<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Agama: Al Zaytun Pesantren Terbaik</title><description>Saat sebagian masyarakat menyorot keberadaan Pondok Pesantren Al  Zaytun di Indramayu karena diduga terlibat dengan Negara Islam Indonesia  (NII), pujian kepada pesantren tersebut justru dilontarkan Menteri  Agama Suryadharma Ali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/11/337/455873/menteri-agama-al-zaytun-pesantren-terbaik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/11/337/455873/menteri-agama-al-zaytun-pesantren-terbaik"/><item><title>Menteri Agama: Al Zaytun Pesantren Terbaik</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/11/337/455873/menteri-agama-al-zaytun-pesantren-terbaik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/11/337/455873/menteri-agama-al-zaytun-pesantren-terbaik</guid><pubDate>Rabu 11 Mei 2011 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/11/337/455873/LjxTEV0Gew.jpg" expression="full" type="image/jpeg">multiply</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/11/337/455873/LjxTEV0Gew.jpg</image><title>multiply</title></images><description>INDRAMAYU &amp;ndash; Saat sebagian masyarakat menyorot keberadaan Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu karena diduga terlibat dengan Negara Islam Indonesia (NII), pujian kepada pesantren tersebut justru dilontarkan Menteri Agama Suryadharma Ali.
&amp;nbsp;
Hal itu diungkapkan Suryadharma saat berpidato dihadapan pimpinan dan para santri Al Zaytun, Rabu (11/5/2011). Menurutnya pesantren pimpinan Panji Gumilang tersebut sangat menakjubkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak tahu apakah saya yang kuper, Al Zaytun sangat menakjubkan bagaikan kota di tengah hutan. Kayaknya Al Zaytun ini terbaik,&amp;rdquo; kata Suryadharma.
&amp;nbsp;
Selain itu, Suryadharman menilai Al Zaytun adalah lembaga pendidikan yang memadukan pendidikan dengan kenyataan hidup. Suryadharma menilai, selama ini banyak tempat pendidikan yang lepas dari kenyataan sosial.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dilihat dari jadwal yang tak ada hari libur karena hari liburnya harus berkunjung ke masyarakat itu adalah suatu pelajaran. Dengan kata lain Al Zaytun adalah membanggakan,&amp;rdquo; tukas Ketua Partai Persatuan Pembangunan ini.
&amp;nbsp;
Suryadharma juga tidak habis pikir dengan manajemen Al Zaytun yang mengenakan biaya USD 3.500 sampai selesai. Sistem seperti itu diakui Suryadharme belum ditemukan dimanapun termasuk di luar negeri.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang kita perlukan pemimpin yang mampu menyatukan perbedaan. Perbendan itu harus dirangkum menjadi kekuatan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>INDRAMAYU &amp;ndash; Saat sebagian masyarakat menyorot keberadaan Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu karena diduga terlibat dengan Negara Islam Indonesia (NII), pujian kepada pesantren tersebut justru dilontarkan Menteri Agama Suryadharma Ali.
&amp;nbsp;
Hal itu diungkapkan Suryadharma saat berpidato dihadapan pimpinan dan para santri Al Zaytun, Rabu (11/5/2011). Menurutnya pesantren pimpinan Panji Gumilang tersebut sangat menakjubkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya tidak tahu apakah saya yang kuper, Al Zaytun sangat menakjubkan bagaikan kota di tengah hutan. Kayaknya Al Zaytun ini terbaik,&amp;rdquo; kata Suryadharma.
&amp;nbsp;
Selain itu, Suryadharman menilai Al Zaytun adalah lembaga pendidikan yang memadukan pendidikan dengan kenyataan hidup. Suryadharma menilai, selama ini banyak tempat pendidikan yang lepas dari kenyataan sosial.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dilihat dari jadwal yang tak ada hari libur karena hari liburnya harus berkunjung ke masyarakat itu adalah suatu pelajaran. Dengan kata lain Al Zaytun adalah membanggakan,&amp;rdquo; tukas Ketua Partai Persatuan Pembangunan ini.
&amp;nbsp;
Suryadharma juga tidak habis pikir dengan manajemen Al Zaytun yang mengenakan biaya USD 3.500 sampai selesai. Sistem seperti itu diakui Suryadharme belum ditemukan dimanapun termasuk di luar negeri.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang kita perlukan pemimpin yang mampu menyatukan perbedaan. Perbendan itu harus dirangkum menjadi kekuatan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
