<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekrut Anggota, NII Buka Usaha di Pusat Kota</title><description>Berbagai cara dilakukan kelompok NII untuk memperluas jaringan, termasuk membuka usaha yang berkaitan dengan pelajar dan mahasiswa di pusat kota Demak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/27/340/461579/rekrut-anggota-nii-buka-usaha-di-pusat-kota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/27/340/461579/rekrut-anggota-nii-buka-usaha-di-pusat-kota"/><item><title>Rekrut Anggota, NII Buka Usaha di Pusat Kota</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/27/340/461579/rekrut-anggota-nii-buka-usaha-di-pusat-kota</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/27/340/461579/rekrut-anggota-nii-buka-usaha-di-pusat-kota</guid><pubDate>Jum'at 27 Mei 2011 09:17 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/27/340/461579/jc8ISvF0Ug.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas posko pengaduan NII di Demak. (Dok: Sun TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/27/340/461579/jc8ISvF0Ug.jpg</image><title>Petugas posko pengaduan NII di Demak. (Dok: Sun TV)</title></images><description>DEMAK - Berdasarkan penyelidikan posko pengaduan, kelompok Negara Islam Indonesia (NII) merekrut kalangan pelajar dan mahasiswa dengan kedok membuka usaha di pusat kota Demak, Jawa Tengah.Temuan terbaru Posko Pengaduan NII, orang yang terindikasi kuat sebagai Bupati NII Demak, kini membuat usaha yang berhubungan erat dengan kebutuhan pelajar dan mahasiswa di pusat Kota Demak. Pusat kota dipilih karena kawasn itu banyak terdapat sekolah setingkat SMA dan kampus Universitas Sultan Fattah.Koordinator Posko Pengaduan NII Demak, Khoirul Saleh, menyebutkan Bupati NII Demak berinisial AM dan berusia sekira 30 tahun, kini makin gencar merekrut pelajar dan mahasiswa. Kalangan pelajar dan mahasiwa dibutuhkan NII karena mereka dianggap mempunyai intelegensi tinggi.&amp;ldquo;Umumnya korban NII adalah pelajar dan mahasiswa yang mengalami masalah berat sehingga mudah dipengaruhi,&amp;rdquo; ujar Khoirul, Jumat (27/5/2011).Dia melanjutkan, berdasarkan pengakuan korban yang bertobat, selama menjadi anggota NII, mereka ditugaskan untuk mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya. Cara yang kerap digunakan adalah mengedarkan kotak amal.Khoirul menambahkan, tidak hanya Bupati NII yang bergerak melakukan perekrutan, jaringan di bawahnya seperti camat, kepala desa, hingga RW dan RT juga giat melakukan pengembangan jaringan.Sementara itu, hasil temuan Posko Pengaduan NII sudah dilaporkan ke polisi. Kasubag Humas Polres Demak AKP Sutomo mengatakan pihaknya saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.</description><content:encoded>DEMAK - Berdasarkan penyelidikan posko pengaduan, kelompok Negara Islam Indonesia (NII) merekrut kalangan pelajar dan mahasiswa dengan kedok membuka usaha di pusat kota Demak, Jawa Tengah.Temuan terbaru Posko Pengaduan NII, orang yang terindikasi kuat sebagai Bupati NII Demak, kini membuat usaha yang berhubungan erat dengan kebutuhan pelajar dan mahasiswa di pusat Kota Demak. Pusat kota dipilih karena kawasn itu banyak terdapat sekolah setingkat SMA dan kampus Universitas Sultan Fattah.Koordinator Posko Pengaduan NII Demak, Khoirul Saleh, menyebutkan Bupati NII Demak berinisial AM dan berusia sekira 30 tahun, kini makin gencar merekrut pelajar dan mahasiswa. Kalangan pelajar dan mahasiwa dibutuhkan NII karena mereka dianggap mempunyai intelegensi tinggi.&amp;ldquo;Umumnya korban NII adalah pelajar dan mahasiswa yang mengalami masalah berat sehingga mudah dipengaruhi,&amp;rdquo; ujar Khoirul, Jumat (27/5/2011).Dia melanjutkan, berdasarkan pengakuan korban yang bertobat, selama menjadi anggota NII, mereka ditugaskan untuk mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya. Cara yang kerap digunakan adalah mengedarkan kotak amal.Khoirul menambahkan, tidak hanya Bupati NII yang bergerak melakukan perekrutan, jaringan di bawahnya seperti camat, kepala desa, hingga RW dan RT juga giat melakukan pengembangan jaringan.Sementara itu, hasil temuan Posko Pengaduan NII sudah dilaporkan ke polisi. Kasubag Humas Polres Demak AKP Sutomo mengatakan pihaknya saat ini polisi masih melakukan penyelidikan.</content:encoded></item></channel></rss>
