<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Teror Bom dan Kriminalitas Hantui Warga Ibukota</title><description>Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, prihatin atas kondisi keamanan masyarakat akhir-akhir ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/21/337/448616/teror-bom-dan-kriminalitas-hantui-warga-ibukota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/04/21/337/448616/teror-bom-dan-kriminalitas-hantui-warga-ibukota"/><item><title>Teror Bom dan Kriminalitas Hantui Warga Ibukota</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/21/337/448616/teror-bom-dan-kriminalitas-hantui-warga-ibukota</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/04/21/337/448616/teror-bom-dan-kriminalitas-hantui-warga-ibukota</guid><pubDate>Kamis 21 April 2011 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Insaf Albert Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/04/21/337/448616/xM6HoxMEAH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Agung Manunggal/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/04/21/337/448616/xM6HoxMEAH.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Agung Manunggal/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, prihatin atas kondisi keamanan masyarakat akhir-akhir ini. Terutama dengan munculnya kembali kasus terorisme, teror bom, hingga penganiayaan di tempat-tempat umum.
&amp;nbsp;
Dia berharap polisi segera bertindak penuh agar masyarakat tak dilanda rasa takut berlebihan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang sekarang masyarakat kan posisinya agak sensitif. Kita harapkan dukungan penuh dari polisi. Jangan sampai masalah kekhawatiran, teror-teror itu menjadi rasa ketakutan yang berlebihan,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (21/4/2011).
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, jelang perayaan Jumat Agung, polisi menemukan paket diduga bom di Gereja Christ Cathedral di Jalan Gading Serpong, Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, hari ini. Sementara kemarin terjadi pembunuhan terhadap seorang pekerja di Plaza Indonesia di Jembatan Penyeberangan Orang Tosari, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Soal penganiayaan di fasilitas umum, saya imbau kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaannya. Tak hanya terorisme, tapi juga kriminalitas. Harus segera dicover dan diantisipasi,&amp;rdquo; kata Taufik.
&amp;nbsp;
Secara konkrit Taufik menyarankan polisi memasang kamera pengawas (CCTV) di tempat-tempat yang dinilai rawan sehingga meningkatkan rasa aman masyarakat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita minta agar ada pemasangan CCTV di fasilitas publik, lampu-lampu jalan harus makin terang. Juga meningkatkan program Babinkamtibmas. Jangan hanya Traffic Management Center aja yang dikasih CCTV,&amp;rdquo; demikian Taufik.
&amp;nbsp;
Pekan lalu, keprihatinan atas kondisi keamanan nasional juga disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia mengatakan keamanan Indonesia sudah masuk tahap peringatan atau warning dengan tiga kecenderungan yaitu aksi terorisme, adanya radikalisasi dan konflik horisontal masyarakat.
&amp;nbsp;
Presiden mewanti-wanti seluruh aparat TNI dan Polri agar segera bertindak dan tidak membiarkan masyarakat mencari aman dengan cara mereka sendiri-sendiri.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, prihatin atas kondisi keamanan masyarakat akhir-akhir ini. Terutama dengan munculnya kembali kasus terorisme, teror bom, hingga penganiayaan di tempat-tempat umum.
&amp;nbsp;
Dia berharap polisi segera bertindak penuh agar masyarakat tak dilanda rasa takut berlebihan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Memang sekarang masyarakat kan posisinya agak sensitif. Kita harapkan dukungan penuh dari polisi. Jangan sampai masalah kekhawatiran, teror-teror itu menjadi rasa ketakutan yang berlebihan,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (21/4/2011).
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan, jelang perayaan Jumat Agung, polisi menemukan paket diduga bom di Gereja Christ Cathedral di Jalan Gading Serpong, Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, hari ini. Sementara kemarin terjadi pembunuhan terhadap seorang pekerja di Plaza Indonesia di Jembatan Penyeberangan Orang Tosari, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Soal penganiayaan di fasilitas umum, saya imbau kepolisian untuk meningkatkan kewaspadaannya. Tak hanya terorisme, tapi juga kriminalitas. Harus segera dicover dan diantisipasi,&amp;rdquo; kata Taufik.
&amp;nbsp;
Secara konkrit Taufik menyarankan polisi memasang kamera pengawas (CCTV) di tempat-tempat yang dinilai rawan sehingga meningkatkan rasa aman masyarakat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kita minta agar ada pemasangan CCTV di fasilitas publik, lampu-lampu jalan harus makin terang. Juga meningkatkan program Babinkamtibmas. Jangan hanya Traffic Management Center aja yang dikasih CCTV,&amp;rdquo; demikian Taufik.
&amp;nbsp;
Pekan lalu, keprihatinan atas kondisi keamanan nasional juga disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia mengatakan keamanan Indonesia sudah masuk tahap peringatan atau warning dengan tiga kecenderungan yaitu aksi terorisme, adanya radikalisasi dan konflik horisontal masyarakat.
&amp;nbsp;
Presiden mewanti-wanti seluruh aparat TNI dan Polri agar segera bertindak dan tidak membiarkan masyarakat mencari aman dengan cara mereka sendiri-sendiri.</content:encoded></item></channel></rss>
