<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ulil: Pemerintah Belum Berhasil Cegah Terorisme</title><description>Ketua Divisi Pengembangan Strategi DPP Partai Demokrat, Ulil Abshor  menilai pemerintah belum berhasil melakukan pencegahan tindak terorisme  dalam bentuk deradikalisasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/01/337/451964/ulil-pemerintah-belum-berhasil-cegah-terorisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/01/337/451964/ulil-pemerintah-belum-berhasil-cegah-terorisme"/><item><title>Ulil: Pemerintah Belum Berhasil Cegah Terorisme</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/01/337/451964/ulil-pemerintah-belum-berhasil-cegah-terorisme</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/01/337/451964/ulil-pemerintah-belum-berhasil-cegah-terorisme</guid><pubDate>Minggu 01 Mei 2011 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/01/337/451964/YVEykqFdyR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ulil Abshar Abdalla (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/01/337/451964/YVEykqFdyR.jpg</image><title>Ulil Abshar Abdalla (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Divisi Pengembangan Strategi DPP Partai Demokrat, Ulil Abshor menilai pemerintah belum berhasil melakukan pencegahan tindak terorisme dalam bentuk deradikalisasi. Namun, pemerintah sudah berhasil mengatasi tindakan terorisme.&quot;Terus terang pemerintah baru berhasil mengatasi terorisme, tapi belum berhasil mencegah tindak terorisme dalam bentuk deradikalisasi,&quot; katanya usai diskusi tentang Terorisme dan Deradikalisasi di Jakarta, Minggu (1/5/2011).Mantan Ketua Jaringan Islam Liberal (JIL) itu menambahkan belum melihat tindakan konkrit dari pemerintah mencegah aksi terorisme. Oleh karena itu dia mendorong pemerintah untuk merangkul organisasi yang mendukung pluralisme dan mengembangkan paham tidak membenarkan aksi kekerasan.&amp;ldquo;Saya belum lihat ada usaha yang kongkrit, yang keliatan sekali, yang publik bsia merasakan. Pemerintah harus kembangkan paham keagamaan tidak radikal tidak benarkan kekerasan, bukan bahasa kebencian tapi dialog, bahasa yang merangkul dianggap berbeda dan tidak memusuhi,&quot; tambahnya.Tokoh agama dan masyarakat pun harus berperan memberikan pemahaman menghargai perbedaan. &quot;Program itu tidak berhasil kalau tidak didukung masyarakat sipil, tokoh agama atau lembaga yang lebih luas,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Divisi Pengembangan Strategi DPP Partai Demokrat, Ulil Abshor menilai pemerintah belum berhasil melakukan pencegahan tindak terorisme dalam bentuk deradikalisasi. Namun, pemerintah sudah berhasil mengatasi tindakan terorisme.&quot;Terus terang pemerintah baru berhasil mengatasi terorisme, tapi belum berhasil mencegah tindak terorisme dalam bentuk deradikalisasi,&quot; katanya usai diskusi tentang Terorisme dan Deradikalisasi di Jakarta, Minggu (1/5/2011).Mantan Ketua Jaringan Islam Liberal (JIL) itu menambahkan belum melihat tindakan konkrit dari pemerintah mencegah aksi terorisme. Oleh karena itu dia mendorong pemerintah untuk merangkul organisasi yang mendukung pluralisme dan mengembangkan paham tidak membenarkan aksi kekerasan.&amp;ldquo;Saya belum lihat ada usaha yang kongkrit, yang keliatan sekali, yang publik bsia merasakan. Pemerintah harus kembangkan paham keagamaan tidak radikal tidak benarkan kekerasan, bukan bahasa kebencian tapi dialog, bahasa yang merangkul dianggap berbeda dan tidak memusuhi,&quot; tambahnya.Tokoh agama dan masyarakat pun harus berperan memberikan pemahaman menghargai perbedaan. &quot;Program itu tidak berhasil kalau tidak didukung masyarakat sipil, tokoh agama atau lembaga yang lebih luas,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
