<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Antiteror TNI Buru Pemilik Jelly Pembuat Bom</title><description>Satgas Antiteror TNI AL akhirnya membawa bungkusan berisi jelly yang  diduga sebagai bahan pembuat bom ke markas Komando Armada Timur  (Armatim) Surabaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/25/340/461050/satgas-antiteror-tni-buru-pemilik-jelly-pembuat-bom</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/25/340/461050/satgas-antiteror-tni-buru-pemilik-jelly-pembuat-bom"/><item><title>Satgas Antiteror TNI Buru Pemilik Jelly Pembuat Bom</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/25/340/461050/satgas-antiteror-tni-buru-pemilik-jelly-pembuat-bom</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/25/340/461050/satgas-antiteror-tni-buru-pemilik-jelly-pembuat-bom</guid><pubDate>Rabu 25 Mei 2011 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Tejo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/25/340/461050/1Ui15GTthM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/25/340/461050/1Ui15GTthM.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>SURABAYA - Satgas Antiteror TNI AL akhirnya membawa bungkusan berisi jelly yang diduga sebagai bahan pembuat bom ke markas Komando Armada Timur (Armatim) Surabaya.&quot;Barang-barang itu akan kita tindaklanjuti,&quot; ujar Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Surabaya, Kolonel  Supranyoto saat dikonfirmasi okezone, Rabu (25/5/2011).TNI AL juga berencana melacak siapa pemilik barang tersebut, sekaligus menelusuri pengirim faksimili ancaman. &quot;Untuk sementara ini, pemilik barang masih lolos. Kami akan lacak melalui manifes barangnya,&quot; ujar Supranyoto.Seperti diberitakan, Bandara Juanda, Surabaya, menerima ancaman bom sekira  pukul 08.00 WIB tadi pagi. Ancaman diterima pihak Angkasa Pura I Bandara Juanda. Pihak Angkasa Pura kemudian meghubungi TNI AL untuk melakukan penyisiran.TNI AL melalui Satuan Anti Teror lantas melakukan penyisiran, baik di area penumpang maupun area pesawat. &quot;Kita memang fokus di Garuda, karena dalam faksimili ancaman disebutkan Garuda,&quot; ujar Supranyoto.Setelah dilakukan penyisiran, security bandara melalui X-Ray mencurigai ada satu bungkusan yang dicurigai sebagai bom. Benda ini ditemukan di ruang tunggu G8.Saat ditindaklanjuti oleh Satgas Antiteror TNI AL, ternyata bungkusan tersebut positif sebagai bahan pembuat bom. Namun sayangnya, si empunya barang belum diketahui identitasnya.</description><content:encoded>SURABAYA - Satgas Antiteror TNI AL akhirnya membawa bungkusan berisi jelly yang diduga sebagai bahan pembuat bom ke markas Komando Armada Timur (Armatim) Surabaya.&quot;Barang-barang itu akan kita tindaklanjuti,&quot; ujar Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Surabaya, Kolonel  Supranyoto saat dikonfirmasi okezone, Rabu (25/5/2011).TNI AL juga berencana melacak siapa pemilik barang tersebut, sekaligus menelusuri pengirim faksimili ancaman. &quot;Untuk sementara ini, pemilik barang masih lolos. Kami akan lacak melalui manifes barangnya,&quot; ujar Supranyoto.Seperti diberitakan, Bandara Juanda, Surabaya, menerima ancaman bom sekira  pukul 08.00 WIB tadi pagi. Ancaman diterima pihak Angkasa Pura I Bandara Juanda. Pihak Angkasa Pura kemudian meghubungi TNI AL untuk melakukan penyisiran.TNI AL melalui Satuan Anti Teror lantas melakukan penyisiran, baik di area penumpang maupun area pesawat. &quot;Kita memang fokus di Garuda, karena dalam faksimili ancaman disebutkan Garuda,&quot; ujar Supranyoto.Setelah dilakukan penyisiran, security bandara melalui X-Ray mencurigai ada satu bungkusan yang dicurigai sebagai bom. Benda ini ditemukan di ruang tunggu G8.Saat ditindaklanjuti oleh Satgas Antiteror TNI AL, ternyata bungkusan tersebut positif sebagai bahan pembuat bom. Namun sayangnya, si empunya barang belum diketahui identitasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
