<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes Ikhlas Jika SBY Pilih Siti Fadilah Lagi</title><description>Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengaku pasrah jika  nanti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuk kembali Siti  Fadilah Supari untuk menggantikan posisi Menteri Kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/09/339/433018/menkes-ikhlas-jika-sby-pilih-siti-fadilah-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/03/09/339/433018/menkes-ikhlas-jika-sby-pilih-siti-fadilah-lagi"/><item><title>Menkes Ikhlas Jika SBY Pilih Siti Fadilah Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/09/339/433018/menkes-ikhlas-jika-sby-pilih-siti-fadilah-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/03/09/339/433018/menkes-ikhlas-jika-sby-pilih-siti-fadilah-lagi</guid><pubDate>Rabu 09 Maret 2011 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/09/339/433018/jLJgqMka6n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokumentasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/09/339/433018/jLJgqMka6n.jpg</image><title>Dokumentasi Okezone</title></images><description>DENPASAR - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengaku pasrah jika nanti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuk kembali Siti Fadilah Supari untuk menggantikan posisi Menteri Kesehatan.
&amp;nbsp;
Lontaran bernada santai itu disampaikan Endang saat dicegat wartawan, menyikapi isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II yang kian kencang bergulir.
&amp;nbsp;
&quot;Reshuffle itu hak prerogatif Presiden, saya kerja saja seperti biasa, nanti tinggal menunggu keputusan,&quot; ujar alumnus FK UI ini usai membuka 1th Bali International Spa dan Wellness Expo 2012 di Sanur, Denpasar, Rabu (9/3/2011).
&amp;nbsp;
Alumnus Universitas Harvard, Amerika Serikat, ini menambahkan, pemberhentian para menteri sebagai pembantu Presiden itu sepenuhnya diserahkan kepada Presiden.
&amp;nbsp;
Jika isu reshuffle tersebut benar-benar terbukti kemudian dirinya terdepak dari kabinet SBY, Endang mengaku pasrah saja. Demikian juga soal kabar, SBY bakal menunjuk kembali Siti Fadilah sebagai Menkes, Endang juga tidak mau mempersoalkannya
&amp;nbsp;
&quot;Ya tidak apa-apa, kalau ditunjuk kembali berarti beliau dianggap kompeten oleh Presiden, kita ya harus mendukung,&quot; kata mantan Direktur Pusat Penelitian Biomedik dan Farmasi dan Pengembangan Program Kemenkes ini.
&amp;nbsp;
Sebagai rakyat Indonesia, sambung Endang, dirinya sudah seharusnya ikut mendukung dengan apa yang dilakukan pemerintah. &quot;Ya kita harus mendukung dong,&quot; tegas Endang.
&amp;nbsp;
Dengan sedikit berkelakar, bahkan dirinya jika benar-benar dicopot oleh SBY, maka harus tetap bersikap legowo menerima keputusan itu. &quot;Ya tidak apa-apa kalau diganti, cari kerja yang lain kan masih banyak,&quot; sergahnya.</description><content:encoded>DENPASAR - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengaku pasrah jika nanti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuk kembali Siti Fadilah Supari untuk menggantikan posisi Menteri Kesehatan.
&amp;nbsp;
Lontaran bernada santai itu disampaikan Endang saat dicegat wartawan, menyikapi isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II yang kian kencang bergulir.
&amp;nbsp;
&quot;Reshuffle itu hak prerogatif Presiden, saya kerja saja seperti biasa, nanti tinggal menunggu keputusan,&quot; ujar alumnus FK UI ini usai membuka 1th Bali International Spa dan Wellness Expo 2012 di Sanur, Denpasar, Rabu (9/3/2011).
&amp;nbsp;
Alumnus Universitas Harvard, Amerika Serikat, ini menambahkan, pemberhentian para menteri sebagai pembantu Presiden itu sepenuhnya diserahkan kepada Presiden.
&amp;nbsp;
Jika isu reshuffle tersebut benar-benar terbukti kemudian dirinya terdepak dari kabinet SBY, Endang mengaku pasrah saja. Demikian juga soal kabar, SBY bakal menunjuk kembali Siti Fadilah sebagai Menkes, Endang juga tidak mau mempersoalkannya
&amp;nbsp;
&quot;Ya tidak apa-apa, kalau ditunjuk kembali berarti beliau dianggap kompeten oleh Presiden, kita ya harus mendukung,&quot; kata mantan Direktur Pusat Penelitian Biomedik dan Farmasi dan Pengembangan Program Kemenkes ini.
&amp;nbsp;
Sebagai rakyat Indonesia, sambung Endang, dirinya sudah seharusnya ikut mendukung dengan apa yang dilakukan pemerintah. &quot;Ya kita harus mendukung dong,&quot; tegas Endang.
&amp;nbsp;
Dengan sedikit berkelakar, bahkan dirinya jika benar-benar dicopot oleh SBY, maka harus tetap bersikap legowo menerima keputusan itu. &quot;Ya tidak apa-apa kalau diganti, cari kerja yang lain kan masih banyak,&quot; sergahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
