<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Tolak Kode Etik Tentang Poligami</title><description>Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, tidak setuju jika anggota DPR  dilarang poligami melalui pengaturan di kode etik anggota Dewan.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/18/339/426229/dpr-tolak-kode-etik-tentang-poligami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/18/339/426229/dpr-tolak-kode-etik-tentang-poligami"/><item><title>DPR Tolak Kode Etik Tentang Poligami</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/18/339/426229/dpr-tolak-kode-etik-tentang-poligami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/18/339/426229/dpr-tolak-kode-etik-tentang-poligami</guid><pubDate>Jum'at 18 Februari 2011 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/18/339/426229/MIIIxZaNpc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">blogspot (ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/18/339/426229/MIIIxZaNpc.jpg</image><title>blogspot (ilustrasi)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, tidak setuju jika anggota DPR dilarang poligami melalui pengaturan di kode etik anggota Dewan.
&amp;nbsp;
Menurutnya, poligami menyangkut wilayah keyakinan agama sehingga tak boleh dimasukkan dalam kode etik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jangan juga masukan keyakinan ke kode etik, misalnya poligami. Ini kan menyangkut keyakinan agama. Itu saya tidak setuju jika ada pasal dalam kode etik anggota DPR yang melarang berpoligami,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Menyangkut larangan menerima gratifikasi, Priyo setuju tak dicantumkan lagi dalam kode etik karena hal itu sudah diatur dalam undang-undang. Kode etik tersebut cukup mengatur hal-hal umum demi menjaga martabat DPR.
&amp;nbsp;
Pengesahan rancangan kode etik anggota Dewan gagal dilakukan Rabu lalu karena diprotes banyak anggota dengan alasan kurangnya sosialisasi.
&amp;nbsp;
Fraksi Gerindra dan Hanura juga menolak karena mereka tak memiliki perwakilan di Badan Kehormatan sehingga tidak pernah terlibat dalam pembahasan kode etik.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso, tidak setuju jika anggota DPR dilarang poligami melalui pengaturan di kode etik anggota Dewan.
&amp;nbsp;
Menurutnya, poligami menyangkut wilayah keyakinan agama sehingga tak boleh dimasukkan dalam kode etik.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Jangan juga masukan keyakinan ke kode etik, misalnya poligami. Ini kan menyangkut keyakinan agama. Itu saya tidak setuju jika ada pasal dalam kode etik anggota DPR yang melarang berpoligami,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;nbsp;
Menyangkut larangan menerima gratifikasi, Priyo setuju tak dicantumkan lagi dalam kode etik karena hal itu sudah diatur dalam undang-undang. Kode etik tersebut cukup mengatur hal-hal umum demi menjaga martabat DPR.
&amp;nbsp;
Pengesahan rancangan kode etik anggota Dewan gagal dilakukan Rabu lalu karena diprotes banyak anggota dengan alasan kurangnya sosialisasi.
&amp;nbsp;
Fraksi Gerindra dan Hanura juga menolak karena mereka tak memiliki perwakilan di Badan Kehormatan sehingga tidak pernah terlibat dalam pembahasan kode etik.</content:encoded></item></channel></rss>
