<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dihajar Pelatih, Pendekar Silat Tewas Terkapar</title><description>Gara-gara dihajar oleh sang pelatih, Isak Dapalawi (18), warga Gubeng,  Klingsingan, akhirnya&amp;nbsp; tewas. Dia tewas setelah dihukum oleh sang  pelatih gara-gara tiga kali tidak mengikuti latihan silat yang digelar  di Lapangan Hoki Jalan Dharmawangsa, Surabaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/07/340/443308/dihajar-pelatih-pendekar-silat-tewas-terkapar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/04/07/340/443308/dihajar-pelatih-pendekar-silat-tewas-terkapar"/><item><title>Dihajar Pelatih, Pendekar Silat Tewas Terkapar</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/07/340/443308/dihajar-pelatih-pendekar-silat-tewas-terkapar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/04/07/340/443308/dihajar-pelatih-pendekar-silat-tewas-terkapar</guid><pubDate>Kamis 07 April 2011 01:03 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/04/07/340/443308/1YajFTF0ye.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/04/07/340/443308/1YajFTF0ye.jpg</image><title>Ilustrasi (Ist)</title></images><description>SURABAYA - Gara-gara dihajar oleh sang pelatih, Isak Dapalawi (18), warga Gubeng, Klingsingan, akhirnya&amp;nbsp; tewas. Dia tewas setelah dihukum oleh sang pelatih gara-gara tiga kali tidak mengikuti latihan silat yang digelar di Lapangan Hoki Jalan Dharmawangsa, Surabaya. Dari hasil autopsi tim dokter, korban mengalami luka patah di bagian leher. Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dibalik tewasnya sang pendekar itu. &quot;Kami masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk pelatihnya dan belum ada penetapan tersangka,&quot; kata Kapolsek Gubeng, Kompol Gusti Agung Dana, Rabu (6/4/2011).Dia menjelaskan, peristiwa itu bermula pada Selasa (5/4/2011). Saat itu, korban menjalani latihan rutin pencak silat di tempat tersebut. Korban mendapat&amp;nbsp; hukuman fisik karena sudah tiga kali tidak hadir dalam latihan. Usai menjalani hukuman itulah korban lemas dan tak sadarkan diri. Bahkan korban menghembuskan napas terakhirnya ketika perjalanan menuju rumah sakit. Diduga putra pasangan Melkyanus Dapalawi dan Yuliana ini dihajar saat menjalani hukuman.Pihak Polsek Gubeng sudah mengamankan tiga guru silat Perguruan Silat Setia Hati (SH). Mereka adalah RS (20), RJ (24) dan HTS (23) ketiganya warga Gubeng. Selain itu, sejumlah siswa pencak silat juga sudah dimintai keterangan terkait tragedi tersebut. &quot;Kami masih melakukan pemeriksaan siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka atas tewasnya Isak itu,&quot; katanya.</description><content:encoded>SURABAYA - Gara-gara dihajar oleh sang pelatih, Isak Dapalawi (18), warga Gubeng, Klingsingan, akhirnya&amp;nbsp; tewas. Dia tewas setelah dihukum oleh sang pelatih gara-gara tiga kali tidak mengikuti latihan silat yang digelar di Lapangan Hoki Jalan Dharmawangsa, Surabaya. Dari hasil autopsi tim dokter, korban mengalami luka patah di bagian leher. Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dibalik tewasnya sang pendekar itu. &quot;Kami masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi termasuk pelatihnya dan belum ada penetapan tersangka,&quot; kata Kapolsek Gubeng, Kompol Gusti Agung Dana, Rabu (6/4/2011).Dia menjelaskan, peristiwa itu bermula pada Selasa (5/4/2011). Saat itu, korban menjalani latihan rutin pencak silat di tempat tersebut. Korban mendapat&amp;nbsp; hukuman fisik karena sudah tiga kali tidak hadir dalam latihan. Usai menjalani hukuman itulah korban lemas dan tak sadarkan diri. Bahkan korban menghembuskan napas terakhirnya ketika perjalanan menuju rumah sakit. Diduga putra pasangan Melkyanus Dapalawi dan Yuliana ini dihajar saat menjalani hukuman.Pihak Polsek Gubeng sudah mengamankan tiga guru silat Perguruan Silat Setia Hati (SH). Mereka adalah RS (20), RJ (24) dan HTS (23) ketiganya warga Gubeng. Selain itu, sejumlah siswa pencak silat juga sudah dimintai keterangan terkait tragedi tersebut. &quot;Kami masih melakukan pemeriksaan siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka atas tewasnya Isak itu,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
