<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setahun Dikubur, Jasad Gus Dur Masih Utuh?</title><description>Makam KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ambles pada Jumat dini hari. Amblesnya tanah makam tersebut dikabarkan hingga menyentuh bagian dasar makam. Benarkah jasad Gus Dur terlihat?</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/18/340/426276/setahun-dikubur-jasad-gus-dur-masih-utuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/18/340/426276/setahun-dikubur-jasad-gus-dur-masih-utuh"/><item><title>Setahun Dikubur, Jasad Gus Dur Masih Utuh?</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/18/340/426276/setahun-dikubur-jasad-gus-dur-masih-utuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/18/340/426276/setahun-dikubur-jasad-gus-dur-masih-utuh</guid><pubDate>Jum'at 18 Februari 2011 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/18/340/426276/nB6Hu0n848.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Makam Gus Dur yang sudah ditembok (Foto: Nurul A/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/18/340/426276/nB6Hu0n848.jpg</image><title>Makam Gus Dur yang sudah ditembok (Foto: Nurul A/okezone)</title></images><description>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     SURABAYA- Makam KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ambles pada Jumat dini hari. Amblesnya tanah makam tersebut dikabarkan hingga menyentuh bagian dasar makam. Benarkah jasad Gus Dur terlihat?&amp;ldquo;Konon jasad Gus Dur yang sudah setahun lebih dimakamkan masih tetap terlihat utuh dan terbungkus kafan,&amp;rdquo; kata Adi Santoso, salah satu peziarah di lokasi makam Gus Dur, Pondok Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, kepada okezone, Jumat (18/2/2011).Dia menceritakan, amblesnya tanah makam tersebut pertama kali diketahui pedaagang VCD yang berada di kawasan makam Gus Dur. Saat itu, dia orang pertama yang melihat tanah makam tersebut ambles.Mendapat informasi itu, petugas keamanan pondok langsung lari menuju makam. Dia bersama pedagang VCD tersebut langsung menutupi makam Gus Dur dengan ala kadarnya. Bahkan sejumlah pengurus pondok yang mengetahui langsung membuat barikade agar para peziarah tidak dapat mengambil gambar.Saat ini, kata Adi, selain dibangun tembok penahan disisi utara pusara Gus Dur juga disediakan pasir.&quot;Kemungkinan dimaksudkan kalau sewaktu-waktu hujan deras, dan tanah ambles lagi pasir itu untuk menutup lubang dengan segera,&quot; jelas Adi yang mengaku sering berziarah ke makam Gus Dur sejak satu tahun lalu.</description><content:encoded>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     SURABAYA- Makam KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ambles pada Jumat dini hari. Amblesnya tanah makam tersebut dikabarkan hingga menyentuh bagian dasar makam. Benarkah jasad Gus Dur terlihat?&amp;ldquo;Konon jasad Gus Dur yang sudah setahun lebih dimakamkan masih tetap terlihat utuh dan terbungkus kafan,&amp;rdquo; kata Adi Santoso, salah satu peziarah di lokasi makam Gus Dur, Pondok Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, kepada okezone, Jumat (18/2/2011).Dia menceritakan, amblesnya tanah makam tersebut pertama kali diketahui pedaagang VCD yang berada di kawasan makam Gus Dur. Saat itu, dia orang pertama yang melihat tanah makam tersebut ambles.Mendapat informasi itu, petugas keamanan pondok langsung lari menuju makam. Dia bersama pedagang VCD tersebut langsung menutupi makam Gus Dur dengan ala kadarnya. Bahkan sejumlah pengurus pondok yang mengetahui langsung membuat barikade agar para peziarah tidak dapat mengambil gambar.Saat ini, kata Adi, selain dibangun tembok penahan disisi utara pusara Gus Dur juga disediakan pasir.&quot;Kemungkinan dimaksudkan kalau sewaktu-waktu hujan deras, dan tanah ambles lagi pasir itu untuk menutup lubang dengan segera,&quot; jelas Adi yang mengaku sering berziarah ke makam Gus Dur sejak satu tahun lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
