<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saatnya KPK Periksa Nazaruddin dan Angie</title><description>Partai Demokrat sudah membebastugaskan M Nazaruddin dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/24/339/460243/saatnya-kpk-periksa-nazaruddin-dan-angie</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/24/339/460243/saatnya-kpk-periksa-nazaruddin-dan-angie"/><item><title>Saatnya KPK Periksa Nazaruddin dan Angie</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/24/339/460243/saatnya-kpk-periksa-nazaruddin-dan-angie</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/24/339/460243/saatnya-kpk-periksa-nazaruddin-dan-angie</guid><pubDate>Selasa 24 Mei 2011 08:47 WIB</pubDate><dc:creator>Lamtiur Kristin Natalia Malau</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/24/339/460243/nQafsjwtnh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Busyro Muqoddas (Foto:okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/24/339/460243/nQafsjwtnh.jpg</image><title>Busyro Muqoddas (Foto:okezone)</title></images><description>JAKARTA - Partai Demokrat sudah membebastugaskan M Nazaruddin dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Hal itu lantaran agar Nazaruddin bisa berkonsentrasi pada proses hukum yang harus dia hadapi terkait kasus dugaan suap di Seskemenpora.
&amp;nbsp;
Menurut pengamat politik CSIS Indra J Piliang, ini merupakan jalan lebar yang sudah terbuka bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut kasus tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang diperlukan sekarang adalah pemeriksaan penyidik KPK terhadap dugaan keterlibatan sejumlah politisi Partai Demokrat dalam berbagai kasus yang disebut media massa, terutama yang terkait dengan Sesmenpora,&amp;rdquo; ungkap Indra, ketika dihubungi okezone, Selasa (24/5/2011).
&amp;nbsp;
Saat kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games XXVI di Palembang mencuat, tidak hanya nama Nazaruddin yang muncul. Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Angelina Sondakh juga ikut terseret.
&amp;nbsp;
Nama Angelina Sondakh alias Angie yang juga Anggota Komisi X DPR dan Nazaruddin, keluar dari mulut Mindo Rosalina Manullang. Rosa awalnya diketahui adalah anak buah Nazaruddin di PT Anak Negeri. Perusahaan itu juga terseret dalam dugaan kasus yang sama.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Demokrat sudah membebastugaskan M Nazaruddin dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Hal itu lantaran agar Nazaruddin bisa berkonsentrasi pada proses hukum yang harus dia hadapi terkait kasus dugaan suap di Seskemenpora.
&amp;nbsp;
Menurut pengamat politik CSIS Indra J Piliang, ini merupakan jalan lebar yang sudah terbuka bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut kasus tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang diperlukan sekarang adalah pemeriksaan penyidik KPK terhadap dugaan keterlibatan sejumlah politisi Partai Demokrat dalam berbagai kasus yang disebut media massa, terutama yang terkait dengan Sesmenpora,&amp;rdquo; ungkap Indra, ketika dihubungi okezone, Selasa (24/5/2011).
&amp;nbsp;
Saat kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games XXVI di Palembang mencuat, tidak hanya nama Nazaruddin yang muncul. Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Angelina Sondakh juga ikut terseret.
&amp;nbsp;
Nama Angelina Sondakh alias Angie yang juga Anggota Komisi X DPR dan Nazaruddin, keluar dari mulut Mindo Rosalina Manullang. Rosa awalnya diketahui adalah anak buah Nazaruddin di PT Anak Negeri. Perusahaan itu juga terseret dalam dugaan kasus yang sama.</content:encoded></item></channel></rss>
