<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dokter Kecil Turut Berjibaku Selamatkan Korban Gempa</title><description>Gempa kuat yang mengguncang Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Siswa yang sedang mengikuti pelajaran langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/04/340/464563/dokter-kecil-turut-berjibaku-selamatkan-korban-gempa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/04/340/464563/dokter-kecil-turut-berjibaku-selamatkan-korban-gempa"/><item><title>Dokter Kecil Turut Berjibaku Selamatkan Korban Gempa</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/04/340/464563/dokter-kecil-turut-berjibaku-selamatkan-korban-gempa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/04/340/464563/dokter-kecil-turut-berjibaku-selamatkan-korban-gempa</guid><pubDate>Sabtu 04 Juni 2011 23:36 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/04/340/464563/eONS43duaG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siswa SD melakukan simulasi gempa (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/04/340/464563/eONS43duaG.jpg</image><title>Siswa SD melakukan simulasi gempa (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin:0cm;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


MALALAK- Gempa kuat yang mengguncang Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Siswa yang sedang mengikuti pelajaran langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri.
&amp;nbsp;
Untuk menghindari reruntuhan bangunan, para siswa terlihat jatuh bangun untuk menyelamatkan diri. Pekikan suara minta tolong dari beberapa ruang bangunan sekolah yang hancur terdengar.
&amp;nbsp;
Ternyata ada beberapa siswa SD Negeri 04 Toboh, Agam, yang terjebak di dalam ruangan kelas. Beberapa teman-teman mereka di sekolah tersebut mengambil dan berusaha menyibakkan beberapa puing-puing bangunan.
&amp;nbsp;
Dengan kecekatan, dokter kecil dan beberapa temannya yang terjebak dalam reruntuhan berhasil mengevakuasi korban. Sesampai di ruang terbuka, dokter-dokter kecil ini memberikan pertolongan pertama kepada korban. Tangis rasa sakit memecah kepanikan para warga yang sedang evakuasi.
&amp;nbsp;
Eitss.. jangan salah dulu. Tragedi ini bukanlah peristiwa sebenarnya. Kejadian ini merupakan bagian dari pengenalan gempa bumi terhadap para siswa di tingkatan paling dasar.
&amp;nbsp;
Syafrizaldi, Proram Manajer Field Indonesia, kepada okezone, mengatakan pengenalan bencana ini sudah dilakukan sejak Mei sampai Juni. Ini dimaksud untuk menyiapkan siswa untuk tanggap bencana.
&amp;nbsp;
&quot;Ada sejumlah tahap unfuk kegiatan ini. Pertama, Training of Trainer (TOT) yakni melatih 50 orang guru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Palang Merah Indonesia,&quot; kata Syafrizaldi saat mengikuti acara Simulasi di SD Toboh di Malalak, Sabtu (4/6/2001).
&amp;nbsp;
Guru yang mendapat TOT tersebut melatih siswanya dan dilanjutkan pelatihan P3K oleh PMI Cabang Kabupaten Agam. Baru kemudian digelar simulasi, &quot;Kegiatan ini diikuti 21 Sekola Dasar se-Kecamatan Malalak dan melibatkan 1.000 siswa,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Dila Sartika Sari, siswa SDN 04 Toboh, kelas 4 yang menjadi dokter kecil mengaku sangat senang simulasi ini. Karena pengalamannya saat gempa 30 September 2009 lalu, banyak korban di daerahnya yang meninggal.
&amp;nbsp;
&quot;Saya mendapat ilmu mengobati teman-teman luka, kami ada 10 orang yang menjadi dokter kecil,&quot; katanya.</description><content:encoded>  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4     

 /* Style Definitions */
 table.MsoNormalTable
	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;;
	mso-tstyle-rowband-size:0;
	mso-tstyle-colband-size:0;
	mso-style-noshow:yes;
	mso-style-parent:&quot;&quot;;
	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
	mso-para-margin:0cm;
	mso-para-margin-bottom:.0001pt;
	mso-pagination:widow-orphan;
	font-size:10.0pt;
	font-family:&quot;Times New Roman&quot;;
	mso-ansi-language:#0400;
	mso-fareast-language:#0400;
	mso-bidi-language:#0400;}


MALALAK- Gempa kuat yang mengguncang Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Siswa yang sedang mengikuti pelajaran langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri.
&amp;nbsp;
Untuk menghindari reruntuhan bangunan, para siswa terlihat jatuh bangun untuk menyelamatkan diri. Pekikan suara minta tolong dari beberapa ruang bangunan sekolah yang hancur terdengar.
&amp;nbsp;
Ternyata ada beberapa siswa SD Negeri 04 Toboh, Agam, yang terjebak di dalam ruangan kelas. Beberapa teman-teman mereka di sekolah tersebut mengambil dan berusaha menyibakkan beberapa puing-puing bangunan.
&amp;nbsp;
Dengan kecekatan, dokter kecil dan beberapa temannya yang terjebak dalam reruntuhan berhasil mengevakuasi korban. Sesampai di ruang terbuka, dokter-dokter kecil ini memberikan pertolongan pertama kepada korban. Tangis rasa sakit memecah kepanikan para warga yang sedang evakuasi.
&amp;nbsp;
Eitss.. jangan salah dulu. Tragedi ini bukanlah peristiwa sebenarnya. Kejadian ini merupakan bagian dari pengenalan gempa bumi terhadap para siswa di tingkatan paling dasar.
&amp;nbsp;
Syafrizaldi, Proram Manajer Field Indonesia, kepada okezone, mengatakan pengenalan bencana ini sudah dilakukan sejak Mei sampai Juni. Ini dimaksud untuk menyiapkan siswa untuk tanggap bencana.
&amp;nbsp;
&quot;Ada sejumlah tahap unfuk kegiatan ini. Pertama, Training of Trainer (TOT) yakni melatih 50 orang guru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Palang Merah Indonesia,&quot; kata Syafrizaldi saat mengikuti acara Simulasi di SD Toboh di Malalak, Sabtu (4/6/2001).
&amp;nbsp;
Guru yang mendapat TOT tersebut melatih siswanya dan dilanjutkan pelatihan P3K oleh PMI Cabang Kabupaten Agam. Baru kemudian digelar simulasi, &quot;Kegiatan ini diikuti 21 Sekola Dasar se-Kecamatan Malalak dan melibatkan 1.000 siswa,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Dila Sartika Sari, siswa SDN 04 Toboh, kelas 4 yang menjadi dokter kecil mengaku sangat senang simulasi ini. Karena pengalamannya saat gempa 30 September 2009 lalu, banyak korban di daerahnya yang meninggal.
&amp;nbsp;
&quot;Saya mendapat ilmu mengobati teman-teman luka, kami ada 10 orang yang menjadi dokter kecil,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
