<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bulan di Jakarta Akan Terlihat Besar Malam Ini</title><description>Pemerintah Kota Madya Jakarta Utara menyatakan siap menghadapi  fenomena bulan besar atau super moon yang diperkirakan terjadi  hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/19/338/436604/bulan-di-jakarta-akan-terlihat-besar-malam-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/03/19/338/436604/bulan-di-jakarta-akan-terlihat-besar-malam-ini"/><item><title>Bulan di Jakarta Akan Terlihat Besar Malam Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/19/338/436604/bulan-di-jakarta-akan-terlihat-besar-malam-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/03/19/338/436604/bulan-di-jakarta-akan-terlihat-besar-malam-ini</guid><pubDate>Sabtu 19 Maret 2011 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Isfari Hikmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/19/338/436604/pFiPsDg5AG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">blog.friendster.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/19/338/436604/pFiPsDg5AG.jpg</image><title>blog.friendster.com</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Kota Madya Jakarta Utara menyatakan siap menghadapi fenomena bulan besar atau super moon yang diperkirakan terjadi hari ini.
&amp;nbsp;
Fenomena super moon ini menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) merupakan posisi bulan berada pada jarak terdekatnya dengan bumi.
&amp;nbsp;
Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika LAPAN, Thomas Djamaluddin mengatakan, fenomena ini diperkirakan berlangsung pada Sabtu 19 Maret 2011 sekira pukul 19.10 WIB hingga Minggu 20 Maret pukul 02.10 WIB. Di mana saat posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi, yakni 356.577 kilometer.
&amp;nbsp;
Fenomena ini ditegaskan tidak berdampak pada bencana, namun berdampak makin menguatnya efek pasang surut di bumi. &quot;Terutama pada air laut. Air laut akan makin tinggi dalam kondisi ini,&quot; ungkap  dia. Dengan demikian wilayah Jakarta Utara diperkirakan akan merasakan dampak tersebut.
&amp;nbsp;
Menurut Hadi, warga Kamal Muara, Jakarta Utara, pihaknya sudah mengetahui adanya fenomena ini dari mulut ke mulut. Dia juga menjelaskan belum ada persiapan khusus karena sudah terbiasa dengan banjir rob.  &quot;Kalau tempat pengungaian memang selalu stand by,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono menjelaskan sudah memiliki persiapan khusus. &quot;Kita sudah punya protapnya dalam penanggulangan bencana,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Protap ini bisa ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya sesuai dengan besar kecilnya bencana termasuk dalam penanganan fenomena bulan besar.
&amp;nbsp;
Hingga saat ini tanggul air laut dan tanggul di Jalan RE Martadinata saat ini masih dalam proses perbaikan oleh Ditjen Binamarga Kementrian PU. &quot;Harapan kami segera diselesaikan termasuk peninggian jalan dan pembuatan tanggul,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Pihaknya juga telah berkordinasi Dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan prediksi fenomena alam yang berakibat munculnya bencana. &quot;Mereka akan memberitahukan ke Pemda,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Kota Madya Jakarta Utara menyatakan siap menghadapi fenomena bulan besar atau super moon yang diperkirakan terjadi hari ini.
&amp;nbsp;
Fenomena super moon ini menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) merupakan posisi bulan berada pada jarak terdekatnya dengan bumi.
&amp;nbsp;
Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika LAPAN, Thomas Djamaluddin mengatakan, fenomena ini diperkirakan berlangsung pada Sabtu 19 Maret 2011 sekira pukul 19.10 WIB hingga Minggu 20 Maret pukul 02.10 WIB. Di mana saat posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi, yakni 356.577 kilometer.
&amp;nbsp;
Fenomena ini ditegaskan tidak berdampak pada bencana, namun berdampak makin menguatnya efek pasang surut di bumi. &quot;Terutama pada air laut. Air laut akan makin tinggi dalam kondisi ini,&quot; ungkap  dia. Dengan demikian wilayah Jakarta Utara diperkirakan akan merasakan dampak tersebut.
&amp;nbsp;
Menurut Hadi, warga Kamal Muara, Jakarta Utara, pihaknya sudah mengetahui adanya fenomena ini dari mulut ke mulut. Dia juga menjelaskan belum ada persiapan khusus karena sudah terbiasa dengan banjir rob.  &quot;Kalau tempat pengungaian memang selalu stand by,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono menjelaskan sudah memiliki persiapan khusus. &quot;Kita sudah punya protapnya dalam penanggulangan bencana,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Protap ini bisa ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya sesuai dengan besar kecilnya bencana termasuk dalam penanganan fenomena bulan besar.
&amp;nbsp;
Hingga saat ini tanggul air laut dan tanggul di Jalan RE Martadinata saat ini masih dalam proses perbaikan oleh Ditjen Binamarga Kementrian PU. &quot;Harapan kami segera diselesaikan termasuk peninggian jalan dan pembuatan tanggul,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Pihaknya juga telah berkordinasi Dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan prediksi fenomena alam yang berakibat munculnya bencana. &quot;Mereka akan memberitahukan ke Pemda,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
