<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Politisi Partai Demokrat Genit</title><description>Beberapa kali anggota koalisi berseberangan, para politisi Partai  Demokrat selalu berteriak dan mengancam akan mengevaluasi koalisi. PKS  menganggap politisi Partai Demokrat terlalu genit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/26/339/429146/politisi-partai-demokrat-genit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/02/26/339/429146/politisi-partai-demokrat-genit"/><item><title>Politisi Partai Demokrat Genit</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/02/26/339/429146/politisi-partai-demokrat-genit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/02/26/339/429146/politisi-partai-demokrat-genit</guid><pubDate>Sabtu 26 Februari 2011 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Ray Jordan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/02/26/339/429146/ycMQPvfXit.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lambang Partai Demokrat.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/02/26/339/429146/ycMQPvfXit.jpg</image><title>Lambang Partai Demokrat.</title></images><description>JAKARTA - Beberapa kali anggota koalisi berseberangan, para politisi Partai Demokrat selalu berteriak dan mengancam akan mengevaluasi koalisi. PKS menganggap politisi Partai Demokrat terlalu genit.&quot;Saya minta kepada teman-tema Demokrat, untuk menghentikan kegenitan politiknya,&quot; kata Ketua DPP PKS Nasir Djamil kepada wartawan usai diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (26/2/2011).Namun, Nasir khawatir, kegenitan yang dilakukan para politisi Demokrat sebenarnya dilakukan untuk mencari muka pada pimpinan partainya.Desas-desus PKS akan dipecat dari koalisi, gara-gara masalah hak angket mafia pajak beberapa waktu lalu, tidak dipercayai Nasir. &quot;Tidak mungkin SBY memutuskan secara sepihak, dan PKS juga sepihak,&quot; ucap Nasir.Mengenai perbedaan di antara partai koalisi, sebenarnya bukan menjadi permasalahan yang hingga membuat PKS dipecat dari koalisi. &quot;Saya pikir, sesaat dulu gabung dengan koalisi secara baik-baik. Jadi kalau ada perbedaan, kita selesaikan secara baik-baik,&quot; ujarnya.&quot;Saya yakin, SBY sebagai dewan pembina Partai Demokrat, dan pimpinan parpol koalisi yang lain, punya itikad baik untuk menjaga SBY hingga 2014,&quot; tuturnya lagi.Kemudian, terkait menteri-menteri representasi partai koalisi di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang juga akan dievaluasi, tak juga dipermasalahkan PKS. &quot;Jika ada menteri atau pejabat dari PKS yang dikeluarkan, dan itu dilaporkan kepada pimpinan partai karena kinerjanya yang kurang bagus, itu tidak akan masalah,&quot; tegas Nasir.</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa kali anggota koalisi berseberangan, para politisi Partai Demokrat selalu berteriak dan mengancam akan mengevaluasi koalisi. PKS menganggap politisi Partai Demokrat terlalu genit.&quot;Saya minta kepada teman-tema Demokrat, untuk menghentikan kegenitan politiknya,&quot; kata Ketua DPP PKS Nasir Djamil kepada wartawan usai diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (26/2/2011).Namun, Nasir khawatir, kegenitan yang dilakukan para politisi Demokrat sebenarnya dilakukan untuk mencari muka pada pimpinan partainya.Desas-desus PKS akan dipecat dari koalisi, gara-gara masalah hak angket mafia pajak beberapa waktu lalu, tidak dipercayai Nasir. &quot;Tidak mungkin SBY memutuskan secara sepihak, dan PKS juga sepihak,&quot; ucap Nasir.Mengenai perbedaan di antara partai koalisi, sebenarnya bukan menjadi permasalahan yang hingga membuat PKS dipecat dari koalisi. &quot;Saya pikir, sesaat dulu gabung dengan koalisi secara baik-baik. Jadi kalau ada perbedaan, kita selesaikan secara baik-baik,&quot; ujarnya.&quot;Saya yakin, SBY sebagai dewan pembina Partai Demokrat, dan pimpinan parpol koalisi yang lain, punya itikad baik untuk menjaga SBY hingga 2014,&quot; tuturnya lagi.Kemudian, terkait menteri-menteri representasi partai koalisi di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang juga akan dievaluasi, tak juga dipermasalahkan PKS. &quot;Jika ada menteri atau pejabat dari PKS yang dikeluarkan, dan itu dilaporkan kepada pimpinan partai karena kinerjanya yang kurang bagus, itu tidak akan masalah,&quot; tegas Nasir.</content:encoded></item></channel></rss>
