<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Toko Buku Tolak Jual Buku Dosa Dosa Nurdin</title><description>Puluhan karyawan Galangpress menggelar aksi demontrasi di Tugu  Yogyakarta. Aksi ini dilakukan sebagai protes karena toko-toko buku  menolak menjual buku &amp;ldquo;Dosa Dosa Nurdin Halid&amp;rdquo;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/22/340/427357/toko-buku-tolak-jual-buku-dosa-dosa-nurdin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/22/340/427357/toko-buku-tolak-jual-buku-dosa-dosa-nurdin"/><item><title>Toko Buku Tolak Jual Buku Dosa Dosa Nurdin</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/22/340/427357/toko-buku-tolak-jual-buku-dosa-dosa-nurdin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/22/340/427357/toko-buku-tolak-jual-buku-dosa-dosa-nurdin</guid><pubDate>Selasa 22 Februari 2011 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/22/340/427357/aLUY5MIwrc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peluncuran buku &quot;Dosa-dosa Nurdin Halid&quot; (Foto: Danang P/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/22/340/427357/aLUY5MIwrc.jpg</image><title>Peluncuran buku &quot;Dosa-dosa Nurdin Halid&quot; (Foto: Danang P/okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA- Puluhan karyawan Galangpress menggelar aksi demontrasi di Tugu Yogyakarta. Aksi ini dilakukan sebagai protes karena toko-toko buku menolak menjual buku &amp;ldquo;Dosa Dosa Nurdin Halid&amp;rdquo;.Dalam aksinya, mereka juga menjual buku karangan Erwiyantoro itu. Di dalam buku tersebut, Erwin memaparkan ada sembilan dosa Nurdin Halid saat menjabat sebagai ketua PSSI.&amp;ldquo;Kami jual buku ini karena agen resmi penjual buku nasional tidak berani menjual buku ini. Padahal harganya buku Rp60 ribu, kalau di sini (Tugu,red) kami jual Rp50 ribu,&quot; kata Koordinator Galangpres Julius F Tualaka kepada wartawan, Selasa (22/2/2011).Julius menambahkan, adanya buku ini diharapkan masyarakat luas maupun pengurus PSSI mengetahui keburukan Nurdin. &quot;Nurdin tidak layak untuk menjabat sebagai ketua PSSI untuk ketiga kalinya. Banyak sekali kesalahan yang tidak bisa termaafkan,&quot; tegasnya.Buku cetakan kedua ini, lanjut Julius, PT Galangpres sudah mencetak sebanyak 7.500 eksemplar. Namun, jumlah sebanyak itu sebagian besar tidak bisa diperjualbelikan di toko buku.&amp;ldquo;Karena penjual buku nasional tidak mau menjual dengan alasan yang tidak jelas,&amp;rdquo; keluhnya.Selain melakukan promosi, mereka juga mengusung spanduk dan melakukan orasi. Aksi jual buku ini akan berlangsung selama persediaan buku habis.&quot;Kami akan lakukan promo ini di beberapa kota di antaranya Jakarta, Malang, Surabaya, dan Semarang. Aksi jual buku ini akan berakhir pada konggres PSSI di Bali nanti,&quot; kata Julius.</description><content:encoded>YOGYAKARTA- Puluhan karyawan Galangpress menggelar aksi demontrasi di Tugu Yogyakarta. Aksi ini dilakukan sebagai protes karena toko-toko buku menolak menjual buku &amp;ldquo;Dosa Dosa Nurdin Halid&amp;rdquo;.Dalam aksinya, mereka juga menjual buku karangan Erwiyantoro itu. Di dalam buku tersebut, Erwin memaparkan ada sembilan dosa Nurdin Halid saat menjabat sebagai ketua PSSI.&amp;ldquo;Kami jual buku ini karena agen resmi penjual buku nasional tidak berani menjual buku ini. Padahal harganya buku Rp60 ribu, kalau di sini (Tugu,red) kami jual Rp50 ribu,&quot; kata Koordinator Galangpres Julius F Tualaka kepada wartawan, Selasa (22/2/2011).Julius menambahkan, adanya buku ini diharapkan masyarakat luas maupun pengurus PSSI mengetahui keburukan Nurdin. &quot;Nurdin tidak layak untuk menjabat sebagai ketua PSSI untuk ketiga kalinya. Banyak sekali kesalahan yang tidak bisa termaafkan,&quot; tegasnya.Buku cetakan kedua ini, lanjut Julius, PT Galangpres sudah mencetak sebanyak 7.500 eksemplar. Namun, jumlah sebanyak itu sebagian besar tidak bisa diperjualbelikan di toko buku.&amp;ldquo;Karena penjual buku nasional tidak mau menjual dengan alasan yang tidak jelas,&amp;rdquo; keluhnya.Selain melakukan promosi, mereka juga mengusung spanduk dan melakukan orasi. Aksi jual buku ini akan berlangsung selama persediaan buku habis.&quot;Kami akan lakukan promo ini di beberapa kota di antaranya Jakarta, Malang, Surabaya, dan Semarang. Aksi jual buku ini akan berakhir pada konggres PSSI di Bali nanti,&quot; kata Julius.</content:encoded></item></channel></rss>
