<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Airin Cari Ikon Kota Tangerang Selatan</title><description>Pascadilantik 20 April 2011 lalu, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany terus melakukan studi banding ke kota-kota tetangga  di Tangerang Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/12/338/456103/airin-cari-ikon-kota-tangerang-selatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/12/338/456103/airin-cari-ikon-kota-tangerang-selatan"/><item><title>Airin Cari Ikon Kota Tangerang Selatan</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/12/338/456103/airin-cari-ikon-kota-tangerang-selatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/12/338/456103/airin-cari-ikon-kota-tangerang-selatan</guid><pubDate>Kamis 12 Mei 2011 05:28 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/12/338/456103/OOjGyDUx5a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Airin Rachmi Diany (Foto:Hasan Kurniawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/12/338/456103/OOjGyDUx5a.jpg</image><title>Airin Rachmi Diany (Foto:Hasan Kurniawan)</title></images><description>DEPOK- Pascadilantik 20 April 2011 lalu, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany terus melakukan studi banding ke kota-kota tetangga di Tangerang Selatan. Usai pergi studi banding ke Banten beberapa waktu lalu, Airin melakukan studi banding keduanya ke kota Depok.Sebagai daerah otonomi yang baru dibentuk, rupanya Tangsel belum memiliki sebuah simbol atau ikon kota. Hal itu ternyata dibutuhkan oleh pemrintah kota Tangsel untuk menonjolkan identitas, citra, dan ciri khas kota tersebut.Sebab itu, salah satu yang dipilih Airin adalah kota Depok yang sudah memiliki ikon yakni belimbing dewa. Ikon tersebut terus digalakkan pemerintah kota sebagai buah tangan yang khas untuk dibawa pulang oleh para wisatawan domestik maupun tamu asing.&amp;ldquo;Karena itu saya studi banding ke Depok untuk mempelajari cara Depok terinspirasi dengan belimbing dewa yang dijadikan ikon. Karena kami belum punya ikon,&amp;rdquo; kata Airin di Balaikota Depok, Rabu (11/05/11).Hal itu terlihat di wajah Airin yang merasa tak enak saat bertukar plakat dimana wali kota Depok memberikan oleh-oleh belimbing dewa. Sementara tak ada satu pun cinderamata yang diberikan Airin.&amp;ldquo;Kota Depok merupakan salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Tangsel, kami ingin melakukan studi banding dengan harapan kota Tangsel juga dapat berkembang dan maju seperti Kota Depok, mengingat Kota Tangsel merupakan wilayah otonom baru&amp;rdquo; ungkap Airin.Sementara itu Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail meminta pemkot Tangsel untuk terus meningkatkan kerja sama sebagai kota tetangga. &amp;ldquo;Kami sangat senang karena Kota Depok dijadikan tempat untuk study banding karena kedua kota ini sangat dekat dan dengan kedekatan wilayahnya semoga bisa terjalin kerjasama yang bisa memajukan kedua kota ini&amp;rdquo; tandas Nur Mahmudi.</description><content:encoded>DEPOK- Pascadilantik 20 April 2011 lalu, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany terus melakukan studi banding ke kota-kota tetangga di Tangerang Selatan. Usai pergi studi banding ke Banten beberapa waktu lalu, Airin melakukan studi banding keduanya ke kota Depok.Sebagai daerah otonomi yang baru dibentuk, rupanya Tangsel belum memiliki sebuah simbol atau ikon kota. Hal itu ternyata dibutuhkan oleh pemrintah kota Tangsel untuk menonjolkan identitas, citra, dan ciri khas kota tersebut.Sebab itu, salah satu yang dipilih Airin adalah kota Depok yang sudah memiliki ikon yakni belimbing dewa. Ikon tersebut terus digalakkan pemerintah kota sebagai buah tangan yang khas untuk dibawa pulang oleh para wisatawan domestik maupun tamu asing.&amp;ldquo;Karena itu saya studi banding ke Depok untuk mempelajari cara Depok terinspirasi dengan belimbing dewa yang dijadikan ikon. Karena kami belum punya ikon,&amp;rdquo; kata Airin di Balaikota Depok, Rabu (11/05/11).Hal itu terlihat di wajah Airin yang merasa tak enak saat bertukar plakat dimana wali kota Depok memberikan oleh-oleh belimbing dewa. Sementara tak ada satu pun cinderamata yang diberikan Airin.&amp;ldquo;Kota Depok merupakan salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Tangsel, kami ingin melakukan studi banding dengan harapan kota Tangsel juga dapat berkembang dan maju seperti Kota Depok, mengingat Kota Tangsel merupakan wilayah otonom baru&amp;rdquo; ungkap Airin.Sementara itu Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail meminta pemkot Tangsel untuk terus meningkatkan kerja sama sebagai kota tetangga. &amp;ldquo;Kami sangat senang karena Kota Depok dijadikan tempat untuk study banding karena kedua kota ini sangat dekat dan dengan kedekatan wilayahnya semoga bisa terjalin kerjasama yang bisa memajukan kedua kota ini&amp;rdquo; tandas Nur Mahmudi.</content:encoded></item></channel></rss>
