<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Metro Petakan Wilayah Rawan Gerakan NII</title><description>Sampai saat ini kepolisian masih belum tahu apa modus di balik aksi  penculikan dan pencucian otak yang marak terjadi akhir-akhir ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/27/338/450579/polda-metro-petakan-wilayah-rawan-gerakan-nii</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/04/27/338/450579/polda-metro-petakan-wilayah-rawan-gerakan-nii"/><item><title>Polda Metro Petakan Wilayah Rawan Gerakan NII</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/04/27/338/450579/polda-metro-petakan-wilayah-rawan-gerakan-nii</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/04/27/338/450579/polda-metro-petakan-wilayah-rawan-gerakan-nii</guid><pubDate>Rabu 27 April 2011 15:43 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/04/27/338/450579/6bgMi6pzoI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ILustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/04/27/338/450579/6bgMi6pzoI.jpg</image><title>ILustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Gerakan Negara Islam Indonesia (NII) hingga kini masih hidup, bahkan semakin giat memobilisasi dan merekrut kader. Agar jumlah korban tidak terus bertambah, kepolisian melakukan pemetaan daerah-daerah rawan aksi NII.&quot;Kami sudah mapping saja di Klender, Tangerang, dan Bekasi. Intel hanya pantau di lapangan,&amp;rdquo; ujar Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sujarno, Rabu (27/4/2011)NII, sambung dia, melakukan aktivitas organisasi dan rekruitmen secara berkala. &quot;NII bergerak di rumah biasa, tidak menggunakan sarana ibadah untuk melakukan perekrutan,&quot; ucap Sujarno.Sampai saat ini kepolisian masih belum tahu apa modus di balik aksi penculikan dan pencucian otak yang marak terjadi akhir-akhir ini. Dalam kaitan ini kepolisian meminta agar masyarakat melapor apabila menjadi korban atau mengetahui pergerakan NII.&quot;Kami belum tahu hasilnya, penipuan apa bukan. Kami tanpa ada laporan dari masyarakat tidak bisa bekerja maksimal,&amp;rdquo; ujar Sumarno.Isu gerakan NII pernah santer terdengar pada 1991 lalu. Sayangnya, isu tersebut tenggelam dan nyaris tidak terdengar lagi sepak terjangnya dan berganti isu teroris.(ful)</description><content:encoded>JAKARTA - Gerakan Negara Islam Indonesia (NII) hingga kini masih hidup, bahkan semakin giat memobilisasi dan merekrut kader. Agar jumlah korban tidak terus bertambah, kepolisian melakukan pemetaan daerah-daerah rawan aksi NII.&quot;Kami sudah mapping saja di Klender, Tangerang, dan Bekasi. Intel hanya pantau di lapangan,&amp;rdquo; ujar Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sujarno, Rabu (27/4/2011)NII, sambung dia, melakukan aktivitas organisasi dan rekruitmen secara berkala. &quot;NII bergerak di rumah biasa, tidak menggunakan sarana ibadah untuk melakukan perekrutan,&quot; ucap Sujarno.Sampai saat ini kepolisian masih belum tahu apa modus di balik aksi penculikan dan pencucian otak yang marak terjadi akhir-akhir ini. Dalam kaitan ini kepolisian meminta agar masyarakat melapor apabila menjadi korban atau mengetahui pergerakan NII.&quot;Kami belum tahu hasilnya, penipuan apa bukan. Kami tanpa ada laporan dari masyarakat tidak bisa bekerja maksimal,&amp;rdquo; ujar Sumarno.Isu gerakan NII pernah santer terdengar pada 1991 lalu. Sayangnya, isu tersebut tenggelam dan nyaris tidak terdengar lagi sepak terjangnya dan berganti isu teroris.(ful)</content:encoded></item></channel></rss>
