<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Repdem: Demokrasi Pasca Reformasi Masih Prosedural</title><description>Ketua Umum Repdem, yang juga mantan aktivis 98 Masinton Pasaribu  menyayangkan makin kacaunya situasi saat ini, meski sudah 13 tahun  reformasi berjalan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/22/339/459715/repdem-demokrasi-pasca-reformasi-masih-prosedural</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/22/339/459715/repdem-demokrasi-pasca-reformasi-masih-prosedural"/><item><title>Repdem: Demokrasi Pasca Reformasi Masih Prosedural</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/22/339/459715/repdem-demokrasi-pasca-reformasi-masih-prosedural</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/22/339/459715/repdem-demokrasi-pasca-reformasi-masih-prosedural</guid><pubDate>Minggu 22 Mei 2011 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/22/339/459715/WaS1f8a3i5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/22/339/459715/WaS1f8a3i5.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Repdem, yang juga mantan aktivis 98 Masinton Pasaribu menyayangkan makin kacaunya situasi saat ini, meski sudah 13 tahun reformasi berjalan.&quot;Refleksi reformasi itu ada beberap yang harus kita apresiasi, sesuai UU kebebasan itu kebebasan berserikat, berpendapat. Tapi bagi kami yang mencita-citakan perubahan benar bangsa ini, itu saja tidak ckup. Kami ingin situasi yang  lebih baik karena tujuan demokrasi harus ciptakan kesejahteraan rakyat,&amp;rdquo; ujarnya dalam sebuah diskusi di Doekoen Cofee, Jakarta, Minggu (22/5/2011).Menurut Masinton, rakyat yang sudah 13 tahun lepas dari rezim Orde Baru kini justru terkungkung pada rezim otoriter gaya baru. Demokrasi yang berjalan saat ini masih dalam tataran prosedural.&amp;ldquo;Ada pemilu, parpol, ada parlemen agak kritis, tapi belum beranjak pada demokrasi yang substantif. Demokrasi prosedural melahirkan para bandit. Reformasi saat ini berada dititik nadir, bagi kami ini harus didorong maju,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Repdem, yang juga mantan aktivis 98 Masinton Pasaribu menyayangkan makin kacaunya situasi saat ini, meski sudah 13 tahun reformasi berjalan.&quot;Refleksi reformasi itu ada beberap yang harus kita apresiasi, sesuai UU kebebasan itu kebebasan berserikat, berpendapat. Tapi bagi kami yang mencita-citakan perubahan benar bangsa ini, itu saja tidak ckup. Kami ingin situasi yang  lebih baik karena tujuan demokrasi harus ciptakan kesejahteraan rakyat,&amp;rdquo; ujarnya dalam sebuah diskusi di Doekoen Cofee, Jakarta, Minggu (22/5/2011).Menurut Masinton, rakyat yang sudah 13 tahun lepas dari rezim Orde Baru kini justru terkungkung pada rezim otoriter gaya baru. Demokrasi yang berjalan saat ini masih dalam tataran prosedural.&amp;ldquo;Ada pemilu, parpol, ada parlemen agak kritis, tapi belum beranjak pada demokrasi yang substantif. Demokrasi prosedural melahirkan para bandit. Reformasi saat ini berada dititik nadir, bagi kami ini harus didorong maju,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
