<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hendropriyono: Kekerasan SARA Ulah Intelijen</title><description>Hendro menjelaskan indikator kuat adanya campur tangan intelijen musuh terlihat pada cara yang dipergunakan yakni tindak kekerasan yang mengarah anarkisme.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/23/337/428118/hendropriyono-kekerasan-sara-ulah-intelijen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/23/337/428118/hendropriyono-kekerasan-sara-ulah-intelijen"/><item><title>Hendropriyono: Kekerasan SARA Ulah Intelijen</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/23/337/428118/hendropriyono-kekerasan-sara-ulah-intelijen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/23/337/428118/hendropriyono-kekerasan-sara-ulah-intelijen</guid><pubDate>Rabu 23 Februari 2011 23:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/23/337/428118/8JKo53R9Yi.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/23/337/428118/8JKo53R9Yi.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Tindak kekerasan bernuansa SARA yang belakangan marak terjadi disinyalir bagian dari campur tangan intelijen musuh. Hal ini disampaikan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM. Hendropriyono.
&amp;nbsp;
&quot;Ya itu pasti kerja intelijen musuh, bukan intelijen pemerintah. Pastinya intelijen luar,&quot; ujar Hendro kepada wartawan saat ditemui pada acara pameran buku di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/2/2011).
&amp;nbsp;
Hendro menjelaskan indikator kuat adanya campur tangan intelijen musuh terlihat pada cara yang dipergunakan yakni tindak kekerasan yang mengarah anarkisme. Padahal, perilaku seperti itu bukanlah karakteristik asli dari masyarakat Indonesia yang sesungguhnya.
&amp;nbsp;
Menurut Hendro, semua tahu Indonesia adalah negara yang ramah masyarakatnya dengan tingkat toleransi beragama yang tinggi.
&amp;nbsp;
&quot;Budaya kita nggak seperti itu (kekerasan). Kalau tidak suka ke orang, ya diluruskan bukannya digebukin,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Kepala BIN di era pemerintahan Megawati Soekarnoputri itu juga menyayangkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan peristiwa kekerasan itu sebenarnya tidak perlu terjadi dan bisa dicegah dengan peranan aparat dan intelijen. (abe)
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Tindak kekerasan bernuansa SARA yang belakangan marak terjadi disinyalir bagian dari campur tangan intelijen musuh. Hal ini disampaikan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM. Hendropriyono.
&amp;nbsp;
&quot;Ya itu pasti kerja intelijen musuh, bukan intelijen pemerintah. Pastinya intelijen luar,&quot; ujar Hendro kepada wartawan saat ditemui pada acara pameran buku di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/2/2011).
&amp;nbsp;
Hendro menjelaskan indikator kuat adanya campur tangan intelijen musuh terlihat pada cara yang dipergunakan yakni tindak kekerasan yang mengarah anarkisme. Padahal, perilaku seperti itu bukanlah karakteristik asli dari masyarakat Indonesia yang sesungguhnya.
&amp;nbsp;
Menurut Hendro, semua tahu Indonesia adalah negara yang ramah masyarakatnya dengan tingkat toleransi beragama yang tinggi.
&amp;nbsp;
&quot;Budaya kita nggak seperti itu (kekerasan). Kalau tidak suka ke orang, ya diluruskan bukannya digebukin,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Kepala BIN di era pemerintahan Megawati Soekarnoputri itu juga menyayangkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan peristiwa kekerasan itu sebenarnya tidak perlu terjadi dan bisa dicegah dengan peranan aparat dan intelijen. (abe)
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
