<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengamat: Isu Suap Jelang Voting, Meresahkan</title><description>Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Andrinov Chaniago  meminta agar penyebar isu suap menjelang voting finalisasi usulan angket  pajak, tidak sembarangan bicara tanpa bisa menghadirkan bukti yang  kuat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/26/339/429086/pengamat-isu-suap-jelang-voting-meresahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/26/339/429086/pengamat-isu-suap-jelang-voting-meresahkan"/><item><title>Pengamat: Isu Suap Jelang Voting, Meresahkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/26/339/429086/pengamat-isu-suap-jelang-voting-meresahkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/26/339/429086/pengamat-isu-suap-jelang-voting-meresahkan</guid><pubDate>Sabtu 26 Februari 2011 07:35 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/26/339/429086/WqknFbOxFs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/26/339/429086/WqknFbOxFs.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Andrinov Chaniago meminta agar penyebar isu suap menjelang voting finalisasi usulan angket pajak, tidak sembarangan bicara tanpa bisa menghadirkan bukti yang kuat.&amp;ldquo;Harus lebih jelas memberitahukan siapa dia? Jangan bikin masyarakat penasaran. Jangan masyarakat dipermainakan dengan pernyataan-pernyataan yang tak lengkap,&amp;rdquo; ujarnya saat berbincang dengan okezone, Sabtu (26/2/2011).Sebagaimana diketahui, isu ini pertama kali digelindingkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Dia menyebut ada anggota fraksinya yang mengaku diiming-imingi sejumlah uang dalam jumlah yang cukup besar, dengan syarat mereka mau berpindah mendukung usulan angket pajak.&amp;ldquo;Sebut namanya juga supaya lebih jelas. Siapa ditawari dana dan siapa yang menawari. Jangan membuat pernyataan sumir,&amp;rdquo; tegas Andrinov.Dia juga meminta agar tokoh-tokoh parpol, baik yang mendukung atau menolak usulan ini, tidak mengarahkan opini publik bahwa keputusan Gerindra mengikuti mayoritas koalisi itu berbarengan dengan beredarnya suap.&amp;ldquo;Jadi kemarin ada keputusan mendukung demokrat itu enggak bisa dan jangan disimpulkan itu ada suap. Harus sudah dapat dulu informasinya. Dan Gerindra  harus tegas kalau ini terbukti,&amp;rdquo; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Andrinov Chaniago meminta agar penyebar isu suap menjelang voting finalisasi usulan angket pajak, tidak sembarangan bicara tanpa bisa menghadirkan bukti yang kuat.&amp;ldquo;Harus lebih jelas memberitahukan siapa dia? Jangan bikin masyarakat penasaran. Jangan masyarakat dipermainakan dengan pernyataan-pernyataan yang tak lengkap,&amp;rdquo; ujarnya saat berbincang dengan okezone, Sabtu (26/2/2011).Sebagaimana diketahui, isu ini pertama kali digelindingkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Dia menyebut ada anggota fraksinya yang mengaku diiming-imingi sejumlah uang dalam jumlah yang cukup besar, dengan syarat mereka mau berpindah mendukung usulan angket pajak.&amp;ldquo;Sebut namanya juga supaya lebih jelas. Siapa ditawari dana dan siapa yang menawari. Jangan membuat pernyataan sumir,&amp;rdquo; tegas Andrinov.Dia juga meminta agar tokoh-tokoh parpol, baik yang mendukung atau menolak usulan ini, tidak mengarahkan opini publik bahwa keputusan Gerindra mengikuti mayoritas koalisi itu berbarengan dengan beredarnya suap.&amp;ldquo;Jadi kemarin ada keputusan mendukung demokrat itu enggak bisa dan jangan disimpulkan itu ada suap. Harus sudah dapat dulu informasinya. Dan Gerindra  harus tegas kalau ini terbukti,&amp;rdquo; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
