<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aktor Herman Failani Mangkir Lagi</title><description>Aktor era 1980-an, Herman Failani yang menjadi tersangka kasus dugaan  korupsi filler iklan layanan masyarakat di Pemda DKI mangkir dari  pemeriksaan KPK.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/18/339/447485/aktor-herman-failani-mangkir-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/04/18/339/447485/aktor-herman-failani-mangkir-lagi"/><item><title>Aktor Herman Failani Mangkir Lagi</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/18/339/447485/aktor-herman-failani-mangkir-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/04/18/339/447485/aktor-herman-failani-mangkir-lagi</guid><pubDate>Senin 18 April 2011 19:13 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/04/18/339/447485/2JiezqwNus.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Johan Budi (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/04/18/339/447485/2JiezqwNus.jpg</image><title>Johan Budi (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Aktor era 1980-an, Herman Failani yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi filler iklan layanan masyarakat di Pemda DKI mangkir dari pemeriksaan KPK. Padahal tim penyidik KPK telah menjadwalkan pemeriksaan yang kedua kalinya.&quot;Herman Felani tidak hadir, belum ada konfirmasi,&quot; kata Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi, Senin (18/4/2011).Herman tidak memberikan alasanya tidak menghadiri pemanggilan KPK. KPK pun berencana akan kembali memanggil Herman.Sebelumnya diberitakan, Herman telah memberikan sejumlah uang ke pejabat Pemda DKI untuk meloloskan proyek iklan yang didanai APBD DKI tahun 2006-2007.Herman disebut telah bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum dengan dimenangkannya PT Raditya Putra Bahtera dan PT Sandi Perkasa sebagai rekanan Pemda DKI dalam pembuatan filler iklan tahun 2006 dan 2007.KPK dalam kasus ini telah menetapkan mantan kepala Biro Hukum DKI Jakarta, Journal Effendy Siahaan (JES) sebagai tersangka. JES diduga telah meminta fee sebesar 10 persen dari total anggaran Rp5,6 miliar dari APBD tahun 2006/2007 untuk membiayai proyek iklan. Kerugian negara terkait kasus ini diperkirakan mencapai Rp3,9 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Aktor era 1980-an, Herman Failani yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi filler iklan layanan masyarakat di Pemda DKI mangkir dari pemeriksaan KPK. Padahal tim penyidik KPK telah menjadwalkan pemeriksaan yang kedua kalinya.&quot;Herman Felani tidak hadir, belum ada konfirmasi,&quot; kata Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi, Senin (18/4/2011).Herman tidak memberikan alasanya tidak menghadiri pemanggilan KPK. KPK pun berencana akan kembali memanggil Herman.Sebelumnya diberitakan, Herman telah memberikan sejumlah uang ke pejabat Pemda DKI untuk meloloskan proyek iklan yang didanai APBD DKI tahun 2006-2007.Herman disebut telah bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum dengan dimenangkannya PT Raditya Putra Bahtera dan PT Sandi Perkasa sebagai rekanan Pemda DKI dalam pembuatan filler iklan tahun 2006 dan 2007.KPK dalam kasus ini telah menetapkan mantan kepala Biro Hukum DKI Jakarta, Journal Effendy Siahaan (JES) sebagai tersangka. JES diduga telah meminta fee sebesar 10 persen dari total anggaran Rp5,6 miliar dari APBD tahun 2006/2007 untuk membiayai proyek iklan. Kerugian negara terkait kasus ini diperkirakan mencapai Rp3,9 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
