<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Pesawat Baru Merpati Tak Diizinkan Terbang</title><description>Dua unit pesawat Merpati jenis MA-60 yang baru saja dibeli oleh PT  Merpati Airlines belum diizinkan terbang sampai pesawat tersebut selesai  diperiksa secara menyeluruh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/09/337/466330/dua-pesawat-baru-merpati-tak-diizinkan-terbang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/06/09/337/466330/dua-pesawat-baru-merpati-tak-diizinkan-terbang"/><item><title>Dua Pesawat Baru Merpati Tak Diizinkan Terbang</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/06/09/337/466330/dua-pesawat-baru-merpati-tak-diizinkan-terbang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/06/09/337/466330/dua-pesawat-baru-merpati-tak-diizinkan-terbang</guid><pubDate>Kamis 09 Juni 2011 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Astutik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/06/09/337/466330/QmF941fJrx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ILustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/06/09/337/466330/QmF941fJrx.jpg</image><title>ILustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Dua unit pesawat Merpati jenis MA-60 yang baru saja dibeli oleh PT Merpati Airlines belum diizinkan terbang sampai pesawat tersebut selesai diperiksa secara menyeluruh.&quot;Yang baru belum bisa terbang. Belum diizinkan terbang karena kami masih melakuakan pemeriksaan penyeluruh. Disamping itu pilotnya kami minta untuk melakukan simulator training. Kalau itu sudah selesai baru bisa terbang,&quot; ungkap Menteri Perhubungan Freddy Numberi usai peluncuran Public Private Partnership (PPP) Project Plan Book 2011 di kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (9/6/2011).Dijelaskannya lebih lanjut, adapun pesawat merpati jenis MA-60 memang dibatasi penerbangannya untuk wilayah Nusa tenggara Timur (NTT).&quot;Merpati dibatasi untuk di NTT, dia tidak boleh terbang. Sampai dengan manajemen melakukan simulator training untuk pilot. Itu khusus untuk MA-60 ya, kalau pesawat yang lain terbang,&quot; terangnya.Pascakecelakaan pesawat MA-60 di Kainama, Papua belum lama ini, PT Merpati Nusantara Airlines berencana menambah dua pesawat tipe MA-60 dari China untuk menerbangkan masyarakat Indonesia bagian timur.&quot;Jadi total pesawat MA-60 yang akan beroperasi di Indonesia sebanyak 14 pesawat,&quot; ujar Direktur Utama Merpati, Sardjono Jhony Tjitrokusumo beberapa waktu lalu.Dia menjelaskan, pihaknya akan tetap mempertahankan pesawat jenis MA-60 karena pesawat ini dinilai masih layak untuk beroperasi. &quot;Kami tetap mempertahankan pesawat MA-60 karena pesawat tersebut sangat layak dan cocok digunakan dalam kontur permukaan di Indonesia,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dua unit pesawat Merpati jenis MA-60 yang baru saja dibeli oleh PT Merpati Airlines belum diizinkan terbang sampai pesawat tersebut selesai diperiksa secara menyeluruh.&quot;Yang baru belum bisa terbang. Belum diizinkan terbang karena kami masih melakuakan pemeriksaan penyeluruh. Disamping itu pilotnya kami minta untuk melakukan simulator training. Kalau itu sudah selesai baru bisa terbang,&quot; ungkap Menteri Perhubungan Freddy Numberi usai peluncuran Public Private Partnership (PPP) Project Plan Book 2011 di kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (9/6/2011).Dijelaskannya lebih lanjut, adapun pesawat merpati jenis MA-60 memang dibatasi penerbangannya untuk wilayah Nusa tenggara Timur (NTT).&quot;Merpati dibatasi untuk di NTT, dia tidak boleh terbang. Sampai dengan manajemen melakukan simulator training untuk pilot. Itu khusus untuk MA-60 ya, kalau pesawat yang lain terbang,&quot; terangnya.Pascakecelakaan pesawat MA-60 di Kainama, Papua belum lama ini, PT Merpati Nusantara Airlines berencana menambah dua pesawat tipe MA-60 dari China untuk menerbangkan masyarakat Indonesia bagian timur.&quot;Jadi total pesawat MA-60 yang akan beroperasi di Indonesia sebanyak 14 pesawat,&quot; ujar Direktur Utama Merpati, Sardjono Jhony Tjitrokusumo beberapa waktu lalu.Dia menjelaskan, pihaknya akan tetap mempertahankan pesawat jenis MA-60 karena pesawat ini dinilai masih layak untuk beroperasi. &quot;Kami tetap mempertahankan pesawat MA-60 karena pesawat tersebut sangat layak dan cocok digunakan dalam kontur permukaan di Indonesia,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
