<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKB Berharap Reward &amp; Punishment Koalisi Berjalan</title><description>Marwan berharap ke depan parpol koalisi menaati kontrak baru. Upaya manuver politik, kata dia, harus dihilangkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/18/339/447454/pkb-berharap-reward-punishment-koalisi-berjalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/04/18/339/447454/pkb-berharap-reward-punishment-koalisi-berjalan"/><item><title>PKB Berharap Reward &amp; Punishment Koalisi Berjalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/18/339/447454/pkb-berharap-reward-punishment-koalisi-berjalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/04/18/339/447454/pkb-berharap-reward-punishment-koalisi-berjalan</guid><pubDate>Senin 18 April 2011 18:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/04/18/339/447454/SgV8II3Qni.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marwan (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/04/18/339/447454/SgV8II3Qni.jpg</image><title>Marwan (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap aturan reward and punishment
dalam koalisi bisa diterapkan dalam kontrak baru yang sudah disepakati.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tidak kecewa jika partai-partai nakal selama ini tidak mendapatkan punishment karena dalam kontrak baru telah disepakati hal-hal yang menyangkut reward and punishment adalah otoritas penuh presiden. Tapi kami berharap aturan yang baru bisa berjalan,&quot; kata Ketua DPP PKB Marwan Ja&amp;rsquo;far saat dihubungi wartawan, Senin (18/4/2011).
&amp;nbsp;
Marwan berharap ke depan parpol koalisi menaati kontrak baru. Upaya manuver politik, kata dia, harus dihilangkan. &quot;Kalau masih ada yang nakal, itu juga menjadi urusan ketua koalisi,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Ketua Fraksi PKB ini menambahkan, setgab ke depan akan lebih intens melakukan pertemuan membahas isu yang tengah mengemuka. Diharapkan pembahasan di internal koalisi bisa menemukan titik temu kesepakatan agar kebijakan pemerintah tetap berjalan tentunya dengan pengawasan berimbang dari parlemen.
&amp;nbsp;
&quot;Kalaupun akan diputuskan dalam rapat Setgab maka tentunya keputusan yang keluar sesuai dengan kebijakan pemerintah yang kita dukung,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap aturan reward and punishment
dalam koalisi bisa diterapkan dalam kontrak baru yang sudah disepakati.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami tidak kecewa jika partai-partai nakal selama ini tidak mendapatkan punishment karena dalam kontrak baru telah disepakati hal-hal yang menyangkut reward and punishment adalah otoritas penuh presiden. Tapi kami berharap aturan yang baru bisa berjalan,&quot; kata Ketua DPP PKB Marwan Ja&amp;rsquo;far saat dihubungi wartawan, Senin (18/4/2011).
&amp;nbsp;
Marwan berharap ke depan parpol koalisi menaati kontrak baru. Upaya manuver politik, kata dia, harus dihilangkan. &quot;Kalau masih ada yang nakal, itu juga menjadi urusan ketua koalisi,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Ketua Fraksi PKB ini menambahkan, setgab ke depan akan lebih intens melakukan pertemuan membahas isu yang tengah mengemuka. Diharapkan pembahasan di internal koalisi bisa menemukan titik temu kesepakatan agar kebijakan pemerintah tetap berjalan tentunya dengan pengawasan berimbang dari parlemen.
&amp;nbsp;
&quot;Kalaupun akan diputuskan dalam rapat Setgab maka tentunya keputusan yang keluar sesuai dengan kebijakan pemerintah yang kita dukung,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
