<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag Dituding Sekedar Ingin Rebut Simpati Al Zaytun </title><description>Apalagi Suryadharma Ali mengeluarkan pernyataan-pernyataan positif  tentang Al Zaytun. Tidak semestinya Suryadharma Ali selaku pejabat  publik melakukan hal itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/15/337/457204/menag-dituding-sekedar-ingin-rebut-simpati-al-zaytun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/15/337/457204/menag-dituding-sekedar-ingin-rebut-simpati-al-zaytun"/><item><title>Menag Dituding Sekedar Ingin Rebut Simpati Al Zaytun </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/15/337/457204/menag-dituding-sekedar-ingin-rebut-simpati-al-zaytun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/15/337/457204/menag-dituding-sekedar-ingin-rebut-simpati-al-zaytun</guid><pubDate>Minggu 15 Mei 2011 09:13 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Saifullah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/15/337/457204/Y4CvxTsGl5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/15/337/457204/Y4CvxTsGl5.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kunjungan Menteri Agama ke Pesantren Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat, yang dituding sebagai basis gerakan Negara Islam Indonesia (NII), beberapa waktu lalu, masih menuai kontroversi.Apalagi Suryadharma Ali mengeluarkan pernyataan-pernyataan positif tentang Al Zaytun. Tidak semestinya Suryadharma Ali selaku pejabat publik melakukan hal itu. Dalam kaitan ini dia seolah memerankan diri selaku ketua umum partai politik, bukan pejabat publik.&amp;ldquo;Kalau Anas Urbaningrum saja ke sana, tentu ini jelas politik. Sekarang dia (Suryadharma) menggunakan alasan klarifikasi. Ini makin memperkeruh suasana dan membuat orang curiga tentang apa yang dilakukan Menag,&amp;rdquo; ujar pengamat politik AS Hikam kepada okezone di Jakarta, Minggu (15/5/2011).Pesantren Al Zaytun, dalam pandangan Hikam, memiliki sesuatu yang dicari oleh para politisi. Yaitu kekuatan jaringan, finansial, dan massa yang besar. Paduan dari aspek-aspek ini diyakini bisa membesarkan partai politik yang mendapat dukungan dari Al Zaytun.&amp;ldquo;Mencari dukungan saja, semua orang ingin cari dukungan kepada mereka yang punya pengaruh, kekuatan financial, jaringan dan SDM. Al Zaytun luar biasa, uangnya di Bank Century saja ratusan miliar,&amp;rdquo; ungkapnya</description><content:encoded>JAKARTA - Kunjungan Menteri Agama ke Pesantren Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat, yang dituding sebagai basis gerakan Negara Islam Indonesia (NII), beberapa waktu lalu, masih menuai kontroversi.Apalagi Suryadharma Ali mengeluarkan pernyataan-pernyataan positif tentang Al Zaytun. Tidak semestinya Suryadharma Ali selaku pejabat publik melakukan hal itu. Dalam kaitan ini dia seolah memerankan diri selaku ketua umum partai politik, bukan pejabat publik.&amp;ldquo;Kalau Anas Urbaningrum saja ke sana, tentu ini jelas politik. Sekarang dia (Suryadharma) menggunakan alasan klarifikasi. Ini makin memperkeruh suasana dan membuat orang curiga tentang apa yang dilakukan Menag,&amp;rdquo; ujar pengamat politik AS Hikam kepada okezone di Jakarta, Minggu (15/5/2011).Pesantren Al Zaytun, dalam pandangan Hikam, memiliki sesuatu yang dicari oleh para politisi. Yaitu kekuatan jaringan, finansial, dan massa yang besar. Paduan dari aspek-aspek ini diyakini bisa membesarkan partai politik yang mendapat dukungan dari Al Zaytun.&amp;ldquo;Mencari dukungan saja, semua orang ingin cari dukungan kepada mereka yang punya pengaruh, kekuatan financial, jaringan dan SDM. Al Zaytun luar biasa, uangnya di Bank Century saja ratusan miliar,&amp;rdquo; ungkapnya</content:encoded></item></channel></rss>
