<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Malam Ini Bali Gelap Gulita </title><description>Sepanjang malam ini, Pulau Bali dipastikan gelap gulita karena saat  seluruh umat Hindu tengah merayakan Nyepi Tahun Baru Saka 1933, sehingga  semua penerangan atau lampu di tempat umum dan rumahan dilarang untuk  dinyalakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/06/339/431796/malam-ini-bali-gelap-gulita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/03/06/339/431796/malam-ini-bali-gelap-gulita"/><item><title>Malam Ini Bali Gelap Gulita </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/06/339/431796/malam-ini-bali-gelap-gulita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/03/06/339/431796/malam-ini-bali-gelap-gulita</guid><pubDate>Minggu 06 Maret 2011 00:07 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/05/339/431796/QtGNbDGSDK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perayaan Nyepi (Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/05/339/431796/QtGNbDGSDK.jpg</image><title>Perayaan Nyepi (Koran SI)</title></images><description>DENPASAR - Sepanjang malam ini, Pulau Bali dipastikan gelap gulita karena saat seluruh umat Hindu tengah merayakan Nyepi Tahun Baru Saka 1933, sehingga semua penerangan atau lampu di tempat umum dan rumahan dilarang untuk dinyalakan.Sejak pagi hingga siang suasana kota Denpasar dan sekitarnya, berbeda dari hari biasanya. Terlihat lengang tidak ada satupun kendaraan yang melintas. Hanya petugas satuan pengamana desa adat atau pecalang yang terlihat berpatroli di wilayah masing-masing, guna memastikan tidak ada warga yang beraktivitas di luar rumah.&quot;Suasana Nyepi sejak pagi berjalan lancar, tidak ada warga yang ke luar rumah atau ke jalan raya, ya&amp;nbsp; mereka sudah memahami jika hari ini tidak diperbolehkan berpergian,&quot; ujar I Gde Ketut Ardana, salah seorang pecalang Desa Adat Dalung, Kabupaten Badung, dihubungi, Sabtu (5/3/2011).Pada perayaan Nyepi, sejak pagi Kota Denpasar dan sekitarnya, juga terus diselimuti mendung dan gerimis hujan, sehingga warga banyak menghabiskan waktu di rumah dan menjadikan suasana sunyi senyap bak kota mati. &quot;Ya kalau suasana begini, hujan justru malah aman warga di rumah saja, sampai saat ini tidak ada kejadian atau hal-hal buruk lainnya di wilayah kami,&quot; katanya sembari senyum.Dia menjelaskan, di wilahnya malam ini benar-benar gelap tak ada satupun penerangan jalan maupun rumahan yang menyala seperti biasaya. Kondisi seperti itu juga terjadi di wilayah Kuta seperti disampaikan salah seorang warga, Gede Wismara Putra yang menjelaskan, hingga besok pagi, tidak ada warga yang menyalakan lampu, kecuali tempat lain seperti hotel yang telah mendapat dispensasi desa adat setempat.Hal tak jauh beda disampaikan Wayan Winada, kepala lingkungan Banjar Puseh Pengalasan, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Pihaknya telah menindaklanjuti perintah dari pemerintah provinsi agar warga tidak menyalakan lampu. &quot;Untuk yang mendapat dispensasi misalnya memiliki bayi ya kami imbau jangan terlalu mencolok dan seperlunya saja,&quot; katanya.Berdasar pantauan Winada, malam ini di wilayahnya tidak ada warga yang menyalakan lampu di rumah mereka masing-masing.&amp;nbsp; Humas PLN Bali Gde Mastika sebelumnya mengatakan, meski PLN tidak melakukan pemadahan total namun untuk penerangan jalan umum dipastikan dimatikan, demikian juga warga diminta untuk tidak menyalakan lampu di rumah mereka.</description><content:encoded>DENPASAR - Sepanjang malam ini, Pulau Bali dipastikan gelap gulita karena saat seluruh umat Hindu tengah merayakan Nyepi Tahun Baru Saka 1933, sehingga semua penerangan atau lampu di tempat umum dan rumahan dilarang untuk dinyalakan.Sejak pagi hingga siang suasana kota Denpasar dan sekitarnya, berbeda dari hari biasanya. Terlihat lengang tidak ada satupun kendaraan yang melintas. Hanya petugas satuan pengamana desa adat atau pecalang yang terlihat berpatroli di wilayah masing-masing, guna memastikan tidak ada warga yang beraktivitas di luar rumah.&quot;Suasana Nyepi sejak pagi berjalan lancar, tidak ada warga yang ke luar rumah atau ke jalan raya, ya&amp;nbsp; mereka sudah memahami jika hari ini tidak diperbolehkan berpergian,&quot; ujar I Gde Ketut Ardana, salah seorang pecalang Desa Adat Dalung, Kabupaten Badung, dihubungi, Sabtu (5/3/2011).Pada perayaan Nyepi, sejak pagi Kota Denpasar dan sekitarnya, juga terus diselimuti mendung dan gerimis hujan, sehingga warga banyak menghabiskan waktu di rumah dan menjadikan suasana sunyi senyap bak kota mati. &quot;Ya kalau suasana begini, hujan justru malah aman warga di rumah saja, sampai saat ini tidak ada kejadian atau hal-hal buruk lainnya di wilayah kami,&quot; katanya sembari senyum.Dia menjelaskan, di wilahnya malam ini benar-benar gelap tak ada satupun penerangan jalan maupun rumahan yang menyala seperti biasaya. Kondisi seperti itu juga terjadi di wilayah Kuta seperti disampaikan salah seorang warga, Gede Wismara Putra yang menjelaskan, hingga besok pagi, tidak ada warga yang menyalakan lampu, kecuali tempat lain seperti hotel yang telah mendapat dispensasi desa adat setempat.Hal tak jauh beda disampaikan Wayan Winada, kepala lingkungan Banjar Puseh Pengalasan, Desa Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Pihaknya telah menindaklanjuti perintah dari pemerintah provinsi agar warga tidak menyalakan lampu. &quot;Untuk yang mendapat dispensasi misalnya memiliki bayi ya kami imbau jangan terlalu mencolok dan seperlunya saja,&quot; katanya.Berdasar pantauan Winada, malam ini di wilayahnya tidak ada warga yang menyalakan lampu di rumah mereka masing-masing.&amp;nbsp; Humas PLN Bali Gde Mastika sebelumnya mengatakan, meski PLN tidak melakukan pemadahan total namun untuk penerangan jalan umum dipastikan dimatikan, demikian juga warga diminta untuk tidak menyalakan lampu di rumah mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
