<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Tak Pede Bila Tanpa Golkar</title><description>Satu alasan pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap  mempertahankan Golkar dalam koalisi disebabkan karena pemerintah tak  mempunyai ketidakpercayaan diri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/09/339/433079/pemerintah-tak-pede-bila-tanpa-golkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/03/09/339/433079/pemerintah-tak-pede-bila-tanpa-golkar"/><item><title>Pemerintah Tak Pede Bila Tanpa Golkar</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/09/339/433079/pemerintah-tak-pede-bila-tanpa-golkar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/03/09/339/433079/pemerintah-tak-pede-bila-tanpa-golkar</guid><pubDate>Rabu 09 Maret 2011 15:53 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/09/339/433079/bICD8kJVuk.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/09/339/433079/bICD8kJVuk.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp; Satu alasan pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap mempertahankan Golkar dalam koalisi disebabkan karena pemerintah tak mempunyai ketidakpercayaan diri.&quot;Lagi-lagi pemerintah tidak percaya diri kalau tidak merangkul Golkar, merangkul PKS, atau mempertahankan koalisi,&quot; kata Politisi Golkar Bambang Soesatyo dalam dialog kenegaraan DPD, di Jakarta, Rabu (9/3/2011).Menurutnya, karena tawaran ke PDIP tidak disambut, maka pemerintah kembali ke pacar lama. Hal itu berarti, desakan Partai Demokrat agar Partai Golkar keluar koalisi menjadi angin lalu. &quot;Kalau pertemuan itu tidak menemukan kesepakatan, maka Golkar berada di luar koalisi,&quot; ujar&amp;nbsp; Bambang.Tapi, Bambang mengungkapkan, karena telah terjadi kesepakatan dengan presiden tentang peran dan kedudukan anggota koalisi untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat tanpa pemaksaan kehendak untuk melanggengkan kekuasaan, maka Golkar tetap dalam koalisi. Golkar, lanjut Bambang, tetap akan kritis tehadap pemerintah di parlemen. &quot;Sikap kritis ini dilakukan semata-mata demi kesejahteraan rakyat, ekonomi kuat, demokrasi yang sehat dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp; Satu alasan pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap mempertahankan Golkar dalam koalisi disebabkan karena pemerintah tak mempunyai ketidakpercayaan diri.&quot;Lagi-lagi pemerintah tidak percaya diri kalau tidak merangkul Golkar, merangkul PKS, atau mempertahankan koalisi,&quot; kata Politisi Golkar Bambang Soesatyo dalam dialog kenegaraan DPD, di Jakarta, Rabu (9/3/2011).Menurutnya, karena tawaran ke PDIP tidak disambut, maka pemerintah kembali ke pacar lama. Hal itu berarti, desakan Partai Demokrat agar Partai Golkar keluar koalisi menjadi angin lalu. &quot;Kalau pertemuan itu tidak menemukan kesepakatan, maka Golkar berada di luar koalisi,&quot; ujar&amp;nbsp; Bambang.Tapi, Bambang mengungkapkan, karena telah terjadi kesepakatan dengan presiden tentang peran dan kedudukan anggota koalisi untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat tanpa pemaksaan kehendak untuk melanggengkan kekuasaan, maka Golkar tetap dalam koalisi. Golkar, lanjut Bambang, tetap akan kritis tehadap pemerintah di parlemen. &quot;Sikap kritis ini dilakukan semata-mata demi kesejahteraan rakyat, ekonomi kuat, demokrasi yang sehat dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
