<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Deras, Sungai Kalibaru Depok Meluap</title><description>Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Depok sejak pukul  16.00 hingga pukul 20.00 WIB menyebabkan air sungai Kalibaru meluap</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/20/338/459361/hujan-deras-sungai-kalibaru-depok-meluap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/20/338/459361/hujan-deras-sungai-kalibaru-depok-meluap"/><item><title>Hujan Deras, Sungai Kalibaru Depok Meluap</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/20/338/459361/hujan-deras-sungai-kalibaru-depok-meluap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/20/338/459361/hujan-deras-sungai-kalibaru-depok-meluap</guid><pubDate>Jum'at 20 Mei 2011 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/20/338/459361/9lH2Mg8Jkw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/20/338/459361/9lH2Mg8Jkw.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>DEPOK- Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Depok sejak pukul 16.00 hingga pukul 20.00 WIB menyebabkan air sungai Kalibaru meluap.
&amp;nbsp;
Hingga kini air sungai masih menggenangi jalan Raya Citayam, Depok, dan merendam rumah warga yang berada sekitar sungai.
&amp;nbsp;
Arus sungai yang deras menghanyutkan warung dan merobohkan sejumlah jembatan yang terbuat dari kayu. Peristiwa itu menjadi tontonan warga yang menyaksikannya melalui jembatan.
&amp;nbsp;
Banjir juga menyebabkan arus lalu-lintas di Depok macet. Kemacetan terjadi dari terminal Depok hingga stasiun kereta api sekira lima  kilometer.
&amp;nbsp;
&quot;Narik angkot biasanya setengah jam sekarang jadi tiga jam. Narik angkotnya hanya hanya setengah perjalanan karena macet,&quot; kata Sopir Angkot, Arjito kepada okezone, Jumat (20/5/2011).
&amp;nbsp;
Sementara itu, Kadis Binamarga dan Sumber Daya Air, Yayan Aryanto mengatakan banjir disebabkan oleh ukuran tanggul yang rendah serta lumpur yang meluap dan sampah.
&amp;nbsp;
&quot;Banjir disebabkan oleh tanggul sungai yang rendah serta lumpur air meluap,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Berdasarkan pantauan okezone, warga juga tampak berusaha membersihkan sampah yang memenuhi jalan akibat terbawa arus sungai.. Sementara tim satgas anti banjir telah ditutunkan sejumlah dua truk.</description><content:encoded>DEPOK- Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Depok sejak pukul 16.00 hingga pukul 20.00 WIB menyebabkan air sungai Kalibaru meluap.
&amp;nbsp;
Hingga kini air sungai masih menggenangi jalan Raya Citayam, Depok, dan merendam rumah warga yang berada sekitar sungai.
&amp;nbsp;
Arus sungai yang deras menghanyutkan warung dan merobohkan sejumlah jembatan yang terbuat dari kayu. Peristiwa itu menjadi tontonan warga yang menyaksikannya melalui jembatan.
&amp;nbsp;
Banjir juga menyebabkan arus lalu-lintas di Depok macet. Kemacetan terjadi dari terminal Depok hingga stasiun kereta api sekira lima  kilometer.
&amp;nbsp;
&quot;Narik angkot biasanya setengah jam sekarang jadi tiga jam. Narik angkotnya hanya hanya setengah perjalanan karena macet,&quot; kata Sopir Angkot, Arjito kepada okezone, Jumat (20/5/2011).
&amp;nbsp;
Sementara itu, Kadis Binamarga dan Sumber Daya Air, Yayan Aryanto mengatakan banjir disebabkan oleh ukuran tanggul yang rendah serta lumpur yang meluap dan sampah.
&amp;nbsp;
&quot;Banjir disebabkan oleh tanggul sungai yang rendah serta lumpur air meluap,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Berdasarkan pantauan okezone, warga juga tampak berusaha membersihkan sampah yang memenuhi jalan akibat terbawa arus sungai.. Sementara tim satgas anti banjir telah ditutunkan sejumlah dua truk.</content:encoded></item></channel></rss>
