<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Potongan Kaki Wanita Ditemukan di Tepi Sungai</title><description>Sepotong kaki manusia ditemukan warga di Pasuruan, Jawa Timur. Diduga kuat korban dibunuh dengan cara dimutilasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/01/340/441153/potongan-kaki-wanita-ditemukan-di-tepi-sungai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/04/01/340/441153/potongan-kaki-wanita-ditemukan-di-tepi-sungai"/><item><title>Potongan Kaki Wanita Ditemukan di Tepi Sungai</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/01/340/441153/potongan-kaki-wanita-ditemukan-di-tepi-sungai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/04/01/340/441153/potongan-kaki-wanita-ditemukan-di-tepi-sungai</guid><pubDate>Jum'at 01 April 2011 08:26 WIB</pubDate><dc:creator>Jaka Samudra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/04/01/340/441153/g8vWoN90Br.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/04/01/340/441153/g8vWoN90Br.jpg</image><title>Ilustrasi (okezone)</title></images><description>PASURUAN - Sepotong kaki manusia ditemukan warga di Pasuruan, Jawa Timur. Diduga kuat korban dibunuh dengan cara dimutilasi.Potongan kaki ditemukan warga di tepi sungai atau 10 meter dari Air Terjun Coban Waru, Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Kamis (31/3/2011) malam.Warga curiga karena mencium bau tidak sedap saat pergi ke sungai. Setelah dicari, ternyata sebuah kaki manusia. Warga langsung melaporkan kejadian ini ke aparat polisi setempat.Saat dilakukan olah TKP dan penyisiran, polisi tidak menemukan potongan tubuh lainnya. Polisi masih berupaya mencari organ tubuh lainnya untuk bisa mengungkap identitas korban.Kanit Reskrim Polsek Tutur Aipda Wahyudi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, kaki tersebut diperkirakan sebelah kiri. Sementara usia korban diperkirakan 25 tahun dengan jenis kelamin perempuan.Diduga kuat potongan kaki ini hasil pembunuhan mutilasi. Pelaku sengaja memotong-motorng tubuh korban dan dibuang secara terpisah untuk menghilangkan jejak.Wahyudi menambahkan, pembunuhan diperkirakan dilakukan 2 hari lalu karena selain baunya sudah tak sedap, bagian kulit kaki sudah menyusut.Potongan kaki langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Sudarsono Pasuruan guna kelengkapan penyelidikan lebih lanjut.Polisi juga meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk mengecek ke RSUD dr Sudarsono.</description><content:encoded>PASURUAN - Sepotong kaki manusia ditemukan warga di Pasuruan, Jawa Timur. Diduga kuat korban dibunuh dengan cara dimutilasi.Potongan kaki ditemukan warga di tepi sungai atau 10 meter dari Air Terjun Coban Waru, Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Kamis (31/3/2011) malam.Warga curiga karena mencium bau tidak sedap saat pergi ke sungai. Setelah dicari, ternyata sebuah kaki manusia. Warga langsung melaporkan kejadian ini ke aparat polisi setempat.Saat dilakukan olah TKP dan penyisiran, polisi tidak menemukan potongan tubuh lainnya. Polisi masih berupaya mencari organ tubuh lainnya untuk bisa mengungkap identitas korban.Kanit Reskrim Polsek Tutur Aipda Wahyudi mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, kaki tersebut diperkirakan sebelah kiri. Sementara usia korban diperkirakan 25 tahun dengan jenis kelamin perempuan.Diduga kuat potongan kaki ini hasil pembunuhan mutilasi. Pelaku sengaja memotong-motorng tubuh korban dan dibuang secara terpisah untuk menghilangkan jejak.Wahyudi menambahkan, pembunuhan diperkirakan dilakukan 2 hari lalu karena selain baunya sudah tak sedap, bagian kulit kaki sudah menyusut.Potongan kaki langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Sudarsono Pasuruan guna kelengkapan penyelidikan lebih lanjut.Polisi juga meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk mengecek ke RSUD dr Sudarsono.</content:encoded></item></channel></rss>
