<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkominfo: Informasi Sesat Picu Disintegrasi</title><description>Informasi yang tidak benar dan tidak ada sinergi antara semua pihak  dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa. Apalagi&amp;nbsp;  latar belakang bangsa Indonesia memiliki keberagaman dan berbedaan baik  suku maupun bahasa dan lain-lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/21/339/459526/menkominfo-informasi-sesat-picu-disintegrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/21/339/459526/menkominfo-informasi-sesat-picu-disintegrasi"/><item><title>Menkominfo: Informasi Sesat Picu Disintegrasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/21/339/459526/menkominfo-informasi-sesat-picu-disintegrasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/21/339/459526/menkominfo-informasi-sesat-picu-disintegrasi</guid><pubDate>Sabtu 21 Mei 2011 17:01 WIB</pubDate><dc:creator>Septyantoro Aji Nugroho</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/21/339/459526/JEqTXlLSHq.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/21/339/459526/JEqTXlLSHq.jpg</image><title></title></images><description>SOLO - Informasi yang tidak benar dan tidak ada sinergi antara semua pihak dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa. Apalagi&amp;nbsp; latar belakang bangsa Indonesia memiliki keberagaman dan berbedaan baik suku maupun bahasa dan lain-lain. Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring saat membuka Pekan Informasi Nasional (PIN) di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Solo, Sabtu (21/5/2011). Menurutnya, jika tidak bisa saling memahami menerima perbedaan dan belum bisa saling mendukung, maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang gagal. Acara PIN ini dihadiri Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, Wali Kota Solo Joko widodo, pejabat dari Kementerian Pendidikan Nasional, perwakilan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), dan dari beberapa daerah di Indonesia, ribuan pelajar serta mahasiswa. &amp;nbsp;Tifatul menambahkan tahun 2014 mendatang&amp;nbsp; berdasarkan perkiraan pengamat politik&amp;nbsp; perolehan suara di Indonesia akan seimbang antara 10 hingga 15 persen dan tidak ada yang dominan seperti saat ini. Jika kondisi tersebut tidak diimbangi dengan sinergi yang dilakukan oleh semua pihak, maka ancaman terbesar adalah perpecahan bangsa.&amp;nbsp;Dalam&amp;nbsp; PIN ketiga ini juga diadakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional tersebut. Menkominfo juga berharap peringatan kali ini menjadi tonggak untuk pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara benar.</description><content:encoded>SOLO - Informasi yang tidak benar dan tidak ada sinergi antara semua pihak dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa. Apalagi&amp;nbsp; latar belakang bangsa Indonesia memiliki keberagaman dan berbedaan baik suku maupun bahasa dan lain-lain. Hal ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring saat membuka Pekan Informasi Nasional (PIN) di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Solo, Sabtu (21/5/2011). Menurutnya, jika tidak bisa saling memahami menerima perbedaan dan belum bisa saling mendukung, maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang gagal. Acara PIN ini dihadiri Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, Wali Kota Solo Joko widodo, pejabat dari Kementerian Pendidikan Nasional, perwakilan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), dan dari beberapa daerah di Indonesia, ribuan pelajar serta mahasiswa. &amp;nbsp;Tifatul menambahkan tahun 2014 mendatang&amp;nbsp; berdasarkan perkiraan pengamat politik&amp;nbsp; perolehan suara di Indonesia akan seimbang antara 10 hingga 15 persen dan tidak ada yang dominan seperti saat ini. Jika kondisi tersebut tidak diimbangi dengan sinergi yang dilakukan oleh semua pihak, maka ancaman terbesar adalah perpecahan bangsa.&amp;nbsp;Dalam&amp;nbsp; PIN ketiga ini juga diadakan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional dan puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional tersebut. Menkominfo juga berharap peringatan kali ini menjadi tonggak untuk pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara benar.</content:encoded></item></channel></rss>
