Dok: Sun TV)</title></images><description>SOLO - Komite Museum Radya Pustaka Solo, Jawa Tengah, bersama Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) melaporkan hilangnya koleksi wayang kulit asli ke polisi, siang tadi.Joko Daryoto, Sekretaris Komite Museum Radya Pustaka bersama Gutomo dari BP-3 mendatangi Mapolresta Surakarta, Kamis (10/2/2011), untuk melaporkan temuan warga yang disampaikan kepada komite tersebut.Warga yang melaporkan ke komite museum adalah dalang kondang Ki Manteb Soedharsono dan Ki Jitheng Suparman.Menurut Joko Daryoto, kondisi koleksi wayang kulit di Museum Radya Pustaka masih sesuai dengan yang tercatat di daftar BP3 yaitu 211 wayang.Namun untuk memastikan apakah wayang tersebut asli atau telah diganti dengan wayang baru, komite museum tidak dapat memastikan.Menurut Joko, dibutuhkan tim khusus untuk memastikan keaslian apakah wayang tersebut  benar asli peninggalan Raja Pakubuwono X atau telah diganti dengan wayang lain.Joko menambahkan rencananya akan ada tim yang melakukan pengecekan keaslian wayang wayang tersebut.Sementara itu Ki Manteb Soedharsono meyakini bahwa ada beberapa koleksi wayang kulit di museum tua ini yang telah diganti. Bahkan Ki Manteb juga menduga ada belasan wayang kulit yang hilang dari museum tersebut.</description><content:encoded>SOLO - Komite Museum Radya Pustaka Solo, Jawa Tengah, bersama Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) melaporkan hilangnya koleksi wayang kulit asli ke polisi, siang tadi.Joko Daryoto, Sekretaris Komite Museum Radya Pustaka bersama Gutomo dari BP-3 mendatangi Mapolresta Surakarta, Kamis (10/2/2011), untuk melaporkan temuan warga yang disampaikan kepada komite tersebut.Warga yang melaporkan ke komite museum adalah dalang kondang Ki Manteb Soedharsono dan Ki Jitheng Suparman.Menurut Joko Daryoto, kondisi koleksi wayang kulit di Museum Radya Pustaka masih sesuai dengan yang tercatat di daftar BP3 yaitu 211 wayang.Namun untuk memastikan apakah wayang tersebut asli atau telah diganti dengan wayang baru, komite museum tidak dapat memastikan.Menurut Joko, dibutuhkan tim khusus untuk memastikan keaslian apakah wayang tersebut  benar asli peninggalan Raja Pakubuwono X atau telah diganti dengan wayang lain.Joko menambahkan rencananya akan ada tim yang melakukan pengecekan keaslian wayang wayang tersebut.Sementara itu Ki Manteb Soedharsono meyakini bahwa ada beberapa koleksi wayang kulit di museum tua ini yang telah diganti. Bahkan Ki Manteb juga menduga ada belasan wayang kulit yang hilang dari museum tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
