<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Orang Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan</title><description>Dua warga Dogiay Papua tewas akibat mengkonsumsi minuman oplosan. sementara empat orang lainnya kritis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/04/340/452963/2-orang-tewas-usai-tenggak-miras-oplosan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/04/340/452963/2-orang-tewas-usai-tenggak-miras-oplosan"/><item><title>2 Orang Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/04/340/452963/2-orang-tewas-usai-tenggak-miras-oplosan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/04/340/452963/2-orang-tewas-usai-tenggak-miras-oplosan</guid><pubDate>Rabu 04 Mei 2011 01:06 WIB</pubDate><dc:creator>Manuala Manurung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/04/340/452963/52C4WPDOKE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (foto:Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/04/340/452963/52C4WPDOKE.jpg</image><title>Ilustrasi (foto:Ist)</title></images><description>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     DOGIAY - Dua warga Dogiay Papua tewas akibat mengkonsumsi minuman oplosan. sementara empat orang lainnya kritis. Kini korban kritis sedang mendapat perawatan intensif di puskesmas Dogiay.Para korban diketahui menenggak minuman bersoda&amp;nbsp; yang dicampur dengan obat pembersih luka yang mengandung alkohol&amp;nbsp; Markus (33) pegawai honorarium Rumah Sakit Umum Dogiay Selasa (3/5/2011) pagi sekira pukul 05.00 WIT langsung meninggal di rumah sakit umum Seriwini Nabire. Markus sempat dirawat di rumah sakit selama kurang lebih tiga jam namun nyawa Markus&amp;nbsp; tak tertolong. Sementara jenazah&amp;nbsp; korban lainnya Alfred (25)yang meninggal satu jam sesudah mengkomsumsi miras tersebut langsung dikirim ke tempat kelahirannya di Wamena untuk di makamkan Sedangkan, empat rekan korban masing-masing Hengki, Eko, Aris, dan Leri&amp;nbsp; kini dalam kondisi kritis tiga korban dirawat di puskesmas Dogiay Papua.&amp;nbsp;Menurut Kapolres Nabire Akbp Mohammad Rais&amp;nbsp; keenam mengkomsumsi alkohol&amp;nbsp; obat pembersih luka yang di campur dengan minuman bersoda sehigga menyebabkan dua orang tewas dan empat lainnya kritis.Rais menambahkan pihaknya juga telah melarang warga untuk mengkomsumsi minuman sejenis tersebut karena berbahaya terhadap kesehatan. Kasus tersebut kini telah ditangani pihak Kepolisian Nabire.</description><content:encoded>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     DOGIAY - Dua warga Dogiay Papua tewas akibat mengkonsumsi minuman oplosan. sementara empat orang lainnya kritis. Kini korban kritis sedang mendapat perawatan intensif di puskesmas Dogiay.Para korban diketahui menenggak minuman bersoda&amp;nbsp; yang dicampur dengan obat pembersih luka yang mengandung alkohol&amp;nbsp; Markus (33) pegawai honorarium Rumah Sakit Umum Dogiay Selasa (3/5/2011) pagi sekira pukul 05.00 WIT langsung meninggal di rumah sakit umum Seriwini Nabire. Markus sempat dirawat di rumah sakit selama kurang lebih tiga jam namun nyawa Markus&amp;nbsp; tak tertolong. Sementara jenazah&amp;nbsp; korban lainnya Alfred (25)yang meninggal satu jam sesudah mengkomsumsi miras tersebut langsung dikirim ke tempat kelahirannya di Wamena untuk di makamkan Sedangkan, empat rekan korban masing-masing Hengki, Eko, Aris, dan Leri&amp;nbsp; kini dalam kondisi kritis tiga korban dirawat di puskesmas Dogiay Papua.&amp;nbsp;Menurut Kapolres Nabire Akbp Mohammad Rais&amp;nbsp; keenam mengkomsumsi alkohol&amp;nbsp; obat pembersih luka yang di campur dengan minuman bersoda sehigga menyebabkan dua orang tewas dan empat lainnya kritis.Rais menambahkan pihaknya juga telah melarang warga untuk mengkomsumsi minuman sejenis tersebut karena berbahaya terhadap kesehatan. Kasus tersebut kini telah ditangani pihak Kepolisian Nabire.</content:encoded></item></channel></rss>
