<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Charta Politika: Pernyataan Bambang Stereotipe dan Rasis</title><description>Pernyataan bernada rasis oleh politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo&amp;nbsp;  yang dialamatkan kepada menteri perdagangan Mari Elka Pangestu dinilai  tidak mendasar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/24/339/460476/charta-politika-pernyataan-bambang-stereotipe-dan-rasis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/24/339/460476/charta-politika-pernyataan-bambang-stereotipe-dan-rasis"/><item><title>Charta Politika: Pernyataan Bambang Stereotipe dan Rasis</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/24/339/460476/charta-politika-pernyataan-bambang-stereotipe-dan-rasis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/24/339/460476/charta-politika-pernyataan-bambang-stereotipe-dan-rasis</guid><pubDate>Selasa 24 Mei 2011 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/24/339/460476/oD9vkUlMbz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/24/339/460476/oD9vkUlMbz.jpg</image><title>ist</title></images><description>JAKARTA - Pernyataan bernada rasis oleh politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo&amp;nbsp; yang dialamatkan kepada menteri perdagangan Mari Elka Pangestu dinilai tidak mendasar. Demikian disampaikan pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya. Menurutnya, pernyataan Bambang tersebut merupakan bentuk penilaian individual yang justru bisa memicu konflik.&amp;nbsp; &quot;Ini kira-kira ngarang dari mana Bambang Soesatyo? Menurut saya ini jelas sterotipe, prejudis dan rasisme. Mana ada korupsi berhubungan dengan nenek moyangnya,&quot; kata Yunarto dalamsebuah diskusi bertema &quot;Sikapi Politik Rasis Anggota DPR&quot; di rumah makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (24/5/2011).Yunarto menjelaskan, pernyataan Bambang tersebut bisa berbahaya apabila prejudis tersebut digunakan dalam komunikasi massa. Dia kemudian mengingatkan agar Bambang sebagai wakil rakyat sadar bahwa ucapannya diliput oleh media massa. Menurutnya, pernyataan Bambang itu dapat berpengaruh terhadap citra Golkar.&amp;nbsp;&quot;Sikap Bambang memancing perdebatan, lumayan mendominasi di twitter. Jangan-jangan sikap seperti ini mendominasi para wakil rakyat kita yang berpikir seperti itu. Sikap Bambang Ini mempengaruhi citra partai,&quot; katanya.Lebih lanjut Yunarto menambahkan, kalimat yang terlontar dari mulut Bambang mencerminkan bahwa dirinya masih memiliki sikap dan pemikiran rasis. &quot;Sikap Bambang seperti itu menunjukan masalah komunikasi politik sangat pelik dalam anggota dewan,&quot; pungkasnya. Seperti diberitakan, Bambang Soesatyo melontarkan pernyataan yang dinilai bernada rasis dalam dialektika demokrasi &quot;Orde Baru vs Reformasi&quot; di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis 19 Mei 2011 lalu. Ketika itu, Bambang mengatakan, beda dengan zaman Soeharto, tapi terlihat dari kualitas yang berbeda.&quot;Maaf, Bukan mau membandingkan, Karena zaman Soeharto itu ada seleksi yang cukup ketat, bukan hanya basa-basi pemilihan menteri, dishooting bahwa dipanggil sama presiden, lalu terpilih, hanya show up tapi kualitasnya terlihat. Jangan heran kalau kebijakan Elka membeli pesawat MA 60 dari China itu lebih mengacu ke nenek moyangnya,&quot; kata Bambang saat itu. (put)</description><content:encoded>JAKARTA - Pernyataan bernada rasis oleh politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo&amp;nbsp; yang dialamatkan kepada menteri perdagangan Mari Elka Pangestu dinilai tidak mendasar. Demikian disampaikan pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya. Menurutnya, pernyataan Bambang tersebut merupakan bentuk penilaian individual yang justru bisa memicu konflik.&amp;nbsp; &quot;Ini kira-kira ngarang dari mana Bambang Soesatyo? Menurut saya ini jelas sterotipe, prejudis dan rasisme. Mana ada korupsi berhubungan dengan nenek moyangnya,&quot; kata Yunarto dalamsebuah diskusi bertema &quot;Sikapi Politik Rasis Anggota DPR&quot; di rumah makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (24/5/2011).Yunarto menjelaskan, pernyataan Bambang tersebut bisa berbahaya apabila prejudis tersebut digunakan dalam komunikasi massa. Dia kemudian mengingatkan agar Bambang sebagai wakil rakyat sadar bahwa ucapannya diliput oleh media massa. Menurutnya, pernyataan Bambang itu dapat berpengaruh terhadap citra Golkar.&amp;nbsp;&quot;Sikap Bambang memancing perdebatan, lumayan mendominasi di twitter. Jangan-jangan sikap seperti ini mendominasi para wakil rakyat kita yang berpikir seperti itu. Sikap Bambang Ini mempengaruhi citra partai,&quot; katanya.Lebih lanjut Yunarto menambahkan, kalimat yang terlontar dari mulut Bambang mencerminkan bahwa dirinya masih memiliki sikap dan pemikiran rasis. &quot;Sikap Bambang seperti itu menunjukan masalah komunikasi politik sangat pelik dalam anggota dewan,&quot; pungkasnya. Seperti diberitakan, Bambang Soesatyo melontarkan pernyataan yang dinilai bernada rasis dalam dialektika demokrasi &quot;Orde Baru vs Reformasi&quot; di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis 19 Mei 2011 lalu. Ketika itu, Bambang mengatakan, beda dengan zaman Soeharto, tapi terlihat dari kualitas yang berbeda.&quot;Maaf, Bukan mau membandingkan, Karena zaman Soeharto itu ada seleksi yang cukup ketat, bukan hanya basa-basi pemilihan menteri, dishooting bahwa dipanggil sama presiden, lalu terpilih, hanya show up tapi kualitasnya terlihat. Jangan heran kalau kebijakan Elka membeli pesawat MA 60 dari China itu lebih mengacu ke nenek moyangnya,&quot; kata Bambang saat itu. (put)</content:encoded></item></channel></rss>
