<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rampok Jambret Gaji Pegawai Rp35 Juta</title><description>Keduanya menjadi korban  penjambretan di Jalan Sukasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor,  Jawa Barat. Akibatnya, uang gaji pegawai sebesar Rp35 juta raib.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/23/338/427988/rampok-jambret-gaji-pegawai-rp35-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/23/338/427988/rampok-jambret-gaji-pegawai-rp35-juta"/><item><title>Rampok Jambret Gaji Pegawai Rp35 Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/23/338/427988/rampok-jambret-gaji-pegawai-rp35-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/23/338/427988/rampok-jambret-gaji-pegawai-rp35-juta</guid><pubDate>Rabu 23 Februari 2011 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Endang Gunawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/23/338/427988/AObnftDfC1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/23/338/427988/AObnftDfC1.jpg</image><title>Ilustrasi </title></images><description>BOGOR - Nasib sial dialami Mulyati (46) dan Dani yang merupakan pegawai&amp;nbsp; Dinas Lalu Lintas Angkatan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor. Keduanya menjadi korban penjambretan di Jalan Sukasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, uang gaji pegawai sebesar Rp35 juta raib.&amp;nbsp; Menurut Mulyati, kejadian tersebut terjadi saat dirinya dan Dani hendak pulang sehabis mengambil uang di Bank BNI cabang Bogor, Jalan Juanda. Rencananya dengan menggunakan motor Honda Beat warna putih dengan nopol F 4326 KW, korban menuju kantornya di Damri Cipaku.Namun saat melintas di Jalan Sukasari depan SMA Mardi Yuana, tiba-tiba dari arah belakang, datang dua pria. Saat itu tas cokelat berisi uang serta dompet dan stempel kantor, dirampas secara paksa oleh pria yang berboncengan dengan temannya di motor Honda Mega Pro warna hitam.Upaya mempertahankan tas, membuat korban terjatuh dan terserempet ke aspal hingga menderita luka lecet.&amp;ldquo;Saya sempat tarik - menarik tas dan mempertahankan tas,&amp;nbsp; namun begitu saya terjatuh, tas seketika berpindah tangan,&quot; ujar Mulyati saat melaporkan kejadian yang dialaminya di Mapolres Bogor Kota, Rabu (23/2/2011).Setelah terjatuh, Mulyati sempat berteriak minta tolong, namun pelaku berhasil kabur. &quot;Saya berusaha melihat nopol motor, namun karena sudah berubah warna dan sangat kecil, tidak terbaca,&quot; terangnya.</description><content:encoded>BOGOR - Nasib sial dialami Mulyati (46) dan Dani yang merupakan pegawai&amp;nbsp; Dinas Lalu Lintas Angkatan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor. Keduanya menjadi korban penjambretan di Jalan Sukasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, uang gaji pegawai sebesar Rp35 juta raib.&amp;nbsp; Menurut Mulyati, kejadian tersebut terjadi saat dirinya dan Dani hendak pulang sehabis mengambil uang di Bank BNI cabang Bogor, Jalan Juanda. Rencananya dengan menggunakan motor Honda Beat warna putih dengan nopol F 4326 KW, korban menuju kantornya di Damri Cipaku.Namun saat melintas di Jalan Sukasari depan SMA Mardi Yuana, tiba-tiba dari arah belakang, datang dua pria. Saat itu tas cokelat berisi uang serta dompet dan stempel kantor, dirampas secara paksa oleh pria yang berboncengan dengan temannya di motor Honda Mega Pro warna hitam.Upaya mempertahankan tas, membuat korban terjatuh dan terserempet ke aspal hingga menderita luka lecet.&amp;ldquo;Saya sempat tarik - menarik tas dan mempertahankan tas,&amp;nbsp; namun begitu saya terjatuh, tas seketika berpindah tangan,&quot; ujar Mulyati saat melaporkan kejadian yang dialaminya di Mapolres Bogor Kota, Rabu (23/2/2011).Setelah terjatuh, Mulyati sempat berteriak minta tolong, namun pelaku berhasil kabur. &quot;Saya berusaha melihat nopol motor, namun karena sudah berubah warna dan sangat kecil, tidak terbaca,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
