<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lawan Foke, Atut Dukung Sikap Airin</title><description>Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mendukung kebijakan Wali Kota  Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany yang melarang semua truk  melintas di Kota Tangsel, khususnya di Jalan Raya Serpong, mulai Jumat,  27 Mei 2011, sejak pukul 05.00-22.00 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/26/338/461428/lawan-foke-atut-dukung-sikap-airin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/26/338/461428/lawan-foke-atut-dukung-sikap-airin"/><item><title>Lawan Foke, Atut Dukung Sikap Airin</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/26/338/461428/lawan-foke-atut-dukung-sikap-airin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/26/338/461428/lawan-foke-atut-dukung-sikap-airin</guid><pubDate>Kamis 26 Mei 2011 21:03 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/26/338/461428/EBlesStuA5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/26/338/461428/EBlesStuA5.jpg</image><title>ist</title></images><description>TANGERANG - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mendukung kebijakan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany yang melarang semua truk melintas di Kota Tangsel, khususnya di Jalan Raya Serpong, mulai Jumat, 27 Mei 2011, sejak pukul 05.00-22.00 WIB.
&amp;nbsp;
Dukungan Gubernur Banten itu menjadi semangat baru Airin untuk melawan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) yang melarang truk melintas tol dalam kota yang berakibat  menambah buruk kemacetan di Kota Tangsel.
&amp;nbsp;
&quot;Pemrov Banten mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota Tangsel yang melarang truk melintas di Jalan Raya Serpong,&quot; ujar Atut, di Karawaci Tangerang, Kamis (26/5/2011).
&amp;nbsp;
Menurut Atut, kebijakan Airin sudah tepat dalam mengurai kemacetan di Kota Tangsel. Karena kebijakan Pemrov DKI yang melarang truk melintas tol dalam kota telah sangat merugikan Pemkot Tangsel, baik dalam hal ekonomi maupun mengatasi kemacetan di Kota Pemekaran Kabupaten Tangerang itu.
&amp;nbsp;
&quot;Kota Tangsel merupakan salah satu pusat perbelanjaan. Dengan adanya pembatasan akan mengakibatkan kelancaran lalu lintas dan kegiatan  perekonomian pun tidak terhambat,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Ditambahkan Atut, jika Pemkot Tangsel membiarkan kebijakan itu berjalan maka dapat dipastikan kemacetan akan bertambah dan warga akan menjadi malas pergi ke pusat perbelanjaan, khususnya yang banyak berada di Jalan Raya Serpong.
&amp;nbsp;
Atas dasar inilah, Pemprov Banten mendukung kebijakan Wali Kota Tangsel melarang truk bermuatan berat melintas di Kota Tangsel, khususnya di Jalan Raya Serpong. &quot;Dukungan itu dilakukan karena kebijakan tersebut memiliki manfaat bagi masyarakat dan laju perekonomian,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, pada Selasa 24 Mei 2011, terjadi rapat koordinasi antara Wali Kota Tangsel dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, di kantor Pemkot Tangsel.
&amp;nbsp;
Dalam pertemuan itu, Airin mengungkapkan sikapnya yang keberatan dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta karena dinilai merugikan masyarakat Tangsel.
&amp;nbsp;
&quot;Jika Pemprov DKI tidak mau mencabut kebijakan itu, maka kami juga akan  menerapkan larangan truk melintas di Jalan Raya Serpong, mulai pukul 05.00-22.00 WIB,&quot; tegas Airin dengan berani.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>TANGERANG - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mendukung kebijakan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany yang melarang semua truk melintas di Kota Tangsel, khususnya di Jalan Raya Serpong, mulai Jumat, 27 Mei 2011, sejak pukul 05.00-22.00 WIB.
&amp;nbsp;
Dukungan Gubernur Banten itu menjadi semangat baru Airin untuk melawan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) yang melarang truk melintas tol dalam kota yang berakibat  menambah buruk kemacetan di Kota Tangsel.
&amp;nbsp;
&quot;Pemrov Banten mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota Tangsel yang melarang truk melintas di Jalan Raya Serpong,&quot; ujar Atut, di Karawaci Tangerang, Kamis (26/5/2011).
&amp;nbsp;
Menurut Atut, kebijakan Airin sudah tepat dalam mengurai kemacetan di Kota Tangsel. Karena kebijakan Pemrov DKI yang melarang truk melintas tol dalam kota telah sangat merugikan Pemkot Tangsel, baik dalam hal ekonomi maupun mengatasi kemacetan di Kota Pemekaran Kabupaten Tangerang itu.
&amp;nbsp;
&quot;Kota Tangsel merupakan salah satu pusat perbelanjaan. Dengan adanya pembatasan akan mengakibatkan kelancaran lalu lintas dan kegiatan  perekonomian pun tidak terhambat,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Ditambahkan Atut, jika Pemkot Tangsel membiarkan kebijakan itu berjalan maka dapat dipastikan kemacetan akan bertambah dan warga akan menjadi malas pergi ke pusat perbelanjaan, khususnya yang banyak berada di Jalan Raya Serpong.
&amp;nbsp;
Atas dasar inilah, Pemprov Banten mendukung kebijakan Wali Kota Tangsel melarang truk bermuatan berat melintas di Kota Tangsel, khususnya di Jalan Raya Serpong. &quot;Dukungan itu dilakukan karena kebijakan tersebut memiliki manfaat bagi masyarakat dan laju perekonomian,&quot; tambahnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya, pada Selasa 24 Mei 2011, terjadi rapat koordinasi antara Wali Kota Tangsel dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, di kantor Pemkot Tangsel.
&amp;nbsp;
Dalam pertemuan itu, Airin mengungkapkan sikapnya yang keberatan dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta karena dinilai merugikan masyarakat Tangsel.
&amp;nbsp;
&quot;Jika Pemprov DKI tidak mau mencabut kebijakan itu, maka kami juga akan  menerapkan larangan truk melintas di Jalan Raya Serpong, mulai pukul 05.00-22.00 WIB,&quot; tegas Airin dengan berani.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
