<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akses Ditutup, Legiun Veteran Minta Jalan Alternatif</title><description>Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menerima kebijakan Dinas  Perhubungan DKI Jakarta yang menutup akses jalan dari arah Grogol menuju  Plaza Semanggi, dengan catatan diberikan jalur alternatif untuk  mencapai kantor LVRI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/31/338/463119/akses-ditutup-legiun-veteran-minta-jalan-alternatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/05/31/338/463119/akses-ditutup-legiun-veteran-minta-jalan-alternatif"/><item><title>Akses Ditutup, Legiun Veteran Minta Jalan Alternatif</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/05/31/338/463119/akses-ditutup-legiun-veteran-minta-jalan-alternatif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/05/31/338/463119/akses-ditutup-legiun-veteran-minta-jalan-alternatif</guid><pubDate>Selasa 31 Mei 2011 16:46 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/05/31/338/463119/X6rrVw5sNR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kemacetan di Plaza Semanggi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/05/31/338/463119/X6rrVw5sNR.jpg</image><title>Ilustrasi kemacetan di Plaza Semanggi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menerima kebijakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang menutup akses jalan dari arah Grogol menuju Plaza Semanggi, dengan catatan diberikan jalur alternatif untuk mencapai kantor LVRI.&quot;Kita setuju ditutup asalkan ada jalan alternatif. Mereka pernah menjanjikan akan dibuat jalan alternatif dari belakang Menara Mulia menuju ke sini. Jalan itu masih kecil katanya akan diperlebar, itu janjinya,&quot; kata Kepala Humas LVRI Kolonel (Purn) HA Azis M, di Kantor LVRI, Jakarta, Selasa (31/5/2011).Jika tidak dibuatkan jalan baru, pihaknya mengusulkan agar seminimal mungkin dilakukan buka tutup jalan tersebut. &amp;ldquo;Atau sebaiknya dibuka tutup jalan ini. Pada jam-jam biasa dibuka seperti pada pagi sampai siang hari, dan pada jam sibuk sore sampai malam ditutup,&quot; ujarnya.Dia juga menyangkan perlakuan Dishub saat melakukan penutupan jalan ini dan mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah melupakan jasa para pejuang. &quot;Kami veteran, tapi kami diperlakukan seperti mereka lupa kami pejuang. Mereka Arogan, tidak mau kompromi,&quot; lanjutnya.Dengan adanya penutupan jalan ini, dia berharap pemprov menyertakan Surat Keputusan (SK) Gubernur. &amp;ldquo;Tapi tidak pernah ada pemberitahuan kepada kami. Makanya kami berikan warning dengan mengangkat lagi (separator),&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menerima kebijakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang menutup akses jalan dari arah Grogol menuju Plaza Semanggi, dengan catatan diberikan jalur alternatif untuk mencapai kantor LVRI.&quot;Kita setuju ditutup asalkan ada jalan alternatif. Mereka pernah menjanjikan akan dibuat jalan alternatif dari belakang Menara Mulia menuju ke sini. Jalan itu masih kecil katanya akan diperlebar, itu janjinya,&quot; kata Kepala Humas LVRI Kolonel (Purn) HA Azis M, di Kantor LVRI, Jakarta, Selasa (31/5/2011).Jika tidak dibuatkan jalan baru, pihaknya mengusulkan agar seminimal mungkin dilakukan buka tutup jalan tersebut. &amp;ldquo;Atau sebaiknya dibuka tutup jalan ini. Pada jam-jam biasa dibuka seperti pada pagi sampai siang hari, dan pada jam sibuk sore sampai malam ditutup,&quot; ujarnya.Dia juga menyangkan perlakuan Dishub saat melakukan penutupan jalan ini dan mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah melupakan jasa para pejuang. &quot;Kami veteran, tapi kami diperlakukan seperti mereka lupa kami pejuang. Mereka Arogan, tidak mau kompromi,&quot; lanjutnya.Dengan adanya penutupan jalan ini, dia berharap pemprov menyertakan Surat Keputusan (SK) Gubernur. &amp;ldquo;Tapi tidak pernah ada pemberitahuan kepada kami. Makanya kami berikan warning dengan mengangkat lagi (separator),&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
