<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Galon Air Mineral Selamatkan Pengungsi Banjir Medan</title><description>Banjir yang melanda Kota Medan, Sumatera Utara, sejak dini hari tadi,  mengakibatkan ratusan rumah warga terendam air hingga 2 meter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/01/340/441216/galon-air-mineral-selamatkan-pengungsi-banjir-medan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/04/01/340/441216/galon-air-mineral-selamatkan-pengungsi-banjir-medan"/><item><title>Galon Air Mineral Selamatkan Pengungsi Banjir Medan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/01/340/441216/galon-air-mineral-selamatkan-pengungsi-banjir-medan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/04/01/340/441216/galon-air-mineral-selamatkan-pengungsi-banjir-medan</guid><pubDate>Jum'at 01 April 2011 10:59 WIB</pubDate><dc:creator>Yasir Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/04/01/340/441216/LbcHLy2V4Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi banjir (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/04/01/340/441216/LbcHLy2V4Y.jpg</image><title>Ilustrasi banjir (Foto: Koran SI)</title></images><description>MEDAN- Banjir yang melanda Kota Medan, Sumatera Utara, sejak dini hari tadi, mengakibatkan ratusan rumah warga terendam air hingga 2 meter.Tim SAR, hingga Jumat (1/4/2011) siang, masih berupaya mengevakuasi warga yang terjebak di rumah mereka. Hujan masih terus turun dan diperkirakan air masih akan meninggi.Seperti terlihat di Kawasan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, warga panik karena tidak menyangka air begitu cepat meninggi, mereka berusaha menyelamatkan barang-barang.Warga yang tinggal di pinggir Sungai Babura hanya bisa bertahan di atap-atap rumah sambil menunggu giliran diselamatkan Tim SAR.Sempat terjadi insiden di mana seorang warga nyaris tenggelam karena tidak bisa berenang. Beruntung, warga yang melihat langsung memberikan pertolongan dengan galon besar.Warga yang terlihat insiden ini sempat emosi dan mencaci maki Tim SAR yang menurut mereka tidak profesional saat bertugas.Sementara itu, sebagian warga hanya pasrah melihat harta berharga mereka perlahan tenggelam bahkan terbawa arus banjir. Di dalam beberapa rumah warga juga masih tampak sepeda motor dan barang elektronik.Menurut Belvin Sitepu, seorang warga yang tinggal di pinggir Sungai Babura, banjir kali ini merupakan yang terbesar sepanjag tahun, meski setiap tahunnya kampungnya kerap dilanda banjir.&amp;ldquo;Ini yang paling parah tahun ini, besar sekali,&amp;rdquo; ungkap Belvin.</description><content:encoded>MEDAN- Banjir yang melanda Kota Medan, Sumatera Utara, sejak dini hari tadi, mengakibatkan ratusan rumah warga terendam air hingga 2 meter.Tim SAR, hingga Jumat (1/4/2011) siang, masih berupaya mengevakuasi warga yang terjebak di rumah mereka. Hujan masih terus turun dan diperkirakan air masih akan meninggi.Seperti terlihat di Kawasan Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, warga panik karena tidak menyangka air begitu cepat meninggi, mereka berusaha menyelamatkan barang-barang.Warga yang tinggal di pinggir Sungai Babura hanya bisa bertahan di atap-atap rumah sambil menunggu giliran diselamatkan Tim SAR.Sempat terjadi insiden di mana seorang warga nyaris tenggelam karena tidak bisa berenang. Beruntung, warga yang melihat langsung memberikan pertolongan dengan galon besar.Warga yang terlihat insiden ini sempat emosi dan mencaci maki Tim SAR yang menurut mereka tidak profesional saat bertugas.Sementara itu, sebagian warga hanya pasrah melihat harta berharga mereka perlahan tenggelam bahkan terbawa arus banjir. Di dalam beberapa rumah warga juga masih tampak sepeda motor dan barang elektronik.Menurut Belvin Sitepu, seorang warga yang tinggal di pinggir Sungai Babura, banjir kali ini merupakan yang terbesar sepanjag tahun, meski setiap tahunnya kampungnya kerap dilanda banjir.&amp;ldquo;Ini yang paling parah tahun ini, besar sekali,&amp;rdquo; ungkap Belvin.</content:encoded></item></channel></rss>
