<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baasyir: Saya Tak Kenal Umar Patek</title><description>Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), KH Abu Bakar Baasyir, mengaku  tidak mengenal dengan teroris Umar Patek yang tertangkap di Pakistan.  Hal tersebut disampaikan asisten pribadi Baasyir, Hasyim.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/30/337/440461/baasyir-saya-tak-kenal-umar-patek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/03/30/337/440461/baasyir-saya-tak-kenal-umar-patek"/><item><title>Baasyir: Saya Tak Kenal Umar Patek</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/03/30/337/440461/baasyir-saya-tak-kenal-umar-patek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/03/30/337/440461/baasyir-saya-tak-kenal-umar-patek</guid><pubDate>Rabu 30 Maret 2011 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/03/30/337/440461/6CkCxKePev.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ptdi.info</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/03/30/337/440461/6CkCxKePev.jpg</image><title>ptdi.info</title></images><description>JAKARTA - Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), KH Abu Bakar Baasyir, mengaku tidak mengenal dengan teroris Umar Patek yang tertangkap di Pakistan. Hal tersebut disampaikan asisten pribadi Baasyir, Hasyim.
&amp;nbsp;
&quot;Saya tidak kenal Umar Patek. Mungkin dia kenal saya tapi saya tidak kenal Umar,&quot; ujar Hasyim menirukan ucapan Baasyir di Mabes Polri, Rabu (30/3/2011).
&amp;nbsp;
Lanjut Hasyim, Baasyir yang dikenal sebagai pengasuh Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Solo, memang memiliki banyak murid, salah satu yang dikenalnya adalah Ali Ghufron alias Muklas tersangka Bom Bali I yang sudah dieksekusi mati.
&amp;nbsp;
Muklas yang merupakan seorang hafiz (penghafal Quran) itu diakui Baasyir memang murid yang berguru langsung di Ngruki.
&amp;nbsp;
&quot;Secara personal sangat kenal dekat, tapi dengan Umar (Umar Patek) tidak kenal,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, Umar Patek buron teroris yang paling dicari di Indonesia terkait kasus pengeboman di Bali dikabarkan tertangkap di Paskistan.
&amp;nbsp;
Umar Patek adalah salah satu tersangka utama dalam insiden bom Bali tahun 2002 yang menewaskan 202 orang dalam sebuah serangan maut terhadap Sari Club dan Paddy's Bar, Kuta, Bali.
&amp;nbsp;
Dikutip dari news.com.au, Rabu (30/3/2011), sumber pejabat keamanan di Indonesia dan intelijen Filipina yang minta tidak disebutkan namanya menyebutkan, Umar Patek sudah ditahan di Pakistan sejak 2 Maret lalu.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), KH Abu Bakar Baasyir, mengaku tidak mengenal dengan teroris Umar Patek yang tertangkap di Pakistan. Hal tersebut disampaikan asisten pribadi Baasyir, Hasyim.
&amp;nbsp;
&quot;Saya tidak kenal Umar Patek. Mungkin dia kenal saya tapi saya tidak kenal Umar,&quot; ujar Hasyim menirukan ucapan Baasyir di Mabes Polri, Rabu (30/3/2011).
&amp;nbsp;
Lanjut Hasyim, Baasyir yang dikenal sebagai pengasuh Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Solo, memang memiliki banyak murid, salah satu yang dikenalnya adalah Ali Ghufron alias Muklas tersangka Bom Bali I yang sudah dieksekusi mati.
&amp;nbsp;
Muklas yang merupakan seorang hafiz (penghafal Quran) itu diakui Baasyir memang murid yang berguru langsung di Ngruki.
&amp;nbsp;
&quot;Secara personal sangat kenal dekat, tapi dengan Umar (Umar Patek) tidak kenal,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebagaimana diketahui, Umar Patek buron teroris yang paling dicari di Indonesia terkait kasus pengeboman di Bali dikabarkan tertangkap di Paskistan.
&amp;nbsp;
Umar Patek adalah salah satu tersangka utama dalam insiden bom Bali tahun 2002 yang menewaskan 202 orang dalam sebuah serangan maut terhadap Sari Club dan Paddy's Bar, Kuta, Bali.
&amp;nbsp;
Dikutip dari news.com.au, Rabu (30/3/2011), sumber pejabat keamanan di Indonesia dan intelijen Filipina yang minta tidak disebutkan namanya menyebutkan, Umar Patek sudah ditahan di Pakistan sejak 2 Maret lalu.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
